
Jam 5 sore Kiran sudah bersiap-siap buat bikin surprise party buat suaminya.
"De.. jam berapa permainan ini dimulai? " tanya Meta terkekeh.
"Sekarang kita siap-siap Met, mana teman kamu itu? " tanya Kiran
"Itu disana" tunjuk Meta pada seseorang yang sedang mendekat ke arah mereka. Kiran menatap tajam laki- laki yang sedang menghampirinya.
"Sempurna.. lo pinter cari cowok Met, perfect" puji Kiran sambil menatap pria di depannya tanpa berkedip.
"Hei.. ingat Ran lo udah punya pasangan" cibir Meta saat tau Kiran sedang terpesona.
"Iya.. iya cerewet banget sih lo, gue cuma ingin lo jalanin peran lo dengan baik..ok" ucap Kiran.
"Siap.. kita mulai sekarang ya" jawab Meta.
"Hai.. apa kamu Kiran? " tanya laki- laki itu.
"Iya.. kamu Biru kan.. salam kenal ya.. apa kamu sudah paham apa yang harus kamu lakukan? " tanya Kiran serius.
"Apa kau yakin suamimu tidak akan marah padaku? " Biru terkekeh
"Aku memang sengaja membuatnya cemburu" lirih Kiran pada Biru dan pembicaraan mereka yang sangat intim itu tak luput dari jepretan Meta.
__ADS_1
"Sempurna ini akan menjadi awal permainan kita" ucap Meta, ia pun memposting foto tadi di story nya.
Sementara itu Adit saat ini sedang ada pertemuan dengan rekan bisnisnya, mereka sedang makan malam sambil membicarakan kontrak kerja hingga 1 jam lamanya dan setelah rekan mereka pamit tinggallah Adit dan Roy disana.
"Roy apa tidak ada kabar dari istriku? " tanya Adit gunda
"Belum Bos" jawab Roy sambil mengecek ponselnya.
"Bos bukankah ini Nona" ucap Adit sambil menunjukkan story ponselnya pada Bosnya. melihat itu Adit merasa geram dan hampir saja melempar ponsel Roy.
"Bos tolong jangan pengorbankan ponselku.. kasihanilah aku" mohon Roy.
"Brengsek,Kita kesana sekarang Roy"
"Apa.. tapi Bos ini sudah jam 8 malam, tolong jangan bercanda"
"Aku tidak bercanda Roy, kita akan berangkat malam ini juga, siapkan pesawat sekarang juga. " tegasnya dan beranjak pergi.
"Ya ampun si Bos sedang cemburu berat" lirih nya sambil mengirimkan pesan ke Meta untuk menginfokan dan menyuruh anak buahnya untuk segera menyiapkan pesawat pribadi untuk Bosnya malam ini juga. Roy berlari mengejar Bosnya yang sedang tidak baik-baik saja itu.
"Tunggu Bos.. kita bisa berangkat jam 9 malam ini" ucap Roy dengan nafas memburu karena mengejar Bosnya.
__ADS_1
"Apa.. lama sekali " kesal Adit
"ini sudah penerbangan tercepat Bos, karena kita butuh prepare" tegas Roy
"Baiklah kau atur saja semuanya dan antarkan aku ke apartemen dulu"
"Siap Bos" jawab Roy
Sesampainya di Apartemen Adit langsung berendam untuk merilekskan pikirannya.
"Sayang kenapa kau mengecewakanku, apa kau sudah tidak mau bersama ku lagi" sedih Adit
Selesai bersiap Adit mencoba menghubungi istrinya lagi, tapi beberapa panggilan tetap saja tidak tersambung, Adit mulai gelisah dan menahan amarah dalam dirinya. "Brengsek" ucapnya. Saat sedang marah-marah Adit mendengar ketukan pintu.
"Bos pesawat sudah siap" ucap Roy dari luar
"Baiklah, tunggu aku dimobil" teriaknya dari dalam. Setengah jam kemudian mereka telah sampai di bandara, Adit masih dalam mode marah saat itu sehingga membuat mode nya tidak baik.
"Roy, apa ada kabar terbaru? " tanya Adit saat menaiki pesawatnya.
"Apa kau tau dimana tempat dia mengadakan pesta itu? "
"Anak buah kita sudah memberi kita info Bos"
__ADS_1
"Baiklah, dia tidak bisa main-main denganku" kesal Adit yang membuat Roy tertawa kecil.