
Di dalam kamar mandi Kiran menetralkan detak jantungnya."ya ampun ini benar2 tidak baik bagi kesehatan jantungku. "dia menekan dadanya.
Kiran kembali menata jantungnya dan dia keluar dari kamar mandi. tapi ternyata dia tidak melihat Adit.
"kemana dia" lirih Kiran sambil clingak clinguk"
"kau mencariku,"suara bariton Adit mengagetkan Kiran." Apa kau sudah mulai merindukanku sekarang, "tanya Adit sambil bersedekap bersandar di dinding samping kamar mandi.
"Apa.. " kau sangat suka mengada2 sekarang"
"Sepertinya aku tidak mengada2..sekarang kau mulai perhatian padaku, dan aku senang dengan itu, " semirk Adit
"Kepedean, " ketus Kiran sambil berlalu mengambil tasnya dan pergi dari ruangan Bosnya.
Aditya tersenyum menatap kepergian Kiran.
"kita akan lihat sampai dimana kamu akan mempertahankan keras kepala itu.. menarik sekali, " Adit kembali menyelesaikan pekerjaannya sebelum dia beranjak meeting kembali.
Diperjalanan pulang Kiran tidak habis pikir kenapa Bos nya sering modus padanya..
__ADS_1
"Jangan tergoda Kiran, ingat dia sudah punya kekasih,jangan sampai kau kecewa..dia bukan untukmu,"ucap Kiran menyemangati dirinya sendiri.
******
Saat Malam tiba Adit baru sampai di apartemennya, dia mencari keberadaan Kiran tapi nihil, ia menekan ponselnya.
" Dimana kau?"terdengar jawaban dari sebrang.
"Cepatlah kesini, kutunggu 10 menit dari sekarang.
Kiran baru saja menutup ponselnya" selalu saja memaksa, "kesal Kiran, dia bergegas memenuhi panggilan Bosnya.
" Kau terlambat 5 detik, maka kau akan dihukum"
"apa, sepertinya sekarang kau senang sekali menghukumku, apa maksudmu. " dengus Kiran
"tidak ada maksud apa2, kau yang senang sekali membuat kesalahan.. oleh karena itu mulai hari ini kau akan tinggal disini." perintah Adit
Kiran membelalakkan matanya kaget, "kenapa kau selalu saja memaksaku? "
__ADS_1
" karena aku suka, dan mau tidak mau kau tidak bisa menolak, "ancam Adit
Kiran mencebikkan bibirnya"terserah padamu, permisi, "Kiran beranjak memasuki kamarnya, dia segera mengistirahatkan tubuhnya. pada tengah malam Kiran terbangun karena mendengar teriakan Adit. Kiran segera berlari menuju kamar Bosnya dia kaget saat melihat bosnya membangunkanmengigau dengan keringat membasahi dahinya.
"Pak.. anda tidak apa2, apa yang terjadi?"apa anda mimpi buruk? " ucap Kiran Bosnya dan tiba2 Adit tersentak dan langsung memeluk Kiran.
"Jangan tinggalkan aku, tetaplah disini, " pinta Adit gemetar. "Aku kangen sama mama, lirih nya sambil meneteskan air matanya. tanpa ia sadari gadis yang di peluknya merasa tersentuh, " bagaimana mungkin sosok bos yang sangat dingin dan tegas ini punya perasaan yang rapuh seperti ini"batin Kiran.
Akhirnya Aditya tertidur ber bantal paha Kiran, dia memeluk erat perut Kiran dengan nyaman sampai pagi. hingga terbit matahari Kiran mulai mengerjapkan matanya, dia melihat sosok tampan yang semalam tidur di pangkuannya. "dia sangat manis disaat tertidur seperti ini,"puji Kiran lirih. sehingga tanpa sengaja dia membelai wajah Adit.
" Apa kau mulai mengagumi ketampanan ku?"ucap Adit sambil tetap memejamkan mata. Kiran terkesiap dan menjauhkan tangannya.
"Tidak perlu kau merasa kaget begitu, aku tau bagaimana perasaanmu, "senyum tipis Adit mengembang.
" Dasar mesum"jengkel Kiran, sedangkan Adit tetap melanjutkan tidurnya dipangkuan Kiran.
"Pak saya mau kekamar mandi, tolong lepaskan saya, "
"Benarkah kamu tidak berbohong? "
__ADS_1
sepertinya kau harus benar2 tinggal disini" ucap Adit pada Kiran dengan serius. "kau tidak bisa menolak, " tekan Adit lagi