Jalan Hidup Kiran

Jalan Hidup Kiran
BAB 6.MEMBIASAKAN DIRI


__ADS_3

"Tidak apa2 Pak, maaf, " ucap Kiran terbata


"Dari mana saja kamu, kenapa tdk mengabariku"? tanya Aditya


"Maafkan saya Pak, saya lupa kalau ada janji dengan Bapak, tadi saya pergi bersama Ros" sesal Kiran.


"Kali ini aku maafkan, tapi tidak untuk lain kali, masuklah" Aditya masuk diikuti oleh Kiran.


"Apa yang harus saya kerjakan Pak"? tanya Kiran


"Malam ini kau tidak perlu melakukan apa2, tapi besok pagi kau harus bangun lebih awal dan bangunkan aku."ucap Aditya sambil masuk ke dalam.


"Dan jangan lupa persiapkan semua peralatanku mulai dari mandi, baju dan sarapan, kamarmu ada di sebelah sana,istirahatlah."ucap aditya sambil menuju ke kamarnya.


"Baik Pak, permisi". jawab Kiran

__ADS_1


Kiran memasuki kamar yg mulai malam ini akan ia tempati, dia bebersih dan setelah itu berbaring diranjangnya." Mulai malam ini aku akan tinggal disini, aku harus mulai membiasakan diri menghadapi Bos dingin itu, huh.. ".keluh Kiran


"Semangat kiran, " ucap Kiran menyemangati diri sambil mulai memejamkan matanya. Kiran beristirahat dengan tenang malam itu.


Alarm berbunyi, Kiran mulai membuka matanya perlahan, dia mematikan alarmnya dan melihat jam menunjukkan pukul 4 pagi.dia bergegas melakukan kewajibannya dan bersiap membangunkan Bos nya. Kiran menuju kamar Bosnya dan mengetuk pintunya. tp tdk ada sahutan dari dalam, Kiran membuka perlahan pintunya dan terlihat Bosnya masih nyaman bergelut dengan selimut sebatas perut tanpa mengenakan baju. " Ya ampun kenapa dia tidur seperti ini", keluh Kiran sambil menuju kamar mandi menyiapkan air hangat dan setelah itu baru dia membangunkan Bos nya.


"Pak bangun, ini sudah pagi" lirih Kiran. tp tidak ada pergerakan sedikitpun dari Bosnya, Kiran mencoba untuk menggoyangkan tubuh Bos nya perlahan tapi hanya gerakan ringan yang ditunjukan Aditya, dengan geram Kiran duduk disebelah Aditya. mendekatkan diri kearah telinga Bosnya.


"Pak, ini sudah pagi.. " tanpa jawaban tiba2 bosnya menarik tangan Kiran dan berkata. "jangan pergi," Kiran sontak kaget hendak melepaskan tangannya, tapi genggaman itu begitu erat sampai Kiran berdiri dia tetap berusaha melepaskan tangannya dan akhirnya dia terjatuh menimpa bosnya itu. seketika Aditya terbangun.


" Kenapa kau bisa ada disini" ucap Aditya dengan tatapan tajamnya,"apa kau ingin memerkosa ku"?kesal Aditya .


"Tidak mungkin,kau pasti bohong kan"?


Tidak ada jawaban" sudahlah air sudah saya siapkan silahkan Bapak mandi.. saya akan mempersiapkan baju dan sarapan Bapak, permisi,"pamit Kiran dengan wajah merahnya

__ADS_1


"Lucu sekali dia, sepertinya aku akan mempunyai mainan baru mulai sekarang, " Aditya tersenyum semirk.


Di dalam ruang ganti Kiran memegang dadanya yg berdebar kencang, " apaan sih, mana ada aku mau memperkosa dia"kesal Kiran


Setelah merampungkan sarapan pagi mereka bersiap berangkat kerja.


" Saya berangkat dulu Pak, permisi"pamit Kiran


"Dengan siapa kamu berangkat", tanya Aditya


" Bareng teman Pak" permisi


Kiran bergegas berangkat menaiki ojol yang sudah di pesannya sedari tadi,tak berselang lama Aditya juga berangkat di jemput asistennya. di dalam mobil Aditya terlihat senyum2 sendiri dan membuat asistennya tertawa geli.


"Ada apa Bos, rupanya hari ini ada yang happy ya.. senyum2 sendiri, " sindir asistennya tertawa renyah. Aditya tersadar dari lamunannya.

__ADS_1


" Mau dipecat kamu"? bentak Aditya


"Maaf Bos, Roy menahan tawanya.


__ADS_2