Jalan Hidup Kiran

Jalan Hidup Kiran
BAB 93.MISI 1


__ADS_3

"Oke.. " jawab Kenzo bersemangat.


"Bagaimana kalau sekarang kita ajak Bunda jalan- jalan? " Adit mencoba menjalankan misinya.


"Kemana Yah..? "


"Kita ke taman bermain" ajak Adit.


"Yeah.. Kenzo ajak Bunda dulu ya.. " Kenzo berjingkrak mencari Bunda nya.


"Bunda boleh gak Kenzo keluar sama Ayah? " ijin Kenzo pada Kiran yang sedang duduk bersantai di ruang tengah.


"Kemana sayang.. "


"Ke taman bermain" sahut Adit yang tiba-tiba menyusul membuat Kiran menoleh padanya, ia berpikir sejenak antara mengijinkan atau tidak, disisi lain ia takut Kenzo dibawa pergi oleh Adit.


"Aku ikut" ucap Kiran bangkit membuat hati Adit bersorak senang.


"Yes.. rencanaku berhasil" batin Adit.


"Yeah.." Ruang Kenzo.


"Adit duduk di depan kemudi bersama Kenzo sedangkan Kiran di belakang. Kenzo banyak bercerita tentang Aldi dan Kiran hanya menjadi pendengar setia mereka dengan jengah, mereka benar-benar kompak dalam segala hal sehingga tidak bisa dipungkiri kalau Kenzo adalah anak kandung Adit.


" Apa yang paling tidak kau sukai Boy? " tanya Adit pada putranya.


"Kenzo tidak suka Seafood" Kiran menyahut dari belakang dengan gemas karena daritadi ia dicuekin.

__ADS_1


"Apa benar Boy, kalau begitu kita sama" ucap Adit sambil tersenyum.


"Apakah Ayah juga tidak suka seafood? " kepo Kenzo.


"Bahkan dia pernah pingsan gara-gara seafood" ejek Kiran.


"Kau masih ingat itu sayang.. " goda Adit membuat Kiran kesal.


"Ish.. aku hanya memberitahu Kenzo kalau Ayahnya yang yang gagah ini juga alergi pada seafood" Kiran menahan tawanya setengah mengejek.


"Itu menandakan kamu masih perhatian padaku" ucap Adit serius membuat Kiran terdiam.


"Tentu saja aku masih mengingat apa yang kau sukai dan apa yang kau benci" batin Kiran sendu.


"Apakah kau masih belum bisa memaafkanku? " tanya Adit kemudian tapi Kiran tidak menjawabnya dan berusaha mengalihkan perhatian.


"Yes Bun.. "


"Kamu tidur saja Boy nanti Ayah bangunkan kalau sudah sampai yah" ucap Adit pada anaknya.


"Iya Yah.. " lirih Kenzo sebelum benar-benar terpejam.


"Sayang bisakah kita memulai kembali hubungan ini? " tanya Adit pada Kiran saat anaknya sudah mulai tertidur.


"Aku tidak mau" tolak Kiran.


"Kenapa.. "

__ADS_1


"Aku tidak mau berbagi suami dengan wanita lain siapapun itu" ketus Kiaran.


"Tapi aku tidak mencintai wanita lain kok" jelas Adit.


"Benarkah.. lalu bagaimana hubunganmu dengan Viona? " tanya Kiran setengah emosi karena merasa dipermainkan.


"Dia hanya masalalu ku sayang.. "


"oh.. ya.. lalu bagaimana dengan foto-foto ranjangmu yang sangat menjijikkan itu" jengah Kiran.


"Dengarkan aku baik-baik.. dia sudah memasukkan sesuatu ke minuman aku dan dia membuat seolah-olah aku telah menyentuhnya, padahal malam itu aq pingsan sebelum melakukan apapun dengannya" jelas Adit lagi.


"kalau begitu kenapa bisa ada foto-foto fulgar seperti itu" Kiran merasa jijik mengingat foto yang di kirimkan Viona padanya.


"Sayang tolong percayalah padaku dan beri aku kesempatan lagi untuk memperbaiki semua ini" mohon Adit.


"Aku akan memikirkannya nanti"


"Hmm.. baiklah aku tunggu keputusanmu" jawab Adit sedikit khawatir.


"Kuharap kau benar-benar mempertimbangkan ini sayang.. kalau tidak untukku maka untuk Kenzo" pinta Adit dengan sungguh-sungguh.


"Baiklah.. tapi aku belum memaafkan kamu " tatap Kiran pada Adit membuat laki-laki itu sedikit tersenyum bangga.


"Baiklah kita sudah sampai , biar aku yang menggendong Kenzo masuk ke dalam.


" Baiklah... "jawab Kiran terpaksa

__ADS_1


__ADS_2