
Sesampainya dikampus Kiran segera turun, tapi Adit menahannya,
"Ada apa lagi sih" keluh Kiran"aku cuma mau kamu percaya sama aku, tidak mungkin aku menghianati sebuah hubungan tanpa alasan, jadi tolong kamu jangan membatasi ruang gerak aku ya," pinta Kiran.
"Tidak ada yang membatasi kok, aku hanya khawatir saja" sendu Aditya. Spontan Kiran mengecup pipi Adit dan berlari keluar"udah ah.. da.. da ...selamat bekerja"teriaknya menjauh.
"Dasar nakal" lirih Adit sambil memegang pipinya.
Adit melajukan mobilnya menuju kantor, di lobby ia berpapasan deng Roy.
"Segar sekali hari ini, seneng deh lihat nya" canda Roy.
"Masak sih, apanya yang segar.. kamu kira aku es apa", ayo kita meeting.
" Bos hari ini meeting kita ditunda sore"
"Kenapa?"apa Tuan Bagas ada kepentingan? "kenapa dia menunda nya?"tanya Adit sambil memasuki lift.
" Tidak Bos, hanya saja dia baru datang dari Paris nanti sore, dia akan segera menghubungi kita.
"Baiklah, apa saja jadwalku hari ini.."
"tidak ada yang penting Bos, cuma nanti malam ada undangan dari pesaing bisnis kita, mereka akan meluncurkan produk baru dan mengundang kita ke sebuah Bioskop di tengah kota.
" Apa tidak ada tempat lain "
"Apa bos akan datang? "
__ADS_1
" iya, aku akan datang"
Seharian itu Adit dan Kiran sibuk dengan pekerjaan masing2, sampai2 mereka lupa memberi kabar. tepat jam 4 sore Adit menelpon.
"Hallo, sayang kamu dimana? "
" Aku udah dirumah"apa kamu mau makan malam dirumah?" tanya Kiran
"Tidak, malam ini aku akan menghadiri sebuah acara, mungkin aku akan pulang terlambat, kau tidur saja lebih dulu..jangan menungguku" pamit Adit.
"Baiklah.. "Kiran menutup ponselnya
Malam itu Adit datang ke Bioskop ditemani Roy, sampai disana dia disambut oleh wanita2 cantik,
"Selamat datang tuan Aditya, senang sekali anda bisa hadir ..silahkan nikmati pestanya." sapa Alex asisten tuan Andrew pesaing bisnis Aditya.
"Pesta seperti apa ini Roy" keluh Adit
"Sebentar lagi kita akan pulang Bos, saya akan siapkan mobilnya, "Roy beranjak pergi.
Saat Aditya sedang asyik minum datanglah seorang wanita cantik menghampiri Adit dan berpapasan dengan Roy.
" Hai ganteng sendirian aja.. turun yuk"ajak wanita cantik itu.
"Tidak.. aku sedang tidak berselera" ucap Adit
"Ayolah.. aku akan membuatmu berselera" paksa wanita itu sambil menggoda Adit.
__ADS_1
"Tidak.. permisi aku mau ke toilet" pamit Adit menjauh. saat Adit sedang di toilet wanita itu memasukkan sesuatu ke minuman Adit.
"Saat Adit kembali wanita itu belum beranjak juga, ia malah mengajak Adit minum, " lama sekali Roy kembali"batinnya sambil meminum habis minumannya. wanita disampingnya tersenyum semirk melihatnya"setelah ini kau akan jadi milikku tuan Aditya"batinnya
"Baiklah tuan Adit saya permisi ke bawah dulu, " pamit wanita itu. tapi Adit tidak meresponnya, sampai tiba2 Adit merasakan keanehan pada tubuhnya itu, "Ada apa ini.. kenapa tubuhku panas sekali rasanya, "ucapnya dalam hati.
"Brengsekk.. sepertinya ada yang ngerjain aku, " Adit keluar dari gedung itu saat rasa panas mulai terasa pada tubuhnya, ia berlari menuju parkiran dan berpapasan dengan Roy di pintu keluar, "Bos anda kenapa? "tanya Adit heran melihat perubahan pada Bosnya.
" Roy tolong antar aku pulang, sepertinya ada mempermainkan aku..
"dipermainkan bagaimana Bos"
"Sudah ayo cepat jalan aku sudah tidak kuat lagi," ucap Adit.
Melihat gelagat Bosnya Adit mulai menduga2 " Bos jangan bilang kalau anda meminum.... "Roy tidak melanjutkan perkataannya.
" Kau benar Roy, kau segera selidiki masalah ini "
"Siap bos"
Sampai dirumah Adit segera masuk kerumah, ia sempoyongan menuju kamar Kiran, Adit masuk begitu saja dan mendekap Kiran dari belakang.
"Astaghfirullah.. sayang kamu kenapa? bikin kaget aja, " tanya Kiran yg melihat keringat dingin keluar dari dahi Adit.
"Kamu tidak apa2 kan? "
" Sayang tolong aku, aku benar2 butuh bantuan kamu."
__ADS_1
"Bantuan apa... " Kiran merasa heran.