
Beberapa hari yang lalu, salah satu pasien Fatih menjalani pengobatan. Namun, kondisi jantungnya ternyata bermasalah yang sangat pelik
Dan kondisi seperti ini, tidak bisa diobati lagi. Dan jalan satu-satunya adalah pembedahan
Yang membuatnya terkejut adalah, seseorang yang sangat ia kenal. Yaitu mertua dari Husayn. Tuan Sohail Hadiah Dilahirka. Papa dari Ratna Juwita
Sesuai prosedur bedah, pasien akan kembali dalam penanganan dokter jantung, yaitu Fatih
Dalam proses ini, Fatih dan dokter bedah jantung sudah berkomunikasi dan bekerja sama demi pemulihan pasien.
Mengevaluasi riwayat medis pasien, dan mengedukasi pasien mengenai kondisinya, termasuk penanganan bedah dan pasca-bedah
Fatih mulai memeriksa kondisi fisik pasien "Hallo tuan Sohail, apa kabar?" Sapa Fatih
"Yah begini nak, kabarnya tidak ada yang baik" Jawabnya tertatih-tatih "Kapan jantungku akan diganti nak" Rengeknya seperti anak kecil yang meminta mainan
"Papa.. Mengganti jantung orang itu tidak mudah. Memangnya bisa, pakai hati ayam" Ucap ibu Disha, istri tuan Sohail
"Mama... Ini dirumah sakit ma. Jangan berantem soal itu" Lerai Ratna
"Lagian, papamu seperti anak kecil. Merengek minta ganti jantung. Gampang banget kalau minta harus" Kesalnya. Lalu, ibu Disha menarik Ratna "Itu, akibat waktu mudanya teler tiap hari"
"Sudah ma, malu didengar kak Fatih"
Fatih hanya tersenyum. Ia tetap fokus pada pemeriksaan, termasuk tekanan darah dan tanda-tanda vital, berat badan, serta kondisi jantung, paru-paru, dan pembuluh darah
Dan ternyata, jantung pasien sudah tak mampu lagi untuk memompa darah
Sesuai prosedur, Fatih merujuk pasiennya ke dokter bedah jantung untuk konsultasi atau pembedahan. Karena pasien memiliki penyakit jantung tingkat lanjut, yang tak bisa ditangani oleh dirinya dengan cara non-operasi.
Dan hari ini, seluruh dokter yang berkaitan dengan si pasien, berkumpul untuk melakukan pembedahan. Yaitu transplantasi jantung atau dikenal dengan istilah cangkok jantung ortotopik
Prosedur medis ini, merupakan penempatan jantung sehat dari pendonor ke dalam tubuh pasien, yang jantungnya bermasalah. Dan, tindakan medis ini, diperuntukkan bagi orang yang berpenyakit jantung, yang kondisinya tidak cukup membaik dengan pengobatan penyakit jantung lainnya.
Husayn meminta, agar Fatih dan team, segera mengatasi masalah penyakit mertuanya.
"Pokoknya kak, jangan sampai penanganan untuk papa terlambat"
"Iya Sayn.. Semuanya butuh proses. Kamu kan tau sendiri. Semua jantung yang tersedia di bank jantung tidak ada yang cocok sama mertua kamu. Kamu kok cerewet banget sih kayak emak-emak yang lagi antri minyak"
Husayn hanya mendengus kesal. Padahal Husayn biasanya cerdas. Apalagi hubungannya dengan para team forensik.
"Dan team kita, hari ini sudah bisa mengoperasi papa kan" Ucap Husayn lagi
"Iya"
Husayn lega. Pasalnya, jantung sendiri adalah organ vital yang bertugas memompa darah kaya oksigen ke seluruh tubuh. Jika jantung bermasalah, sirkulasi darah ke sel-sel tubuh akan terganggu. Tanpa perawatan, kematian jaringan bisa terjadi dan akan mengancam jiwa.
Meskipun perawatan ini berisiko tinggi yaitu mengancam jiwa, tetapi keluarga berharap, mantan pemabuk ini memiliki kesempatan kedua, untuk menjalani hidup yang lebih baik.
Tuan Sohail sudah didorong keruang operasi, untuk melakukan transplantasi jantung
Ibu Disha, Ratna, dah cucunya Sayra, menunggu diruang tunggu operasi.
Hari ini, Ratna tidak fokus untuk bekerja, karena papanya sedang mempertaruhkan nyawa, antara hidup dan mati, diperaduan pisau dan gunting
Pengobatan ini merupakan pilihan terakhir, ketika pengobatan jantung lainnya tidak berhasil
Meskipun efektif, tidak semua orang cocok menjalani pengobatan ini.
Proses transplantasi jantung ini memakan waktu sekitar 4 jam, dan bisa lebih.
__ADS_1
Dokter ahli anestesi sudah menyuntikkan obat anestesi ke tubuh pasien. Kemudian, dokter bedah menghubungkan tubuh pasien ke mesin bypass jantung-paru untuk menjaga darah kaya oksigen tetap mengalir ke seluruh tubuh.
Selanjutnya, dokter bedah akan membuat sayatan di dada dan memisahkan tulang dada untuk membuka tulang rusuk. Tujuannya, untuk mempermudah dokter mengakses jantung pasien. Lalu, dokter bedah akan mengangkat jantung yang bermasalah dan menjahit jantung donor ke tempatnya. Kemudian, pembuluh darah utama akan disambungkan ke jantung donor.
Jantung baru sering kali mulai berdetak saat aliran darah pulih. Terkadang sengatan listrik dibutuhkan untuk merangsang jantung donor berdetak dengan baik.
Pasien diberi obat untuk membantu mengendalikan rasa sakit setelah operasi. Dan pasien juga, akan memiliki ventilator untuk membantu bernapas dan tabung di dada untuk mengalirkan cairan dari sekitar paru-paru dan jantung.
Setelah operasi selesai, pasien akan menerima cairan dan obat-obatan melalui tabung intravena atau cairan infus.
Kemudian, pasien didorong keluar, untuk menjalani opname di unit perawatan intensif (ICU) selama beberapa hari.
-
Sementara dirumah
Retno sudah menerima pesan, jika suaminya tidak bisa pulang, untuk beristirahat dan makan siang. Karena pekerjaannya terlalu urgen untuk ditinggalkan
"Sayang.. Sudah makan belum?" Tanyanya lewat aplikasi chat
"Kalau belum, makanlah"
"Siang ini, mas tidak bisa menemani sayang untuk makan siang"
"Fatihah sudah mas telepon, untuk menemani sayang"
"Ya sudah, mas minta maaf ya.. Sun jauh, emmuah"
Retno yang barusan habis sholat, tidak tau ada pesan menumpuk untuknya
Setelah membaca pesan dari suaminya, Retno pun membalas "Iya mas.. Kalau sudah selesai, cepetan makan. Jangan sampai kondisi mas lemah kayak kemarin.. Sun nya sudah aku simpan. Semangat ya.. Aku akan tunggu Fatihah datang"
-
"Assalamualaikum kakaaaak" Ucapnya girang
Retno menoleh "Wa'alaikumusalam.. Hei sini sini" Retno melambaikan tangannya "Duduk sini"
Fatihah duduk disamping Retno "Kakak.. Daddy bilang, aku disuruh makan disini" Ucapnya to the point
Retno merangkulnya "Iya.. Kamu pasti sudah lapar ya"
"Sangat"
"Baiklah, ayo kita makan"
Mereka sudah duduk berhadapan, dengan nasi yang sudah pindah dipiring piring mereka
"Kakak.. Habis ini, aku diantar ke toko baju, yang berada dibawah dirumah ini ya kak?"
"Iya, ntar aku anter. Sekarang, makan dulu"
Fatihah menatap sayuran yang banyak kuahnya, ada sambal tomat, lalapan hijau juga
"Ini sayur apa kak, perasaan aku jarang makan sayur hijau beginian. Memangnya, daddy doyan ya kak, makan beginian"
"Justru itu reques dari daddy"
"Heh, sejak kapan daddy doyan cloropil"
'Sejak menikahi pedofil'
Sayangnya, ucapan tersebut tidak terdengar oleh putri sambungnya
__ADS_1
"Sudah, ayo dimakan"
"Kakak, aku ingin ambil ayam dan ikan, boleh"
"Boleh"
"Terus, daddy ntar makan apa?"
"Gampang, ntar digoreng lagi. Ada kok bahannya"
Fatih mulai memakan makanan yang dibuat oleh ibu sambungnya "Emp, enak.. Aku coba ijo ijo ya"
"Cobalah. Ambil, dan dicocol sama sambal"
Fatihah mengikuti apa kata Retno
"Emmp sederhana tapi enak.. Daddy doyan lauk seperti ini kak?"
"Doyan. Justru daddy yang minta"
"Ah habisin ah, biar daddy nggak kebagian"
Retno tersenyum "Iya"
"Rasanya hampir mirip sama masakan grandma.. Enak, enak, enak"
Setelah selesai, Retno membawa piring-piring kotor kedapur, dan mulai dibersihkan bekas makan tersebut
"Kakak.. Sini biar aku bantu" Ucap Fatihah yang sudah berdiri disamping Retno
"Nanti tanganmu gatal"
"Nggak pa-pa latihan kak"
"Baiklah"
Fatihah mulai belajar mencuci piring
"Oiya.. Memangnya, daddy dulu suka makan lauk apa? Kepo aku" Tanya Retno yang mulai mengelap piring bersih yang sudah dicuci oleh Fatihah
"Ya, ikan sarden"
"Kaleng??"
"Iya. Naget, sosis"
"Heh.."
"Laiya.. Serumah kan sibuk semua kak"
"Lalu ART, ada kan?"
"Ada, tapi kerjaannya aja numpuk. Mau gimana lagi"
"Oh"
'Mengenaskan sekali suamiku ya.. Kasihan'
"Sudah selesai kak.. Ayo kak turun"
"Ayo"
Merekapun turun, untuk berbelanja
__ADS_1
BERSAMBUNG.....