Kamulah Takdirku?

Kamulah Takdirku?
episode 13


__ADS_3

Pagi yg indah. Gumamku sambil mengamati langit yg cerah hari ini.


"Udah lama?". Tanya seseorang yg tiba2 duduk di sampingku.


"Belum pak, baru aja, bapak kapan datangnya?."


"Nggak lama sih, tapi cukup buat lihatin kamu ngelamun sambil senyum2 kayak tadi." Jawabnya jahil.


"Oh ya pak soal ide yg mau saya tunjukkin kemarin itu seperti ini.. bla bla bla..


Ku jelaskan semua ide yg sudah aku dapat dari kemarin, dan hampir 2 jam kami berdua mendiskusikan ide tersebut.


"Bagus, saya suka idemu, se pulang dari sini nanti kamu langsung bikin semua rincian dan anggarannya, sekalian juga kamu analisis SWOT nya."


"Siap pak." Jawabku sumringah


Akhirnya ide ku diterima.


"Sekarang kamu ikut saya buat ngecek anggur yg disana, mau mastiin lagi udah siap panen apa belum." Ajaknya kemudian.


****


"Sepertinya ini sudah siap panen, kamu mau coba?." Tanyanya sambil memetik beberapa anggur.


"Tentu." Jawabku antusias kemudian menerima anggur itu dan memasukkannya ke dalam mulutku.


"Ini manis pak." ucapku sambil terus menikmatinya.

__ADS_1


"Eh.. kenapa bapak liatin saya kayak gitu." Ucapku padanya yg kini tengah asik memandangiku makan anggur darinya.



Tak lama kemudian ia mendekatkan wajahnya padaku. dan..



Aku masih terkejut, tubuhku mematung karena perlakuan Reinand yg tiba2 mengambil sebuah anggur yg sudah ada dibibirku dan memakannya.


"Hei.. " Ucap Reinand kemudian menyadarkanku.


"Bapak apaan sih?". Jawabku kesal juga malu, pasti sekarang pipiku sudah berubah warna.


"Benar kata kamu, ini memang manis." Ucapnya lagi yg diikuti seringaian aneh dibibirnya.


"Oh ya Ai nanti malam saya mau ketemu sama Bima temen saya yg kemarin itu, ada beberapa hal soal perkebunan yg mau saya bahas sama dia, ntar kamu ikut ya, nanti saya jemput."


"Aduh pak ntar kan saya harus selesain tugas yg bapak kasih tadi." Tolakku halus mencoba mencari alasan untuk tidak ikut.


"Cuma sebentar, lagian kan itu nggak mepet2 banget, jadi saya bisa kasih waktu kamu 3 hari buat nyelesaiin itu". Ucapnya lagi yg membuatku tak bisa menolak ajakannya.


"Baiklah.." Jawabku singkat.


"Setelah ini kamu ke kandang kudaku ya, tolong ambilin kotorannya buat tambahan pupuk besok."


"Apa pak?" Aku sedikit terkejut, masa iya masalah itu juga harus aku yg kerjain.

__ADS_1


"Kamu ke kandang sekarang!!" Perintahnya lagi yg tidak ingin mendapat penolakan.


Aku hanya mengagguk mengiyakan perintahnya sambil menghentakkan sedikit kakiku kesal sudah di suruh yg tidak2.


Aku berjalan mendahului bosku menuju kandang kuda, karena kesal aku tak melihat jalanku yg membuatku hampir terjatuh



"Makanya kalo jalan itu yg bener.!".Ucapnya masih dengan memelukku yg hampir terjatuh.


"Kamu betah ya di peluk sama saya." Sambungnya lagi.


"Ah iya iya maaf pak tadi kurang fokus." Jawabku asal lalu menjauhkan tubuhku darinya.


Wahh bisa gawat nih kalo dia sampai denger jantungku yg udah kayak mau melompat ini. Ucapku dalam hati sambil menahan malu.


****


Reinand pov


Lucu banget si tu cewek, huhhh bikin gemes aja.


Baru kali ini aku bahagia bisa ngerjain cewek, apa aku udah suka ya sama dia. Tapi mana mungkin, selama aku lahir aku belum pernah merasakan perasaan menyenangkan seperti ini, aku pun nyaman tiap kali deket dia, jahilin dia.



Apalagi saat itu, membayangkannya saja bisa membuatku senyum2 sendiri. 😁😁

__ADS_1


Airy kamu gemesin banget sih...


__ADS_2