Kamulah Takdirku?

Kamulah Takdirku?
episode 40


__ADS_3

20 tahun kemudian..


Dering alarm terdengar nyaring memenuhi kamar Aqila, membuat gadis itu mau tidak mau membuka matanya dan bersiap untuk mengawali hari barunya.


Usia qila kini sudah 23 tahun, gadis itu tumbuh menjadi gadis yg sangat cantik juga cerdas. Ia baru saja lulus dari pendidikan bisnisnya di universitas ternama dan mendapatkan prestasi yg mengagumkan.


Setelah menyelesaikan pendidikannya, qila berencana melamar di perusahaan besar dikotanya. Meskipun terhitung sebagai perusahaan baru, namun dalam 5 thn ini perusahaan itu sudah menjadi perusahaan terbesar nomor 3 dinegaranya.


Sesuai jadwal pagi ini Aqila akan melakukan tes dan interview di perusahaan itu. Melihat jam di nakasnya sudah pukul 6 lewat membuatnya lari dan terburu2 bersiap diri, karena interview akan dilakukan jam 8 pagi.


"Yah..Bun.. qila berangkat dulu ya, doain semuanya lancar dan qila diterima bekerja diperusahaan itu." Pamit qila yg menghampiri orang tuanya dimeja makan.



"Kamu nggak sarapan dulu nak?". Ucap bundanya.


"Nggak bun, qila buru2. Qila berangkat ya.."

__ADS_1


Mencium tangan ayah bundanya lalu bergegas pergi.


****


Tepat pukul setengah 8 pagi qila sampai didepan gedung itu. Gedung yg menjulang tinggi nan bagus dengan papan nama RHD Grup. Perusahaan itu bergerak dibidang pertanian, perkebunan, ekspor impor produk pangan juga kini sudah merambah ke bidang retail.


Dengan penuh semangat dan antusias Aqila melangkahkan kakinya masuk ke dalam. Disana sudah ada beberapa karyawan yg nampak sibuk dengan urusannya masing2.


Qila pun segera menuju ke meja resepsionis dan menanyakan tempat dimana ia akan melangsukan proses seleksi itu.


"Saya Aqila Fahreza yg akan melakukan seleksi karyawan disini, bisa anda tunjukkan dimana ruangan seleksinya?". Jawab qila tak kalah ramah.


"Ah tentu, anda naik saja ke lantai 10. Ruangannya sebelah kiri yg paling ujung, disana sudah ada hrd dan staf yg akan menyambut para peserta." Ucap wanita cantik itu.


"Baiklah, terima kasih nona."


Setelah mendapat informasi qila segera menuju lift dan bergegas ke ruangan yg dimaksudkan oleh resepsionis tadi. Sesampainya disana sudah ada beberapa orang yg nampaknya juga akan mengikuti proses seleksi ini. Mereka semua nampak sibuk mempersiapkan diri agar bisa memberikan yg terbaik nantinya.

__ADS_1


"Hai..Boleh aku ikut duduk disini?". Sapa qila pada salah satu peserta.


"Tentu silahkan." Jawab gadis itu.


"Ah ya.. Kenalkan namaku qila." Ucap qila sambil memberikan tangannya.


"Aku Rena, salam kenal." Jawabnya lalu menerima uluran tangan qila.



"Senang bisa berkenalan denganmu, aku harap kita berdua sama2 diterima ya.." Lanjutnya lagi.


Proses seleksi itu memakan waktu hampir 4 jam karena banyaknya peserta yg turut didalamnya. Dan beruntungnya Qila diterima diperusahaan itu, ia diterima sebagai wakil menejer pemasaran karena prestasi dan nilai akademis qila yg sangat bagus. Dan untuk Rena ia juga diterima namun berbeda divisi dengan qila, ia diterima menjadi staf keuangan diperusahaan itu.


Setelah pertemuan mereka kini Qila dan Rena menjadi teman, mereka menyempatkan makan siang bersama dikantin perusahaan dan berbincang ringan disana.


Kantin itu cukup ramai karena bersamaan dengan jam istirahat kantor. Sosok Qila dan Rena sontak menjadi perhatian, mereka berdua sangatlah cantik, tawa ringan dan senyum mereka mampu menarik perhatian para karyawan terutama pria disana. Namun baik Qila maupun Rena, mereka tidak peduli dengan hal itu. Mereka tetap melanjutkan makanannya sambil sesekali berbincang dan bercanda.

__ADS_1


__ADS_2