Kamulah Takdirku?

Kamulah Takdirku?
episode 26


__ADS_3

Setelah kejadian itu Airy memutuskan untuk kembali ke rumah ayahnya dan berhenti bekerja. Ia ingin menenangkan dirinya dan menghindar dari Reinand. Berusaha untuk melupakan dan berniat memulai kembali semuanya dari awal tanpa Reinand.


"Nak ayah sudah mendengar semuanya dari bu Rahma. Beliau sangat menyesal atas nama putranya. Ia ingin segera melamarmu untuk Reinand. Kalian lebih baik menikahlah." Ucap pak Chandra menasehati Airy.


"Tapi aku sangat membencinya yah, dia sudah menghancurkan masa depanku. Bagaimana mungkin aku bisa hidup dengannya nanti." Jawab Airy sambil menangis terisak meratapi nasibnya.


"Ayah mengerti, tapi dia mencintaimu. Ayah yakin dia bisa membuatmu bahagia. Cobalah untuk menerimanya nak." Bujuk pak Chandra sembari memeluk anaknya.


"Baiklah, akan aku bicarakan langsung dengannya nanti. Sekarang Ai mau istirahat dulu ya yah. Ai capek." Melepaskan pelukan ayahnya dan mulai berbaring di kasurnya.


"Hemm.. istirahatlah, nanti ayah bangunkan kalau udah waktunya makan." Ucap pak Chandra lalu pergi meninggalkan kamar Airy.


****


Sementara itu..


"Bunda sangat kecewa padamu Rey. Apa tidak bisa kamu mendekatinya dengan cara baik2? Kamu sudah menghancurkan masa depannya nak, bunda kecewa sama kamu." Ucap bu Rahma dengan raut kekecewaannya.

__ADS_1


Ia merasa gagal menjadi seorang ibu, anak semata wayang yg selalu ia banggakan berubah menjadi sosok yg tega menyakiti perempuan. Bahkan menghalalkan segala cara untuk memiliki keinginannya.


"Maafkan Rey bun, Rey salah." Jawab Rey dengan rasa sesal yg sangat terlihat di raut wajahnya.


"Hahh.. Baiklah, nanti kamu ikut bunda ke rumah Airy, minta maaflah pada ayahnya. Setelah itu kamu harus bisa membuat Airy setuju untuk menikah denganmu." Ucap bu Rahma lagi dan bergegas meninggalkan Reinand sendiri dikamarnya


****


Sore harinya Reinand bersama bundanya pergi ke rumah Airy menunaikan rencananya. Apapun caranya mereka harus bisa membujuk gadis itu agar mau menikah.


"Selamat sore pak, Airynya ada." Tanya Reinand sopan sambil sesekali celingukan mencari seseorang


Reinand dan bundanya pun masuk dan diminta menunggu di ruang tamu rumah itu. Setelah beberapa saat muncullah gadis yg ia cari sedari tadi. Ia keluar dengan membawa beberapa camilan dan minuman kemudian meletakkannya diatas meja.


Mereka pun duduk bersama, Reinand dengan bundanya, sedang Airy duduk dekat ayahnya.


"Baiklah, tujuan saya kemari saya ingin melamar Airy untuk menjadi istri Reinand. Kami sangat berharap baik Airy maupun pak Chandra bersedia menerima niat baik kami." Ucap bu Rahma to the point.

__ADS_1


"Maaf bisakah saya bicara berdua dengan Reinand." Sahut Airy yg menatap ayahnya dan bundanya Reinand.


"Ah tentu, kalian bicaralah."


Airy pun bergegas keluar rumah dan diikuti dengan Reinand. Mereka duduk di ayunan belakang rumah Airy. Beberapa menit mereka saling diam, hingga Airy membuka suara dan mulai berbicara.


"Aku akan menjawab pernyataan bundamu tadi, ya aku bersedia menjadi istrimu. Tapi aku punya syarat." Ucap Airy sambil menatap Reinand serius.


"Apa syaratnya?". Tanya Reinand.


"Jika selama satu tahun kita menikah namun aku masih tidak mencintaimu, aku mau kita pisah." Jawab Airy.


"Baiklah aku terima, kamu pun harus menerima semua usaha dan perlakuanku untuk membuatmu jatuh cinta. Aku juga akan berjanji untuk tidak menyentuh dirimu tanpa ijin." Jawab Reinand mencoba meyakinkan.


"Deal.. Tapi jangan beritahu bundamu juga ayahku dengan perjanjian kita ini. Aku tidak mau mereka khawatir."


"Tentu".

__ADS_1


Setelah pembicaraan tadi, hari itu mereka resmi bertunangan dan akan menikah bulan depan. Baik Chandra juga Rahma turut merasa bahagia dengan pernikahan ini. Mereka harap anak mereka akan selalu bahagia dan terus bersama hingga maut memisahkan.


__ADS_2