Kamulah Takdirku?

Kamulah Takdirku?
episode 57


__ADS_3

Sementara itu dikediaman keluarga Reinand, nampak satu keluarga tengah menikmati sarapan mereka. Pasangan suami istri yg saling menyayangi, ditemani dengan seorang pria muda tampan yg turut meramaikan acara sarapan mereka dengan lelucon2 garingnya.


"Gimana Al magangmu lancar?". Tanya Reinand disela makannya.


"Lancar dong pa, putramu yg tampan ini jadi pusat perhatian satu divisi. Apalagi kalau sampai mereka tau aku anak kalian." Jawab Aldo percaya diri.


"Belajar yg benar!! jangan sampai menyusahkan para karyawan, apalagi sampai menyusahkan kakakmu." Sahut Airy.


"Kalian tenang saja, nanti saat kelulusan nilai Al pasti yg paling tinggi, nggak akan kalah sama kak Sam."


"Oh ya ma pa, apa kalian sudah tau kak Qila sedang dirawat dirumah sakit gara2 kak Sam?".


"Dirawat? Kok bisa? dia sakit apa Al?". Tanya Airy khawatir.


Pasalnya beberapa minggu ini ia dan suaminya pergi berkunjung ke rumah ayah dan ibu mertuanya, dan tidak mendapat kabar apapun tentang itu.


Akhirnya Aldo pun menceritakan semua hal yg ia dengar dari beberapa karyawan dikantor Sam, mulai dari saat Sam difitnah, hingga Qila yg tiba2 datang dan menggantikan Sam menerima tusukan itu.

__ADS_1


Setelah mendengar cerita dari putra bungsunya, Airy dan Reinand segera beranjak ke rumah sakit tempat Qila dirawat. Entah mengapa mendengar gadis itu terluka membuat hati pasangan suami istri itu terasa nyeri, mereka berdua sangat khawatir dengan kondisi Qila saat ini. Bagaimana pun juga gadis cantik itu sudah menyelamatkan anggota keluarga mereka dua kali, mereka benar2 berhutang budi juga nyawa pada Qila.


****


Dirumah sakit


"Kau masih marah?". Tanya Qila cemas.


Sudah sedari pagi Sam mengacuhkan dirinya, pria itu lebih memilih duduk menyendiri sambil mengutak atik layar ponselnya tanpa berbicara apapun.


"Hmm.. Memangnya reaksi apa yg kau harapkan?". Ucap Sam tiba2 sambil melangkah mendekati Qila yg tengah bersandar di tempat tidurnya.



"Apa kau ingin aku menggodamu juga?". Sahutnya lagi.


Sam dengan sengaja mendekatkan wajahnya pada Qila, siapa suruh gadis kecil itu berani menggodanya. Lihat saja apa yg bisa ia lakukan dengan ini.

__ADS_1


"Ehemm.."


Suara deheman seseorang tiba2 membuyarkan adegan menegangkan mereka. Hal itu membuat Sam dan Qila segera menjauh satu sama lain, sambil menyembunyikan perasaan gugup mereka.


"Apa kami mengganggu kalian?". Ucap Reinand dengan senyum jahilnya.


"Iya pa, sepertinya kita sudah mengganggu kegiatan mereka, apa kita pulang saja ya?." Timpal Airy yg juga ikut menggoda Sam dan Qila.


"Papa mama kenapa bisa tau kami disini?". Tanya Sam heran.


"Kami sudah mendengar tentang insiden ini dari Aldo. Terima kasih ya Qila, lagi2 kamu menyelamatkan keluarga tante." Ucap Airy.


"Ah tidak tante, hari itu kebetulan saja Qila sedang lewat, dan tidak sengaja tertusuk." Jawab Qila merendah.


"Lain kali kalau butuh apa2 jangan sungkan menghubungi kami ya nak, kami sudah mengaggapmu seperti putri kami sendiri." Sahut Reinand sambil mengelus puncak kepala Qila.


Baik Airy mapun Reinand sama2 bersyukur telah dipertemukan dengan gadis cantik dan baik seperti Qila yg telah menjadi penolong mereka. Perasaan sayang mereka yg tumbuh untuk Qila pun makin besar, jika diijinkan rasanya ingin sekali menjadikan Qila sebagai bagian dari keluarga mereka.

__ADS_1


__ADS_2