Kamulah Takdirku?

Kamulah Takdirku?
episode 75


__ADS_3

Tak sesuai rencana, Levin menolak ajakanku untuk makan malam bersama. Dan saat ini ia malah mengarahkan mobilnya menuju rumahku. Entah apa yg sudah terjadi padanya, dia benar benar cuek, bahkan enggan mengajakku bicara.


"Terima kasih sudah mengantarku, aku masuk dulu." Pamitku pada Levin yg masih diam.


Aku bergegas melepas safebeltku dan turun dari mobilnya tanpa mengatakan apapun lagi. Namun tak ku sangka Levin ikut turun, dan berjalan mendahuluiku untuk masuk ke rumahku sendiri.


"Eh.. Nak Levin." Sambut bunda yg kebetulan sedang duduk di teras rumah.


"Sore tante." Sapa Levin dengan senyum hangatnya.


"Ayo masuk masuk, ada ayah Qila juga didalam. Sekalian makan malam disini juga ya." Ajak bunda antusias.


Aku sedikit heran dengan Levin, tak biasanya ia bersedia mampir ke rumahku saat pulang kerja seperti ini.


Tanpa basa basi aku pun ikut masuk, menyapa sejenak ayah bundaku lalu beranjak ke kamarku membersihkan diri.


Karena tak enak dengan Levin dan takut ia menungguku, aku mempercepat acara mandiku, memilih baju rumahan yg sederhana, tanpa make up dan rambut yg hanya ku gulung ke atas.


Begitu sampai di ruang keluarga, ku lihat kedua orang tuaku dan Levin yg tengah bercanda dan tertawa bersama. Entah apa yg mereka bicarakan sehingga mampu membuat ayahku tertawa lebar, padahal ayah jarang sekali bisa tertawa lepas seperti itu.


"Kalian ngomongin apa sih? Kayaknya seru banget." Tanyaku penasaran sambil berjalan mendekat dan duduk disamping Levin.


"Tidak bukan apa apa." Jawab bundaku menahan tawa.

__ADS_1


"Ah bunda mah gitu.." Rengekku sembari menatap bunda kesal.


"Oh ya nak Levin, katanya ada hal penting yg mau diomongin?". Sahut ayahku.


Mendengar pertanyaan itu Levin menghela nafasnya panjang, dan sedetik kemudian menatap kami bertiga bergantian dengan ekspresi serius.


"Maaf jika ini terlalu mendadak. Tapi saya sudah tidak bisa menunggu lagi, saya ingin menikahi Aqila, menjadikannya istri dan ibu dari anak anak saya. Saya harap om dan tante bisa merestui kami."


Deg.. Jantungku menjadi tak karuan mendengar perkataan Levin. Menikah?? Dia ingin menikahiku? Bahkan dia belum melamarku secara pribadi, apa dia sedang melakukan lelucon kali ini.


Ayah dan bunda juga sama terkejutnya denganku, mereka saling menatap bergantian, kemudian beralih menatapku secara bersamaan.


"Om senang kamu bisa serius dengan putri om, tapi semua itu om serahkan pada Qila, apapun keputusannya kami sebagai orang tua hanya bisa mendukung dan mendoakan yg terbaik." Tutur ayah.


Sejenak aku tenggelam dalam pikiranku sendiri, bahkan tak lagi mendengar percakapan antara Levin dan orang tuaku. Aku bingung, ragu, juga takut. Pernikahan itu sekali seumur hidup, tak bisa diputuskan dalam waktu sesingkat ini.


"Kamu setuju kan By?". Ucap Levin menyadarkanku. Ia menggenggam erat tanganku, dan tersenyum hangat seperti biasanya. Wajahnya, senyumnya, seakan menghipnotisku, hingga tanpa sadar membuatku menganggukan kepala.


"Bagus, kita akan menikah minggu depan." Ujar Levin tersenyum penuh kemenangan.


"Eh.. nggak, aku belum siap Vin. Itu terlalu cepat, bahkan kita baru tiga bulan saling mengenal." Protesku.


"Tidak apa apa, akan lebih baik jika kita mengenal setelah pernikahan. Tidak akan ada gosip juga terhindar dari zina." Sahut Levin lagi. Dia sungguh membuatku tak bisa berkata kata, ayah bunda pun sama, mereka hanya diam sambil tersenyum menatap interaksi kami.

__ADS_1


"Menikah denganku, atau mereka celaka?". Bisik Levin tepat ditelingaku


Tubuhku menegang seketika, benarkah dia Levin yg selama ini ku kenal? Mengapa ia melakukan ini? Bahkan berani mengancam akan melukai keluargaku.


"Gimana? Kamu setuju kan?". Ucapnya lagi sambil tersenyum lembut ke arahku.


"Baiklah aku setuju." Jawabku pasrah.


Ku rasa pria ini sudah gila, sebaiknya aku menyetujuinya saja kali ini, lalu aku akan mencari cara untuk bisa lepas dari masalah yg tidak masuk akal ini.


**Salam sayang dari Vinvinn 😘


Terima kasih buat yg udah like & komen, juga buat yg udah vote.


Vin sering banget dapet komen suruh bongkar identitas Sam sama Aqila.


Hehe.. Buat men temen yg sabar ya, nanti pasti terbongkar kok 😁😁😁


Pantengin terus, jangan lupa 👍 💬 ♥️


Oh ya.. Ramein juga novel author yg lain ya..


Minta dukungannya juga.

__ADS_1


Terimakasih 😘😘😘😘♥️♥️♥️**


__ADS_2