
Sebuah pesta yang megah tapi dengan suasana yang sangat tegang, hanya teriakan seorang gading yang meminta tolong
" Tolong.....tolong....tolong ... kalian hanya melihat ayah ku yang sedang sekarat sekarang, tapi kalian malah hanya bengong dan menonton saja, dimana hati nurani kalian ?"
Para tamu yang melihat hal itu tidak berani mendekat dan menolong gadis itu dan ayahnya. Di lantai atas ada seorang perempuan yang sedang memperhatikan gadis itu yang sedang menangis dan perempuan itu tersenyum kecut " Rencana ku sudah berhasil " lalu perempuan itu pergi meninggalkan tempat itu dan pergi ke kamarnya.
Di lantai bawah semua para tamu keluar dari ruangan tersebut satu per satu hingga menyisakan gadis dan ayahnya itu. Gadis itu tidak berhenti menangis dan sambil mengambil handphone di sakunya untuk menelefon ambulance. Sambil menunggu ambulance datang gadis itu pergi menaiki anak tangga untuk ke kamarnya mengambil dompet dan tasnya, tapi begitu dia keluar dari kamarnya gadis itu tidak melihat ibu tirinya.
Ibu tiri ? iya. Perempuan itu adalah ibu tiri dari gadis itu, dia bernama Santi Chan yang menikahi ayahnya. Gadis itu terus melangkahkan kakinya menuruni anak tangga dan menghampiri ayahnya yang sudah tidak sadarkan diri itu.
__ADS_1
Ambulance sudah di depan rumah dan gadis itu segera mengajak petugas medis masuk kerumah untuk mengangkat ayahnya yang sedang tidak sadar. Sesampainya di rumah sakit gadis itu segera ke tempat pendaftaran untuk mendaftarkan ayahnya
" Permisi, mbak saya mau mendaftar untuk pasien atas nama Jordi Chan, pasiennya yang baru saja masuk keruang UGD"
" Baik mbak, tunggu sebentar ya" ucap pegawai tersebut. Tidak lama gadis itu dapat panggilan dari staff pendaftaran tersebut dan menanyakan siapa yang bertanggung jawab atas biaya perawatan pasien tersebut "permisi mbak, siapa yang bertanggung jawab atas biaya perawatan bapak Jordi Chan ? "
" Cristal Chan, ya... Cristal Chan yang bertanggung jawab mbak dan orang itu adalah saya sendiri sebagai anak dari pasien tersebut. Ada lagi mbak ?" Tanya balik gadis itu kepada pegawai tersebut.
Gadis itu langsung pergi ke UGD untuk melihat ayahnya, tapi dia tidak melihat ayahnya kerena terlalu banyaknya pasien dan keluarga pasien yang berada di ruangan tersebut. Gadis itu pergi bertanya pada perawat yang kebetulan lewat di depannya
__ADS_1
" maaf sus mau tanya, pak Jordi Chan apa sudah di bawa ke ruangan inap ? saya mencari di ruangan ini kok nggak ada"
"Oh... pak Jordi Chan sekarang sudah di rawat diruang VIP no 7 mbak" ucap perawat itu dan langsung meninggalkan Cristal.
Cristal langsung segera pergi ke ruangan ayahnya dan masih ada dokter dan perawat yang sedang memeriksa ayahnya itu. Ia melihat dari kaca dibalik pintu dengan tanpa ragu dia masuk ke kamar itu dan bertanya pada dokter
" pak dokter ayah saya kenapa ? bagaimana keadaannya sekarang ?" tanya gadis itu dengan wajah yang sembab.
" setelah kami periksa Ayah nya mbak meminum racun yang memacu detak jantungnya berdegup kencang, tapi kondisinya sekarang masih kritis"
__ADS_1
" tolong selamatkan ayah saya dok, berapapun biayanya saya akan bayar. tolong dok"
" Kami akan berusaha semampu kami mbak untuk menyelamatkan setiap pasien adalah tanggung jawab kami" ucap dokter tersebut dan langsung keluar ruangan meninggalkan Cristal dan ayahnya.