Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 30


__ADS_3

Merasa ada yang tidak beres dengan tingkah laku kekasihnya itu, Leo membiarkan gadis itu pergi lebih dulu, kemudian dia mengikuti mobilnya dari belakang. Tentu saja dengan jarak yang lumayan agak jauh agar tidak mencurigakan dan dia juga bisa melihat apa saja yang akan dilakukan oleh kekasihnya nanti. Melihat mobil Cristal yang tengah memasuki area parkir apartemen, diapun ikut masuk memarkirkan mobilnya dan menunggu sampai saat Cristal masuk kedalam lift menuju unit apartemen miliknya. Barulah Leo turun dari mobil, dengan cepat juga ia mengikuti kekasihnya pergi.


Saat gadis itu hendak membuka pintu apartemen, alangkah terkejutnya dia melihat Leo kekasihnya dengan wajah yang sedikit menahan emosi berada disampingnya. Segera gadis itu apartemen juga diikuti oleh Leo.


" Jelaskan padaku, siapa mereka ?" Tanya laki-laki itu dengan emosi.


" Siapa maksudmu " jawab Cristal dengan sedikit rasa takut.


" Siapa kedua laki-laki itu dan sejak kapan kamu pandai berbohong ? hah!!!" Ucap nya dengan nada tinggi.

__ADS_1


" Me...mereka.... mereka orang suruhan ku. Aku sedang mencurigai seseorang Leo" jawab gadis itu dengan gugup juga takut


Mendengar jawaban dari Cristal, Leo melempar ponsel yang ia pegang kearah kaca yang besar hingga pecah dan berserakan dilantai " Seseorang ? Siapa dia ? Apa dia kekasih barumu ?" tanyanya dengan mengertakan giginya.


" Dia Reyhan, aku menyelidiki nya karena alamat rumah yang tertera diresumenya adalah alamat rumah lamaku yang sekarang jadi rumah ibu tiriku" gadis itu menjelaskan dengan air mata yang mengalir di pipinya. Dia sangat takut dengan Leo yang sedang marah saat ini dan juga baru pertama kali melihat kekasihnya itu marah sampai seperti itu.


Leo langsung duduk dikursi sambil memegangi kepala dan sedikit menarik rambutnya begitu mendengar penjelasan dari Cristal. Melihat kekasihnya yang sedang frustasi gadis itu mencoba mendekatinya, namun saat dia berjalan tidak sengaja kakinya tertusuk pecahan kaca sehingga keluar darah dan meninggalkan kan bercak darah saat ia berjalan.


" Kamu tau kan kalau aku tidak suka dibohongi "

__ADS_1


" Aku minta maaf Leo"


Sebenarnya Leo tidak tega melihat kekasihnya yang berlutut sambil meminta maaf, maka dia langsung memeluk kekasihnya itu. Namun betapa terkejut dia melihat banyak bercak darah, lalu melirik ke arah kaki Cristal benar saja telapak kaki gadis itu sudah berwarna merah dari darah yang mengalir tanpa henti. Segera Leo mengangkat kekasihnya dan dibawa ke atas ranjang.


Dengan segera dia mengambil kotak P3K dan langsung membersihkan darah, saat kaki gadis itu sudah bersih dari darah betapa terkejutnya Leo melihat beling kecil yang menancap ditelapak kaki kekasihnya itu. Ada sekitar sepuluh titik luka dari kedua kaki tersebut. Dengan sangat pelan dan hati-hati dia mencabut serpihan kaca itu. Selasai dengan mencabuti serpihan kaca, lagi dia membersihkan dari darah yang mengalir lalu menutup luka dengan perban steril.


" Kamu tunggu disini, aku mau membersihkan pecahan-pecahan kaca yang berserakan dilantai " pinta Leo agar gadis itu tetap diam di tempatnya.


Cristal yang berbaring dan menahan perih dari luka kakinya di atas ranjang hanya bisa melihat Leo tengah sibuk membersihkan pecahan kaca lalu membuangnya.

__ADS_1


Lelah menahan sakit, gadis itu pun tertidur dengan lelap. Leo yang selesai membuang sampah, segera ia kembali ke kamar untuk melihat keadaan Cristal. Namun, mengetahui kalau Cristal sudah tertidur dia pergi keluar untuk membeli kaca dan makanan agar nanti ketika kekasihnya bangun dari tidur bisa langsung makan.


__ADS_2