Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 2


__ADS_3

Dirumah yang hanya ada perempuan bernama Santi Chan itu, ia yang sedang duduk di sofa kamarnya sambil meneguk anggur merah dan sambil tertawa dengan sumringah " hahaha... sebentar lagi saya yang akan menguasai rumah dan kekayaan beserta aset perusahaan Chan Group. Saya harus sabar sedikit, ya sedikit lagi " lalu perempuan itu meneguk anggurnya lagi. Dia baru ingat dengan suaminya yang tadi di bawa oleh ambulance dan dia meletakkan gelas yang ia pengang itu ke atas meja " saya harus ke rumah sakit untuk memastikan apakah laki-laki itu masih hidup atau sudah mati " Santi Chan langsung mengambil tas dan kunci mobilnya dan segera bergegas masuk ke dalam mobilnya dan melajukannya ke arah rumah sakit. Tidak lama perempuan itu sudah sampai di rumah sakit dan langsung memakirkan mobilnya, segera masuk keruangan dimana suaminya dirawat, setelah sampai di depan pintu kamar dia kaget karena Cristal juga membuka pintu karena gadis itu akan keluar untuk membeli makan.


" tante saya mau keluar mencari makan, Tante bisa menjaga ayah sebentar kan ? " pinta gadis itu pada ibu tirinya


" iya saya bisa, kamu mau makan dimana ? " tanya ibunya dengan nada ketus


" saya akan makan di kafe sebelah rumah sakit ini di dan nggak akan lama kok" jawab gadis itu


" ya udah sana makan " suruh ibu tirinya itu pada Cristal


Cristal langsung pergi meninggalkan ibu tirinya itu tanpa pamitan.

__ADS_1


Di kafe gadis itu memesan makanan dan minuman yang ada dibuku menu, sambil menunggu pesanannya datang dia berfikir bagaimana caranya menghadapi ibu tirinya itu " apa yang harus aku lakukan jika ayah nanti sudah nggak ada pasti wanita itu akan menghambur-hamburkan uang ayah dan bagaimana dengan perusahaan Chan Group ? aku nggak bisa nggak ngerti tentang bisnis, tapi... wanita itu tau tentang bisnis"


Seorang pegawai datang membawakan pesanannya betapa terkejutnya ia saat pegawai tersebut meletakkan makanan dan minuman yang ia pesan tadi dimeja.


"silahkan dinikmati mbak, mbak jangan melamun terus ntar kesambet lho" goda pegawai itu pada Cristal.


" mas bisa aja, terimakasih" sahut gadis itu sambil tersenyum.


*****


Cristal telah selesai menikmati hidangannya dan segera bergegas pergi ke perusahaan yaitu Chan Group. Setelah sampai di perusahaan ia menuju pintu masuk dan di sesampainya didepan pintu gadis itu disambut oleh karyawan yang tak lain adalah asisten papanya yaitu pak Ronal.

__ADS_1


" selamat siang mbak Cristal, tumben main ke perusahaan" ucap pak Ronal dengan bingung


" saya mau lihat-lihat perusahaan pak. Bapak kan tau kalau sekarang ayah saya sedang terbaring di rumah sakit dan tidak sadarkan diri"


" saya tau mbak, saya turut prihatin atas kejadian ini. Apakah saat ini kondisi pak Jordi sudah membaik mbak ?"


" belum pak dan sekarang yang harus saya lakukan adalah mempelajari tentang bisnis. Bapak mau mengajari saya kan ? " pinta gadis itu


" kalau begitu saya akan mengajak mbak Cristal berkeliling melihat-lihat perusahaan dan saya juga akan mengajari mbak bagaimana caranya berbisnis dari awal "


Ucapan pak Ronal hanya dibalas dengan anggukan oleh gadis itu " ayo pak kita lihat-lihat perusahaan ini" ajaknya

__ADS_1


Pak Ronal pun mengajaknya berkeliling perusahaan dan menunjukan setiap bagian yang ada di perusahaan tersebut.


__ADS_2