Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 9


__ADS_3

Cristal menengok ke arah Leo dan mengangguk yang menandakan boleh. Laki-laki itu langsung duduk disamping Cristal dan menceritakan masalahnya.


" Papa meminta bekerja di perusahaan tempat dia bekerja karena ada tempat yang memang harus diisi, kebetulan juga aku lulusan bisnis jadi papa aku meminta untuk kerja disana"


" Itu kesempatan Leo, kamu bisa bekerja disana siapa tau nanti jadi pegawai tetap " saran gadis itu


" Tapi aku masih suka dengan pekerjaan ini"


" Kamu masih bisa ketempat ini setiap kamu libur, iya kan? "


" Benar juga... Oh ya aku minta nomor teleponmu "


" ini" memberikan ponselnya pada Leo agar nomor nya dicatat


" Sekarang udah siang " ucap Leo sambil melihat jam yang ada di pergelangan tangan.


" Kami udah makan, kalau belum ayo kita makan bareng"


" Boleh deh kebetulan aku juga belum makan. Mau makan dimana? " tanya cristal yang sibuk memasukkan ponsel kedalaman tas miliknya


" Gimana kalau di restoran sebrang jalan sana"

__ADS_1


" Ok. " dengan cepat gadis itu menyetujui dan jalan duluan. Leo hanya tersenyum melihatnya


Kini mereka berdua segera ke restoran tersebut, setelah sampai mereka langsung masuk mencari tempat yang kosong dan langsung duduk. Dengan cepat Cristal mengambil buku menu dan memanggil pelayan.


" Permisi, ada yang bisa saya bantu" tanya pelayan itu


Saat Cristal akan mengucapkan pesanannya, Leo langsung cepat bilang sama pelayan itu "saya mau satu paket menu untuk pasangan" ucap Leo dengan santai


" Baik pak, mohon tunggu " jawab pelayan itu


Cristal mendengar ucapan Leo langsung membolakan matanya ke arah Leo " kenapa pesan paket pasangan kita kan nggak sepasang kekasih"


Melihat Cristal yang bersikap seperti itu, Leo hanya senyum-senyum sambil pura-pura melihat sekeliling.


" Kamu pernah makan dengan suasana seperti ini? " tanya Leo pada gadis itu


" hahahaha.... Aku? "


" Malah ketawa, aku nanya beneran nih"


"Aku nggak pernah makan seperti sekarang ini, karena nggak ada temen yang diajak"

__ADS_1


Laki-laki itu merasa bingung dengan jawaban Cristal. Karena yang Leo maksut adalah makan bareng sama kekasih atau orang yang disukai. Seperti sekarang Leo sedang mencoba peruntungan mengejar cintanya Cristal. Dia nggak tau sejak kapan punya rasa suka sama gadis itu padahal mereka baru kenal sekitar dua minggu.


"Kamu sendiri bagaimana? " tanya balik Cristal


Hanya tersenyum dan menundukkan kepalanya " aku... Ini pertama kalinya aku makan bareng sama gadis sepertimu, maksut aku aku nggak pernah makan bareng sama perempuan lain"


"Kamu serius? " dengan spontan gadis itu ucap


" Seriuslah, coba lihat wajah tampan ini ada nggak ekspresi sedang bohong " sambil menolah-nolehkan wajahnya


" Ya siapa tau kamu bohong, kita juga baru kenal dua minggu kan? "


Leo hanya menaikkan kedua bahunya. Mereka sudah menghabiskan makanan yang ada didepannya.


" Ayo pulang, kamu pulang sama siapa? "


Tanya leo


" Sama kamu lah" sambil nunjuk Leo "kan kita tadi datang kesini berdua jalan kaki pula dan mobil kita kan diparkiran tempat latiban" timbal lagi gadis itu.


"Enggak gitu, maksut aku.... Lupakan. Ayo cepat pulang" jawab laki-laki itu dengan mengaruk-garuk kepala belakangnya.

__ADS_1


Mereka sudah sampai di tempat parkir segera Leo dan Cristal masuk kedalam mobilnya masing-masing.


__ADS_2