
Satu bulan berlalu, semua keadaan sudah mulai berangsur dengan baik. Leo dan Cristal sedang mempersiapkan pernikahannya. Mereka sedang sibuk sekali dengan persiapannya ditambah Leo yang bekerja dikantor juga sedang sibuk-sibuknya.
Saat ini Reyhan yang sedang mencoba peruntungannya kembali untuk mendapatkan cinta dari Leny. Ya, setelah dia diminta untuk membuktikan kepada Leny tentang perasaan dan rasa kasih sayangnya, kini dia datang kembali lagi juga untuk melamarnya. Diruangan kerja Leny, Reyhan berjalan masuk dengan menyembunyikan perasaan gugupnya. Dia menarik kursi kemudian duduk didepan Leny.
" ada apa? " tanya Leny dengan mengerutkan keningnya.
" aku...aku mau kamu jadi istriku." sahut lelaki itu yang mengencangkan genggamannya.
Leny terkejut dan membelalakan matanya, dia tidak tau harus menjawab apa? Dia sungguh sangat terkejut dengan pernyataan yang dilontarkan oleh lelaki yang duduk didepannya.
" beri aku waktu untuk menjawabnya! " sahut gadis itu dengan sedikit gemetar, dia tidak habis pikir dengan Reyhan yang langsung menatapnya untuk menikah.
" berapa lama? Aku tidak ingin lama-lama. Kamu sudah membuatku menunggu dan kamu juga sudah memintaku untuk membuktikan rasa suka dan cintaku pada kamu. Sekarang aku datang untuk langsung mengajak kamu menikah. Lebih cepat lebih baik bukan? Besok aku tunggu kamu di restoran dekat dengan kantor, kamu harus datang. Aku tunggu kamu jam 5 sore. Jangan sampai kamu tidak datang." setelah mengucapkannya Reyhan langsung beranjak dari tempat duduknya lalu pergi meninggalkan Leny sendiri diruangannya.
Leny terpaku dengan banyaknya ucapan yang di lontarkan Reyhan kepadanya. Dia terpana dan juga bingung. Dia juga suka sama Reyhan namun dia tidak ingin secepat ini. Diruangan itu, gadis itu menghentikan semua aktivitas yang dia lakukan sebelumnya. Dia merenungkan sejenak tentang ucapan Reyhan. Dia memutuskan untuk datang kerestoran besok, sesuai apa yang diminta lelaki itu.
Keesokan harinya, saat ini Reyhan dan Leny sudah berada duduk di tengah-tengah keramaian restoran. Tanpa basa-basi lagi Leny menjawab semua yang dilontarkan oleh Reyhan sehari sebelumnya.
" Rey, aku mau jadi istrimu. Jadi kapan kita akan menikah? " tanya Leny dengan tegas namun terlihat di matanya jika dia sedang gugup.
Betapa bahagianya Reyhan saat mendengar ucapan Leny, dia sungguh tidak percaya ini. Apa yang ia tunggu selama ini akhirnya terwujud. Dia akan sangat menyayangi dan mencintai dengan sepenuh hatinya pada perempuan yang sedang duduk didepannya itu. Dia pun berdiri dari duduknya lalu berjalan menuju arah Leny kemudian mengecup bibir gadis itu tanpa memikirkan orang-orang yang sedang memperhatikannya.
Leny sedikit malu dengan apa yang dilakukan oleh Reyhan sehingga dia memukul-mukul pelan pundak lelaki yang sedang menciumnya. Dengan sekuat tenaga dia mendorong Reyhan dari hadapannya dan kemudian Reyhan melepaskan ciumannya itu.
__ADS_1
" kamu gila ya? Lihat itu, semua orang menatap kita!" ucap Leny dengan kesal.
Lelaki itu melihat sekeliling dan dengan sedikit menutup mukanya dengan telapak tangannya lalu kembali ke tempat duduknya.
" kita akan menikah setelah adikku selesai melangsungkan pernikahannya dengan Leo." jawab Reyhan dengan penuh semangat dan tentu saja sangat bahagia.
Waktu berlalu kedua orang itu memesan makanan kemudian menikmatinya.
Satu minggu kemudian. Kini saatnya hari bahagia yang ditunggu oleh Leo dan Cristal, mereka melangsungkan pernikahannya dengan sangat meriah dan mewah. Leo dengan setelan jas hitam yang elegan ketika dipandang, Cristal yang cantik dan anggun bak putri ratu dengan gaun pengantinnya yang bertabur berlian di setiap inchi gaunnya.
Mereka berdua berdiri berdampingan menyambut para tamu yang menyambangi mereka hanya untuk mengucapkan selamat.
" wah... Wah... Aku punya adik laki sekarang. " goda Reyhan pada Leo sahabatnya itu.
" kakak, jangan bikin kesel dia deh... " sahut Cristal
" adikku memang cantik sekali. Seandainya papamu tau kalau anaknya yang cantik ini sedang menjadi ratu semalam." ujar Reyhan.
" kakak, meskipun papa dan mamaku tidak bisa melihatku saat memakai gaun pengantin ini, aku yakin mereka akan sangat bahagia melihatku dari dunianya. " sahut gadis itu.
" mama dan papa kamu akan selalu mendukung dan melindungi kamu. Papa yakin itu. " terdengar suara dari belakang Reyhan, yaitu pak Ronal yang berjalan mendekati Leo dan Cristal.
" papa, terimakasih " ucap gadis itu dengan senyum manisnya.
__ADS_1
" jadi kapan Reyhan akan menyusul Cristal?" tanya pak Ronal pada lelaki yang memakai setelan jas berwarna coklat itu.
" saya akan menikahi Leny, satu minggu lagi pak." jawab lelaki itu dengan santainya.
Mendengar jawaban dari Reyhan, mata Leo tiba-tiba berbinar-binar dengan senyuman yang melebar.
" akhirnya, sahabatku akan menikah juga." ucap Leo dengan mendongakkan kepalanya dan menyatukan jarinya.
Wajah kagetpun juga terlintas di Cristal, dia juga tidak menyangka kalau Leny akhirnya mau diajak menikah oleh kakaknya.
Bu Lisa yang datang dengan elegan berjalan bersama Leny menuju Leo dan Cristal juga suaminya serta Reyhan.
" kalian sibuk sekali, lagi bahas apa sih?" tanya Leny dengan tampang polosnya.
" oh mama, kak Reyhan dan Leny akan segera menikah." sahut Cristal.
" oh benarkah?? " tanya bu Lisa dengan penuh semangat.
Malam pernikahan sangat ramai dengan penuh hangat dan bahagia.
Mereka menikmati kehidupan baru sebagai suami istri, menikmati menjadi sepasang pengantin baru. Begitu juga yang dirasakan oleh pasangan Reyhan dan Leny yang baru saja menyelesaikan upacara pernikahannya.
Semua tampak baru bagi Cristal di kehidupan ini, memiliki sebuah keluarga bahagia meskipun kecil, setidaknya tidak membuat hidupnya pahit tetapi kehidupan yang begitu manis yang diperolehnya setelah menikah dengan Leo.
__ADS_1
Keduanya membangun rumah tangga yang sangat sangat manis sekali.
SELESAI