
Mendengar suara dari arah dapur, kedua sejoli tersebut melepaskan tautan bibir mereka, Leo dan Cristal kemudian saling menatap.
" Apa ada orang masuk ?" Tanya gadis itu pada kekasihnya
" Kamu tunggu sini, aku lihat keluar sebentar !" Ujar lelaki itu
Dengan perlahan leo melangkahkan kakinya menuju pintu kemudian keluar kamar, alangkah terkejutnya dirinya saat melihat mamanya sedang menyiapkan makanan di meja makan.
" Ma...ma...mama " ucap Leo dengan terbata. Dia masih kaget dengan kedatangan mamanya.
" Lho, kamu kenapa bisa ada disini ?" Tanya Bu Lisa yang berpura-pura terkejut.
" Ah...oh iya ma, tadi pagi adik merasa nggak enak badan, makanya aku antar dia pulang, sekalian merawatnya !" Jelas laki-laki itu.
" Apa ! Anak gadis mama sakit ? Kenapa kamu nggak memberitahu mama soal ini ?" Ucap mamanya dengan nada marah.
" Maaf ma, aku tadi cukup panik sehingga tidak memberi tau mama" sesal lelaki itu.
" Apa sekarang kondisinya sudah baik-baik saja ?" Tanya Bu Lisa
" Sudah mulai membaik ma, dan sekarang sudah terbangun dari tidurnya. Apa perlu aku panggilkan ?" Ujar lelaki itu
" Ayo ajak dia makan kesini ! Kebetulan mama juga sudah rindu dengannya" ucap wanita itu dengan tersenyum bahagia.
Didalam hati Bu Lisa sangat sedih dengan apa yang terjadi dengan kedua anaknya itu juga saat dia mengetahui dengan benar jika keduanya memiliki hubungan sebagai seorang kekasih. Pada dasarnya dia setuju-setuju saja jika Leo dan Cristal menjadi sepasang kekasih, tapi dia juga bingung bagaimana jika suaminya mengetahui hal tersebut, sedangkan suaminya itu sangat melarang jika Leo punya perasaan pada adiknya.
Kini gadis itu berjalan dengan perlahan dan juga dipapah oleh Leo, karena ia masih terasa sedikit lemas.
__ADS_1
" Wah... Sudah datang, ayo makan dulu" ucap Bu Lisa dengan antusias dan menggandeng lalu mendudukkan di kursi yang sudah ia siapkan.
Kemudian gadis itu pun hanya mengikuti arahan dari mamanya, dia makan apa yang diberikan oleh mamanya ke dalam piringnya.
Tidak lama kemudian datang Reyhan dan Leny membawakan makanan dan obat untuk gadis tersebut. Dan hal itu disambut dengan hangat oleh Bu Lisa. Dan mereka pun ikut makan bersama serta memakan makan yang baru saja dibawa oleh Reyhan.
Terlihat seperti keluarga besar sedang berkumpul. Mereka melontarkan kata-kata yang lucu dan konyol dan hal itu berhasil membuat Cristal tersenyum lebar bahkan memperlihatkan giginya yang putih itu. Semua orang ditempat itu, melihatnya Cristal yang tersenyum dengan lebar merasa lega. Karena semenjak dari mulai makan hingga Reyhan dan Leny datang gadis itu hanya diam di sepanjang makan malamnya.
Selesai menyantap makan malam yang menyenangkan itu, akhirnya Bu Lisa pamit pulang karena suaminya sedang menunggunya dirumah.
" Sudah malam, kalau begitu mama pulang dulu ya Leo, Cristal! " Pamit Bu Lisa
" Kalian pulang jam berapa ?" Tanya Bu Lisa pada Reyhan dan Leny
" Kami sebentar lagi pulang Tante, setelah saya memastikan Cristal memakan obatnya" sahut Leny
" Ma, apa perlu Leo antar pulang ?" Ucap Leo
" Kan masih ada kami Tante, jadi biarkan Leo yang antar Tante. Nanti kalau Leo udah datang baru kami akan pulang" sahut Reyhan
" Bener ?" Tanya Bu Lisa
" Bener Tante, tenang aja" jawab Leny
Akhirnya Leo mengantarkan mamanya pulang kerumah. Karena kebetulan pulang, laki-laki itu juga mengambil beberapa setel baju kerja dan baju rumahan untuk dibawa menginap di apartemen kekasihnya.
" Leo " panggil Bu Lisa pada Leo yang baru saja menutup pintu gerbang rumahnya.
__ADS_1
" Iya ma, ada apa ?" Tanya laki-laki itu dengan berlari kecil ke arah mamanya.
" Nggak ada, ayo masuk ambil beberapa baju mu dan segeralah ke tempat adikmu" tungkas mamanya itu dengan memegang pundak anaknya.
Sesampainya didalam rumah, tidak lupa Leo menyapa papanya yang berada di meja mini bar tersebut.
" Malam papa " sapa laki-laki itu
" Eh Leo, ayo minum sama papa " ajak lelaki itu
Leo pun berjalan mendekati papanya dan menemaninya minum, meskipun hanya seteguk atau dua teguk.
" Keeekhhh " suara Leo setelah meneguk minuman dalam sloki.
" Hahaha..... Kamu masih sama dengan ekspresi yang lucu nak " ucap pak Ronal yang menertawakan wajah lucu anaknya setelah minum.
" Udah pa, aku mau ambil baju dulu" kata Leo sambil beranjak dari duduknya.
" Kamu mau kemana ?" Tanya papanya
" Pa, aku menginap di tempat adik, dan sekarang aku lagi mau ambil baju" ungkap laki-laki itu.
" Kenapa harus menginap disana ?" Papanya bertanya dengan bingung.
" Adik sakit pa, jadi aku nemenin dia untuk beberapa kedepan. Ok !" Ujar Leo
" Barusan mama juga main kesana " imbuhnya
__ADS_1
" Ya sudah, sana sana " kata papanya sambil mengibas-ngibaskan tangannya.
Kemudian laki-laki tersebut meninggalkan papanya sendirian di mini bar, dia segera pergi ke kamarnya dan memilah-milah baju yang akan dia bawa menginap.