Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 45


__ADS_3

Melihat kekasihnya yang sedang menyiapkan makanan tersebut, gadis itu tergerak untuk ikut membantunya. Selesai dengan hal tersebut mereka berdua pun menikmati hidangan yang dibelinya.


Disela-sela makan mereka, gadis itu melontarkan pertanyaan yang membuat kekasihnya itu heran.


" Sayang, apa kamu akan menginap disini lagi ? Aku merindukan pelukan hangatmu saat aku tertidur"


" Apa kamu bilang ? Aku nggak salah dengar kan ?" tanya lelaki itu untuk memastikan apakah yang diucapkan oleh gadisnya itu benar adanya.


" Baiklah sayang, malam ini aku akan menginap disini. Tapi .."


" Tapi kenapa ?" tanya gadis itu yang beranjak duduknya lalu menatap wajah leo dengan lekatnya.


" Gimana aku harus memberi alasan apa ke mama dan papa kalau anak laki-lakinya sedang menginap di tempat adiknya ? hemm..?" goda lelaki itu lalu mencubit dagu gadisnya dengan lembut.


" Kenapa tidak bilang kalau kakakku ini sedang menginap dirumah teman, mungkin !" ucap gadis itu, lalu mencuri ciuman dari Leo yang tepat berada didepan wajahnya, kemudian dia duduk kembali dan melanjutkan makannya.


Leo terkejut dengan ciuman yang ia dapatkan dari Cristal. Kemudian dia menatap kekasihnya itu dengan sahdu sambil menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.

__ADS_1


Ditempat lain, Reyhan yang sedang berjalan menuruni anak tangga, dia hanya ingin mengambil air putih untuknya minum.


Namun di dapur masih ada mbok Mira yang sedang sibuk menyiapkan sayuran untuknya memasak besok.


" Mbok Mira, aku mau air putih satu gelas besar" pinta laki-laki itu yang tengah duduk dikursi dekat meja makan.


" Ini den, ya ampun den, den Reyhan kenapa mukanya kok bisa biru-biru gitu ?" ucap mbok Mira yang panik seketika.


" Udah nggak apa kok mbok, udah nggak sakit juga. Tenang aja" sahut Reyhan dengan santai lalu meneguk air dalam gelas tersebut hingga tandas.


" Oh iya mbok, tolong besok bersihkan dan rapikan kamar nona Cristal ya " pinta lelaki itu


" Ganti semuanya, mulai dari sprei, korden, dan letakkan bunga mawar atau bunga yang baunya harum" titah Reyhan pada mbok Mira


" Oke den, tapi kenapa den Reyhan meminta kamarnya nona untuk dibersihkan ? Apa den Reyhan sudah bertemu dengan nona ?" tanya pembantu itu dengan penasaran.


" Iya, besok aku akan mengajaknya pulang dan mungkin saja nona pasti merindukan kamarnya itu"

__ADS_1


" Oooo.... saya sudah mengerti den Rey" sahut mbok Mira dengan mengangkat jempolnya kearah majikannya


-------------------


Saat ini pak Ronal dan Bu Lisa sedang asik menonton televisi diruang tengah.


" Sudah jam 10 malam, kenapa leo belum datang ? Apa dia ada telfon mama memberikan kabar kemana dia pergi ?" tanya pak Ronal pada istrinya. Tentu saja dia mencemaskan anak lelakinya itu.


" Dia sedang menginap di rumah temennya pa, tadi waktu selesai makan malam dia sempet telfon mama. Sudah, besok juga pulang dia, namanya juga anak laki" ucap Bu Lisa dengan santai


" Temen ? Emangnya dia punya temen ?" tanya pak Ronal dengan sedikit heran, karena selama ini anak laki-lakinya itu jarang keluar rumah, mana mungkin punya temen.


"Udah-udah, namanya juga laki" ucap Bu Lisa yang juga membuyarkan lamunan suaminya itu.


" Papa ngantuk ma, papa tidur dulu ya ma" pamit suaminya itu pada istrinya yang masih ingin menonton televisi.


" Iya pa" jawab istrinya dengan singkat

__ADS_1


Bu Lisa menikmati acara yang dia lihat, tiba-tiba saja dia teringat dengan Cristal anak gadisnya itu


" Anak cantikku lagi apa ya kira-kira ? Apa dia udah tidur ? Kangen sekali rasanya" kata Bu Lisa sambil mengambil ponselnya yang berada diatas meja didepannya itu lalu dia menelepon anak gadisnya itu. Berharap agar cepat diangkat oleh Cristal, karena ia sangat merindukan anaknya itu. meskipun bukan kandung Bu Lisa sangat menyayangi Cristal.


__ADS_2