Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 71


__ADS_3

" Sayang, apa terjadi sesuatu lagi dengan mu ?" Tanya lelaki itu dengan lembut.


" Aku....aku..." Ucap gadis itu dengan gagap kemudian memberikan ponselnya pada Leo.


Leo pun menerima ponsel yang gadis itu berikan padanya, dan setelah membuka kunciannya, tiba-tiba Leo langsung membelalakkan matanya. Dia membaca pesan email yang masuk ke ponsel kekasihnya itu.


" Apa ini dari ibu tirimu ? Apa dia sering mengirimi pesan dengan menggunakan email kepadamu ?" Tanya Leo pada gadis itu.


" Ini yang kedua !" Jawab gadis itu dengan menundukkan kepalanya.


Mata Leo terpekik seketika.


" Apa saat kamu sakit kemarin juga karena ini ?" Tanya leo dengan menggoyang kan ponsel Cristal ditangannya.


Gadis itu hanya menjawab dengan gelengan kepala. Leo merasa kasihan dengan kekasihnya itu, segera dia mendekatkan dirinya pada gadis yang berada didepannya kemudian memeluknya dengan erat. Dia menepuk-nepuk punggung gadisnya itu.


" Mulai sekarang ponselmu aku yang bawa, dan kamu bisa membawa ponsel ku. Oke !" Ucap Leo


" Heum" sahut gadis itu


" Sekarang sudah siang, apa kamu mau makan ?" Tanya lelaki itu sembari mengurai pelukannya


" Aku nggak mau makan Ley" elak gadis itu


" Lalu, kamu mau makan apa ? Oh ya dimana laptop mu ?"


" Laptop ada di dalam lemari. Aku mau diam saja saat ini " jawab Cristal

__ADS_1


Leo menghela nafasnya, dia tidak ingin memaksa kekasihnya itu meskipun ia tau kalau Cristal belum sarapan pagi. Tapi mau bagaimana lagi, karena gadis nya itu tidak menginginkan apapun untuk dimakan, yang dia bisa lakukan adalah menunggu sampai Cristal merasa lapar dan meminta makan padanya. Segera Leo beranjak dari duduknya dan pergi mengambil laptop yang berada di tempat yang sudah ditunjukkan oleh Cristal. Kemudian kembali lagi dan duduk di ranjang bersama gadisnya itu.


" Apa kamu mau nonton film ?" Tanya Leo berusaha menghibur kekasihnya itu


" Enggak "


" Terus kamu mau apa ? Kamu makan nggak mau, nonton juga nggak mau. Terus aku harus gimana biar kamu bisa tersenyum lagi ?" Tanya lelaki itu dengan frustasi


" Aku capek, aku mau tidur " sahutnya


Leo dengan sabar menghadapi naik turunnya mood dari kekasihnya itu.


" Ya sudah kamu istirahat sekarang " ucapnya


Gadis itu memperbaiki bantal dan segera memejamkan matanya. Leo yang melihat hal tersebut langsung menaikkan selimut untuk menutup tubuh gadis itu hingga bagian dada.


Jam sudah menunjukkan pukul 4 sore, Leo belum terbangun dari tidurnya. Cristal yang sedang memandang wajah kekasihnya itu dengan tersenyum, ingin rasanya ia membelai pipinya namun ia takut kalau hal itu akan membangunkan tidurnya.


" Maaf selalu membuatmu kawatir dan selalu merepotkan mu. Terimakasih untuk semuanya" ucap gadis itu yang masih menatap wajah Leo dengan penuh kasih sayang.


Kemudian gadis itu pergi ke dapur, ia mencoba memasak untuk kekasihnya, meskipun dia tidak pintar memasak. Dengan penuh semangat dirinya memasak sup ayam. Dia juga membuat beberapa makanan pendamping untuk melengkapi hidangannya. Setelah selesai dengan cepat ia menyiapkannya di atas meja makan.


Leo terbangun dari tidurnya karena mencium aroma masakan yang wangi kemudian dia berdiri dan berjalan melihat sekeliling, dan benar saja di dapur dia melihat kekasihnya itu sedang sibuk menata hidangan diatas meja. Dengan perlahan dia berjalan mendekati Cristal, mencoba untuk membuat gadisnya itu terkejut dengan cara memeluknya dari belakang namun gagal, malah sebaliknya dirinya yang malah terkejut karena Cristal balik badan secara tiba-tiba.


" Kenapa kamu balik badannya cepat sekali " protes lelaki itu dengan tangan yang masih terulur kan.


" Kenapa ? Aku mau menaruh mangkuk isi sup ini ke atas meja, terus itu tangannya kenapa ?" Ujar gadis itu

__ADS_1


" Aku mau memelukmu, tapi kamu udah balik badan lebih dulu " ungkap Leo dengan memanyunkan bibirnya.


" Tunggu ! Aku taruh mangkuk ini baru kamu bisa peluk aku ! Oke !" Kata Cristal sambil berjalan menuju meja untuk meletakkan mangkuk sup itu kemudian kembali lagi ke hadapan kekasihnya.


" Taaarrraaa " ucap gadis itu dengan tersenyum manis.


" Aku udah balik lagi kan, sekarang kamu bisa peluk aku. Beres deh " kata gadis tersebut yang menarik kedua tangan Leo dan menaruh di pinggangnya agar dia juga bisa memeluk kekasihnya itu.


Dengan semangat empat lima lelaki itu memeluknya bahkan rasanya dia tidak ingin untuk melepaskan pelukannya itu. Sesaat setelah itu Leo memandang kekasihnya dengan sayu dan menciumi leher hingga akhirnya berhenti dibibir merah jambu milik Cristal. Karena ciuman yang diberikan oleh Leo itu lembut bahkan menghanyutkan bagi gadis itu, tanpa disadari gadis itu sudah melenguh.


Leo yang sudah ******* bibir gadis itu , bahkan keduanya sampai terbawa suasana. Suasana yang sepi nan romantis itu. Karena sudah tidak tahan dengan inisiatifnya sendiri Leo mengangkat tubuh kekasihnya lalu membawanya naik ke atas ranjang. Kali ini Leo tidak ingin gagal seperti waktu sebelumnya. Hingga akhirnya mereka melepaskan pakaian yang mereka kenakan, lelaki itu sudah siap untuk mencumbu sang gadis yang juga sudah siap untuk menerima apapun yang akan dilakukan oleh prianya itu. Dengan kelembutan dan kehati-hatian leo agar Cristal tidak merasakan sakit dia mencobanya dengan keras dan susah payah memasukkan miliknya ke mahkota milih gadisnya yang mungkin sebentar lagi akan runtuh dibuatnya.


" Berhasil. Oh terimakasih sayang" ucap Leo dalam hati setelah berhasil menembus dinding pertahanan milik Cristal.


" Euh... Sakit sayang " ucap gadis itu dengan mencengkeram lengan Leo


" Iya sayang, sebentar lagi rasa sakit itu akan menghilang secara perlahan " ujarnya sambil memaju mundurkan miliknya dengan pelan.


Karena melihat ekspresi wajah gadisnya itu yang menahan sakit, Leo langsung mengulum bibir Cristal agar tidak merasakan sakit lagi. Cristal mulai menikmati permainan itu bahkan dia juga sedikit menggoyankan badannya dari bawah Leo sehingga membuat lelaki itu mengeram keenakan.


Pergulatan yang begitu panjang antara Leo dan Cristal, akhirnya mereka sudah pada akhir puncak mereka. Leo dengan cepat menarik miliknya dan mengeluarkan di atas perut kekasihnya itu.


" Kenapa diluar ?" Tanya gadis itu


" Apa kamu mau hamil ? Kalau mau selanjutnya aku akan keluarkan didalam sayang !" Goda Leo dengan mengedipkan sebelah matanya.


Gadis itu hanya diam, karena ini pertama kalinya dia melakukan hubungan layaknya suami istri seperti tadi.

__ADS_1


__ADS_2