Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 32


__ADS_3

" Kenapa belum selesai sih ganti bajunya, lama banget" protes lelaki itu.


" Kamunya yang terlalu cepat datang kesini " sahut gadis itu dengan wajah malu.


" Tapi tubuhmu sudah menggodaku, sayang" goda laki-laki itu yang sedang berlutut didepan Cristal.


Seketika gadis itu langsung membolakan matanya " kucing garong" ucapnya dengan kesal.


" Aku kucingnya, kamu tikusnya" sahut Leo yang tak mau kalah juga "sudah cepat pakai baju mu, kalau sudah selesai panggil aku, biar bisa cepat makan" lanjut laki-laki itu yang langsung meninggalkan Cristal sendirian agar cepat memakai bajunya.


Sambil menunggu kekasihnya Leo yang sedang duduk dikursi dekat meja tampak tersenyum sendiri.


"Bisa nggak tahan aku kalau satu rumah sama dia, Untung nggak tinggal dirumah papa bisa-bisa nyabun terus. Itu tubuh apa gitar spanyol sih?" kata Leo dalam hati sambil mengacak-acak rambutnya.


Leo...leo...leo suara teriakan dari dalam kamar. Mendengar suara tersebut dia langsung datang menghampiri kekasihnya, namun kali ini sebelum masuk kamar tidak lupa untuk mengetik pintu terlebih dahulu.


" Sudah selesai, sayang ?" Tanya lelaki itu dari balik pintu.

__ADS_1


" Sudah, kamu boleh masuk sekarang" jawab gadis itu.


Segera Leo membuka pintu dan masuk kekamar lalu mengangkat Cristal dan membawanya kedapur mendudukkannya di kursi kemudian dia menghidangkan makanan yang sudah ia siapkan tadi.


" Ayo makan, setelah itu minum obat" perintah lelaki itu.


Gadis itu hanya menganggukkan kepala, karena masih sedikit malu dengan kejadian yang barusan. Segera ia melahap makanan yang berada didepannya hingga tandas.


" Sayang, aku udah bilang sama mama tentang keadaanmu" tutur Leo


" Tenang aja, mama juga bilang kalau aku sebagai kakakmu harus menginap disini untuk menjagamu. Tunggu... tapi aku juga kekasihmu " tutur leo sambil terkekeh dan menggoda kekasihnya itu.


" Tapi kamu nggak akan macam-macam kan " tanya Cristal dengan perasaan takut kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


" Enggaklah sayang, cuma 1 macam aja kok" godanya lagi


Setelah selesai menikmati makanannya Leo langsung membersihkan meja makan dan mencuci piring yang baru saja mereka pakai. Kemudian Leo menggendong Cristal menuju ke kamar.

__ADS_1


" Apa kamu nggak capek selalu menggendongku seperti ini ?"


" Tenang aja sayang, aku masih kuat kok, apa lagi kalau sampai dapat vitamin yang disana..." sahut lelaki itu yang tak henti-henti menggoda kekasihnya itu.


" Sudah sampai, kamu istirahat dulu ya aku akan ganti password apartemen ini" lanjutnya.


" Password ?? Kenapa harus diganti ?" tanya gadis itu dengan bingung.


" Ya diganti lah biar aku juga bisa masuk sini, masak kamu aja yang bisa" jawanya dengan santai.


Dia langsung menuju kearah pintu setelah membaringkan Cristal di atas ranjang. Selesai dengan apa yang dikerjakannya dia kembali kekamar dan ternyata kekasihnya sudah memejamkan mata, lalu dia mendekatinya dan berbaring disamping gadis itu juga mendekatkan badannya ditubuh Cristal dan memeluk pinggangnya. Ketika dia memeluk kekasihnya itu dia mendengar suara detak jantung gadisnya itu yang berdegup dwngan kencang.


" Apa kamu belum tidur " Tanya leo yang bicara tepat di telinga Cristal.


" Belum " jawab gadis itu dengan singkat juga merasa merinding.


Seketika laki-laki itu langsung membalikkan tubuh Cristal kearahnya, kini merekapun saling berhadapan. Gadis itu terpesona dengan mata Leo yang menurutnya sangat indah. Begitu dengan Leo yang merasa beruntung mendapatkan kekasih seperti Cristal.

__ADS_1


__ADS_2