Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 14


__ADS_3

Leo duduk sambil menikmati makanan yang baru saja ia buat " pah yang ngejar papa sama mama itu leo " ungkap Leo dengan santai.


Mendengar ucapan anaknya pak Ronal dan bu Lisa pun saling pandang lalu mereka tertawa nggak kan mengingat kejadian tadi sore yang membuat mereka panik, anak nya pun juga ikut terbawa suasana dan diruang itu pecah dengan tawa mereka bertiga.


Dirumah yang sebesar ini bu Santi tinggal dengan dua pelayannya yang mana pelayan itu memang sudah bekerja lama sebelum dirinya datang, dia selalu dilayani oleh pelayan itu setiap harinya. Yang ia kerjakan hanya makan, tidur dan menghambur-hamburkan uang milik suaminya saja dari sebelum suaminya meninggal apa lagi sekarang mendapatkan bagian dari warisan itu cukup untuk sampai dia mati bahkan bisa lebih. Mungkin bisa untuk dua generasi.


Sore yang cerah ini Santi Chan ingin pergi jalan-jalan dan belanja di mall. Dia pergi ke mall termegah di kota Jakarta, disana dia lagi memilih-milih pakaian tanpa sengaja dia juga melihat Cristal anak tirinya yang juga sedang berbelanja di toko yang ia kunjungi lalu ia segera menghampiri gadis itu.

__ADS_1


" Halo sayang apa kabar, lama ya Tante nggak lihat kamu. Apa keadaan mu baik-baik saja setelah pergi dari rumah ?" tanya wanita itu


Gadis itu hanya menanggapi ocehan ibunya dengan senyuman dan melanjutkan melihat-lihat pakaian yang bergantung didepannya, namun ibu tirinya terus saja mengikutinya, karena merasa risih dengan tindakan wanita itu dia pun marah padanya " cukup Tante, jangan ganggu dan jangan ngikutin aku terus" kata gadis itu dengan sedikit emosi.


" Oh...wow... gadis kecil ini sekarang sudah bisa marah hemm" sahut wanita itu dengan melipatkan kedua tangan didada " ingat ya anak manis aku ini masih ibumu dan aku akan selalu mengganggumu semauku" timpalnya lagi.


Setelah lelah berbelanja perut Bu Santi itu rasa keroncongan, ia pun menuju ke restoran yang ada di mall itu dan memesan makanan Chinese food. Saat sedang menunggu pesanannya datang ia melihat Cristal sedang duduk sendiri yang juga makan di restoran itu. Santi Chan tersenyum karena dia punya rencana untuk mengerjai anaknya itu agar kesal.

__ADS_1


Sekarang hidangan yang dia pesan sudah datang, namun ketika pelayan itu hendak pergi tiba-tiba ditahan olehnya " mbak, makanan ini yang bayar gadis itu yang memakai kaos biru duduk di meja nomor dua empat namanya Cristal Chan" ucap wanita itu sambil menunjukkan ke arah Cristal pada pelayan itu.


" Maaf Bu, dia siapanya ibu " tanya pelayan itu dengan muka bingung.


" Dia anak saya, kami sedang ada perselisihan kecil biasalah anak sama orang tua" jawab Santi Chan dengan tampang sedih. Percayalah dia hanya pura-pura sedih.


Cristal sudah selesai menikmati makanannya, ia meminta tagihannya, namun saat akan membayar ia kaget dengan nominal yang tertulis ditagihan tersebut. Karena menurutnya tidak sampai semahal ini. ya gadis itu hanya memesan satu paket makanan korea, karena merasa ada yang nggak bener ia bertanya langsung pada kasir itu untuk memastikan " permisi mbak apa benar saya harus membayar sebanyak ini hanya untuk satu paket makanan korea?"

__ADS_1


" Maaf mbak, ibu mbak tadi juga memesan satu paket Chinese food dan pembayaran diberatkan ke mbak Cristal" jelas kasir itu.


__ADS_2