Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 19


__ADS_3

Merasakan ponselnya yang sedang bergetar pak Ronal langsung melihat ponsel tersebut dan ternyata ada panggilan masuk dari anaknya, lalu mengangkatnya " halo nak, sudah sampai mana ? "


" halo pah, bisa kirim lokasi nggak adik kan belum pernah kerumah papa " ucap gadis itu "share lokasi ya pah" timpalnya.


Bu Lisa yang mendengar perkataan gadis itu dari dalam telepon itu seketika membolakan matanya kearah suaminya " ya ampun papa gimana sih, masak papa nggak ngasih tau alamat rumah kita. Bapak macam apa kamu " ucapnya seraya duduk dikursi " cepetan share lokasinya ke anakku " imbuhnya.


Pak Ronal seketika langsung mengirim lokasinya melalui aplikasi map. Tidak lama kemudian ada suara klakson mobil dari luar rumahnya, pak Ronal dan Bu Lisa segera keluar untuk melihat, ternyata yang datang adalah Cristal Chan anak angkat mereka. Dengan bahagia mereka menyambut kedatangan putrinya lalu memeluk dan mengajaknya masuk kedalam rumah.


Cristal yang sedari tadi melihat kanan dan kiri merasa aneh " pah ma kok hanya kalian saja, kakak kemana ?" tanya gadis itu

__ADS_1


" Oh... kakakmu ada diatas, mama akan panggilkan sekarang, kamu duduk saja disini dulu" tutur Bu Lisa dengan menggandeng tangan putrinya itu dan menarik kursi agar anak gadisnya bisa duduk. Bu Lisa pun segera pergi naik ke atas kekamar Leo, saat sudah didepan pintu kamar anaknya Bu Lisa mengetuk pintu itu " Leo.... Leo cepat turun adikmu sudah datang " ucap Bu Lisa agar anak laki-laki nya cepat turun.


" Iya ma tunggu sebentar " jawab leo dari dalam kamarnya.


Setelah mendapat jawaban dari anaknya, Bu Lisa turun dari lantai atas dan tidak lama Leo keluar dari kamarnya lalu mengikuti mamanya dari belakang. Saat mereka sedang menuruni anak tangga Cristal yang melihat dua orang sedang menuju ketempatnya, betapa terkejutnya ia melihat Leo yang menjadi kekasihnya itu berjalan dibelakang Bu Lisa.


" Kamu " ucap gadis itu dengan jari yang ke arah menunjuk leo.


Kedua orang tua itu merasa bingung dengan apa yang Cristal dan Leo ucapkan " kalian sudah saling kenal ?" tanya pak Ronal pada kedua anaknya itu sambil menunjuk keduanya.

__ADS_1


" Iy...iya pah kami sudah saling kenal dari satu bulan yang lalu dan kami juga udah... " ucapan Cristal dipotong langsung oleh leo saat mau menjelaskan kalau mereka punya hubungan.


" Kami memang sudah saling kenal pah dan kami sudah menjadi teman selama ini " jelas leo yang juga langsung mendapatkan tatapan tajam dari kekasihnya itu yang berada persis didepannya.


" Waaahh... bagus kalau begitu, ya sudah ayo kita makan dulu mumpung makanannya masih hangat nanti kalau sudah dingin malah nggak enak" ajak Bu Lisa sambil mengibas-ngibaskan tangannya.


Mereka berempat pun duduk di kursi dan segera menikmati hidangan yang sudah dihidangkan oleh Bu Lisa. Hanya suara dentingan sendok dan piring yang terdengar di ruangan itu tidak ada pembicaraan sama sekali. Karena mereka masih canggung apa lagi makan satu meja seperti ini. Setelah selesai makan pak Ronal dan Bu Lisa pamitan ke kamarnya untuk ganti baju, lalu mereka meninggalkan Cristal dan Leo di ruang makan itu.


" Papa sama mama ke atas dulu sebentar ya mau ganti baju dulu " ucap Bu Lisa sambil memundurkan kursi yang ia duduki.

__ADS_1


" Kalian bisa ngobrol-ngobrol aja dulu ya, nanti papa sama mama nyusul" lanjut pak Ronal.


__ADS_2