
Kedua laki-laki itu berhenti seketika saat melihat gadis tersebut pergi meninggalkan mereka. Leo dan Reyhan langsung mengejarnya dari belakang dan juga masuk ke mobil masing-masing lalu melajukannya mengikuti kemana arah mobil yang dikendarai oleh Cristal.
Sesampainya di rumah, gadis itu segera memarkirkan mobilnya di garasi, diikuti juga oleh kedua lelaki tersebut.
Gadis itu segera turun dari mobilnya kemudian berlari kecil menuju arah pintu masuk rumah itu, tiba-tiba saja dia menghentikan langkahnya, dia ragu untuk masuk ke dalam rumah itu. Tapi dia juga tidak menampik bahwa dia merindukan rumahnya itu. Rumah dimana ia bertumbuh dan berkembang hingga akhirnya meninggalkan kenangan yang pahit.
" Kenapa? Ayo masuk saja. Tidak ada apa-apa!" ucap kakaknya yang juga berusaha menenangkan pikirannya.
Gadis itu kemudian memandang kakaknya, lalu kembali lagi menatap gagang pintu yang dia pegang. Dengan sedikit keberanian yang ia kumpulkan akhirnya dia membuka pintu tersebut, tanpa ia sadari kalau pipinya sudah mulai basah karena air matanya yang berlinang.
Terlihat jelas dimatanya bagaimana ayahnya sedang sekarat di pangkuannya di ruangan itu juga, tidak pernah sekalipun dalam pikirannya untuk pergi meninggalkan rumah itu, tapi sekarang ia kembali lagi meskipun hanya tinggal untuk beberapa saat saja.
Reyhan dan Leo dengan cepat memeluk gadis yang berada di depannya itu secara bersamaan.
__ADS_1
" Tidak perlu menangis, semua akan baik-baik saja. Yang lalu biarlah berlalu, Aku percaya kalau kamu bisa dan kuat" ucap Reyhan yang berusaha menenangkan gadis kecilnya itu.
" Kamu pasti bisa sayang" sahut Leo
Ditempat lain, saat ini Bu Lisa sedang bersama bersama seorang wanita yang seumuran dengan dirinya. Mereka sedang mengobrol asik di restoran sambil menikmati yang mereka pesan sebelumnya.
" Mulai besok kamu harus tinggal disana dan laporkan apa saja yang kamu lihat" tutur Bu Lisa pada wanita itu yang diketahui namanya Amanda Shin, adik iparnya.
" Beres mbak, memangnya kenapa sih ? Kenapa nggak langsung saja mbak tanya ke mereka berdua itu" Ujar wanita itu pada mbaknya.
" Iya ...iya mbak" sahut Amanda Shin dengan memutar bola mata malasnya
" Tapi mbak, bagaimana kalau benar mereka punya hubungan seperti yang mbak Lisa pikirkan. Apa yang harus mbak lakukan ?" tanya wanita itu.
__ADS_1
" Kalau memang benar mereka ada hubungan atau menjalin hubungan selain kakak dan adik, maka...." ucap Bu Lisa yang tiba-tiba menggantung perkataannya
" Maka apa mbak? Ayo jawab!" desak Amanda pada kakak iparnya
" Tidak ada jalan lain, selain menikahkan mereka dengan secepatnya. Nggak mungkin kan mereka tidak melakukan hal itu. Apa lagi gaya pacaran anak jaman sekarang kan kamu sudah tau, sungguh membuat miris sekali" tutur Bu Lisa dengan menatap adik iparnya dengan serius.
" Iya juga ya mbak. Apa mbak pernah melihat mereka tidur bareng dalam artian seranjang? tanya Amanda lagi
" Amanda, maka dari itu mbak mu ini meminta tolong sama kamu buat ngawasin mereka. Gimana sih ?" sahut Bu Lisa dengan sedikit kesal
Melihat kakak iparnya yang sedikit kesal dengannya, wanita itu tersenyum meringis ke arah kakaknya tersebut.
" Inget kalau bisa jangan sampai ketahuan" sahut Bu Lisa lagi
__ADS_1
" Gimana caranya mbak, aku kan butuh keluar nyari makan. Apa lagi Leo kan tau tantenya yang cantik ini. Masak iya aku pura-pura nggak kenal sama dia kalau pas lagi nggak sengaja ketemu !" Tanya Amanda dengan bingung dengan kemauan kakaknya itu
Bu Lisa hanya menghembuskan nafas kasarnya, dan memikirkan ucapan adiknya itu yang ada benarnya.