
" Laki-laki aneh" bisik Leny, namun ucapannya itu didengar oleh Reyhan
" Apa kamu bilang ?" kata lelaki itu dengan suara keras
" Apa? Memangnya aku bilang apa? Ci, aku pulang dulu ya.." sahut perempuan itu yang juga berpamitan dengan Cristal kemudian melenggang pergi.
Cristal yang melihat drama dari kakaknya dan sahabatnya itu hanya diam memperhatikan lalu tersenyum saat melihat kearah kakaknya.
" Ayo kita pulang" Lelaki itu mengajak adiknya keluar dari ruang itu dengan menggandeng tangan Cristal.
Gadis itu seperti anak kecil yang di gandeng oleh orangtuanya untuk diajak bepergian.
Sesampainya di lobi, tidak sengaja mereka bertemu dengan Leo, kekasih adiknya itu.
Cristal yang melihat Leo langsung melambaikan tangan kearah lelaki itu berada.
Leo pun mendekati mereka berdua, sedikit terlihat canggung dari sikap Leo maupun Reyhan, akibat kejadian waktu itu. Ini pertama kali bagi mereka merasa aneh saat bertemu, padahal mereka bersahabat.
" Rey, aku minta maaf atas kelakuanku yang waktu itu, menghajarmu sampai babak belur" ucap Leo meminta maaf
__ADS_1
" Nggak apa, aku maklum kok" jawab Reyhan dengan santai. Karena dia sudah memaafkannya. Lalu menepuk pundak Leo
Melihat Reyhan dan Cristal yang masih bergandengan tangan, Leo langsung memicingkan matanya memberi kode ke sahabatnya itu untuk melepaskan genggaman tangannya pada kekasihnya.
" Dia adikku, jadi aku juga berhak dong gandeng tangan dia atau meluk dia" tutur Reyhan dengan berbisik di telinga Leo
" Tapi dia kekasihku" sahut leo dengan mengertakan giginya
" Aku kakaknya "
" Tapi kamu cuma kakak tiri "
" Bukannya kamu juga kakak angkatnya ? Tapi malah jadiin dia kekasihmu"
" Auch....aduh...aduh... sakit...sakit " ucap kedua lelaki itu secara bersamaan lalu memegangi telinganya yang menjadi merah. Akibat di jewer oleh gadis itu.
" Kenapa aku dicuekin ?" tanya gadis itu dengan manja juga mengerucutkan bibirnya.
Para lelaki itu saling pandang dan tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepada mereka.
__ADS_1
" Ayo jalan, sebelum hari mulai gelap" ucap Reyhan pada gadis itu
" Tapi adik harus ke apartemen dulu ya, ambil baju dan keperluan yang lainnya" sahut gadis itu
" Kalian mau kemana ?" tanya Leo dengan penasaran
" Oh... dia mau aku ajak pulang kerumah dan menginap disana" Jawab Reyhan dengan santai
" Nggak perlu, langsung saja kita pulang, dirumah sudah kakak siapkan pakaian dan yang lainnya untuk mu" timpalnya lagi pada Cristal.
" Hah ??? Oke !!" Jawab gadis itu dengan tak percaya. Dia tidak habis pikir dengan kakaknya yang sudah mempersiapkan semuanya
" Apa ? Rey kamu jangan macam-macam, masak iya kamu ngajak dia pulang ke rumahmu?" tutur Leo dengan rasa tidak percaya
" Apa lagi ? Dia itu adikku, jadi aku bisa ngajak dia kemana aja. Apalagi untuk pulang ke rumah." Sahut Reyhan
" Apa ? Kalau gitu aku ikut " timpal Leo
" Ikut ? Nggak. Nggak bisa. Pokoknya kamu nggak bisa ikut, ini soal keluarga" sahut Reyhan yang tidak membolehkan Leo ikut dengannya
__ADS_1
" Apa kamu lupa Rey, dia juga sudah menjadi bagian dari keluarga aku" sahut Leo yang tak mau kalah
Dan lagi-lagi gadis itu melihat 2 laki-laki yang persis berada didepannya itu adu mulut karena dirinya. Dan itu nggak penting banget untuk dibahas menurutnya. Pada akhirnya gadis itu melipir dan meninggalkan mereka lalu melajukan mobilnya menuju rumah lamanya yang juga ia rindukan selama ini.