Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 42


__ADS_3

Di perusahaan itu tidak seorang pun yang mengetahui bahwa ada hubungan spesial antara Leo dan Cristal. Yang mereka tau hanyalah Cristal adalah adik angkat Leo dan anak angkat pak Ronal.


Sekarang ini Cristal dan Reyhan saling menceritakan sifat mereka masing-masing dan kehidupan mereka dari waktu masih kecil. Tentu saja untuk saling mempererat dan mengenal satu sama lain. Karena mereka adalah saudara, meskipun tidak kandung. Mereka saling melontarkan hal-hal yang lucu yang membuat tawa mereka semakin pecah diruangan tersebut.


---------------


Berada tepat didepan pintu, Leo mendengar suara tawa gadisnya namun dia bingung dan juga penasaran karena terdengar ada suara laki-laki juga didalam sana.


" Suara laki-laki ? Siapa itu ?" pikirnya. Segera ia membuka pintu.


Betapa terkejutnya dia saat melihat sahabat dan kekasihnya sedang duduk bersebelahan. Dia merasa terbakar api cemburu, apa lagi dia sedang dalam suasana hati yang buruk karena dipaksa untuk mengantar pulang Monica.


Bug...bug...bug..


Reyhan terjatuh akibat pukulan yang diberikan oleh Leo secara bertubi-tubi. Cristal yang melihat Reyhan kakaknya itu sudah terkapar dengan wajah yang lebam dan juga berdarah. Segera dan sebisa mungkin ia menghentikan aktivitas kekasihnya itu.

__ADS_1


" Leo, sudah jangan memukulnya lagi" pinta gadis itu yang juga sedang meneteskan air matanya, namun ucapannya tidak di hiraukan oleh laki-laki itu dan malah Leo tambah membabi buta memukuli Reyhan. Karena sudah tidak tahan dengan tindakan Leo, akhirnya Cristal mengambil vas bunga lalu melemparkannya ke lantai dan pecah, dengan cepat dia mengambil beling itu.


" BERHENTI LEO ... " teriak gadis itu dengan lantang juga memegang beling yang diarahkannya ke leher.


Mendengar teriakan dari gadisnya, Leo berhenti seketika. Betapa kaget dan panik dirinya saat melihat tindakan kekasihnya itu.


" Sayang, jangan main-main. Tolong buang beling yang ditangan mu. Itu akan membuatmu celaka " pinta Leo


" Cristal, tolong letakkan itu. Kamu bisa saja terluka " sahut Reyhan dengan susah payah untuk bicara dan dirinya juga masih terkapar dilantai.


" Kakak, aku akan segera menolongmu dan membawamu ke Rumah Sakit sekarang" ucap gadis itu sambil berusaha membuat kakaknya berdiri.


" Leo, kita akan bicara nanti " imbuhnya yang langsung menggandeng Reyhan dan mengajaknya ke Rumah Sakit.


Lelaki itu tertegun dengan ucapan Cristal, kemudian ia mendaratkan bokongnya disofa

__ADS_1


" Ada apa ini ? Apa yang sedang terjadi sekarang ? Papa ingin mendekatkan ku dengan Monica dan sekarang Reyhan dengan Cristal. ******* !!!" umpatnya


Jam pulang pun sudah tiba, ternyata Monica sudah menunggu akan kedatangan Leo. Tidak berapa lama yang ia tunggu sudah memperlihatkan batang hidungnya.


Leo yang sudah melihat Monica sedang menunggu dirinya kemudian dia menghampirinya.


" Terimakasih pak sudah berkenan untuk mengantarkan saya pulang " ucap gadis itu dengan senyum simpul.


Tanpa ada sepatah kata pun, Leo langsung pergi menuju mobilnya dan tentu saja di ikuti oleh Monica. Mereka masuk kedalam mobil tersebut. Segera lelaki itu melajukan mobilnya. Didalam mobil, tidak ada obrolan apapun baik itu dari Monica ataupun dari Leo. Karena merasa bosan, Monica memberanikan diri untuk membuka percakapan terlebih dulu.


" Ehhmmm.... pak, apa saya boleh menanyakan sesuatu ?" tanya gadis itu dengan bibir sedikit bergetar karena dia agak takut.


" Tanya apa ?" tanya balik lelaki itu dengan dingin.


" Maaf sebelumnya, perempuan seperti apa yang pak Leo lebih sukai ?"

__ADS_1


" Kamu. Bertanya tipe perempuan yang aku sukai ?" tanya balik lagi leo yang dijawab dengan anggukan yang semangat oleh Monica.


__ADS_2