Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 65


__ADS_3

" Apa kamu tipe orang yang suka merayu ?" Tanya gadis itu.


" Tidak" jawab leo dengan singkat.


" Lalu tadi itu apa ? Apa itu tidak merayu namanya ?" Tanya gadis itu lagi


" Itu tidak merayu sayang. Itu beneran dari dalam hati aku. Hem?" Ujarnya sembari menurunkan kekasihnya dari gendongannya.


" Aih.... Aku tidak mau mendengar omong kosong mu itu. Heuh!" Ucapnya dengan melipat kedua tangannya kedada.


Melihat tingkah konyol dari sang gadis, Leo dengan sengaja berpura-pura tidak melihat dan malah meninggalkannya sendirian didepan pintu. Gadis itu merasa kesal karena dicuekin oleh kekasihnya. Padahal dia melakukan hal tersebut hanya untuk mengerjai Leo saja. Merasa putus asa karena tidak dihiraukan oleh kekasihnya itu, crsital juga ikut masuk dan malah melangkahkan kaki lebih cepat kemudian menaiki anak tangga dan pergi kekamar tamu yang memang sudah menjadi kamarnya. Tentu saja gadis itu dengan berjalan tidak mau menoleh ke Leo, malah memonyongkan bibirnya sampai 15 centi.


Sesampainya dikamar, gadis itu langsung menutup pintu kamarnya. Bukannya tidur, yang ia lakukan adalah mengintip Leo melalui celah pintu yang ia buka sedikit.


" Oh itu dia, dasar laki-laki nggak peka! Nggak bisa apa melihat kalau pacarnya ini masih pengen dimanja. Malah ditinggal pergi. Dasar!!!" Umpat gadis itu pelan dan tentu saja sambil melihat kekasihnya yang berjalan menaiki anak tangga.


Disana Leo merasa kalau dirinya sedang diperhatikan. Benar saja dia melihat pintu kamar Cristal sedikit terbuka dan juga rambutnya yang terurai itu sedikit keluar. Lelaki tersebut langsung melangkahkan kakinya dengan cepat dan menuju kamarnya.


Gadis itu yang melihat gelagat Leo merasa ada yang aneh, dia menutup pintu dan berfikir sejenak.


" Kenapa dia berjalan cepat sekali ?" Tanya gadis itu pada dirinya sendiri, kemudian membuka pintunya sedikit hingga memberi celah untuk tepat ia mengintip. Dia semakin penasaran apa yang dilakukan oleh kekasihnya di kamarnya, karena dia melihat sendiri kalau Leo sudah masuk kamarnya.


Dia pun tanpa ragu langsung membuka pintu kamarnya dengan lebar, namun siapa sangka seorang laki-laki yang berbadan tinggi itu sudah berada didepan pintu. Betapa terkejutnya dirinya hingga bisa membuatnya teriak, namun sebelum teriakan itu terjadi, mulutnya sudah langsung ditutup dengan tangan Leo. Kemudian mendorongnya masuk kedalam dan Leo segera menutup pintu.


" Kenapa kamu ngintip-ngintip gitu tadi ?" Tanya lelaki itu sembari melepaskan tangannya


" Ya habis kamu menyebalkan, masak aku ditinggal pergi sendirian tadi " jawabnya dengan manja


Lelaki tersebut menghembuskan nafas kasarnya, lalu mengacak rambut kekasihnya .


" Sudah ayo tidur, sudah malam. Dan besok aku juga harus bekerja" ujarnya

__ADS_1


Mereka berdua menuju ke tempat tidur itu dan membaringkan tubuh mereka. Seperti biasa Leo selalu memeluk Cristal dari belakang saat mereka tidur bersama juga terkadang dia menciumi tengkuk gadis itu hingga merasakan geli seperti yang ia lakukan sekarang.


" Aih...sayang kalau tidur ya tidur jangan begini, aku susah tidur jadinya !" Ucapnya sembari membalikkan badan kearah Leo sehingga membuat mereka berhadapan.


" Tapi aku suka !" Sahutnya


" Jangan begitu "


" Lalu bagai mana ?" Tanya lelaki itu lagi


" Hufff.... Terserahlah, aku mau tidur" ucap gadis itu dengan putus asa.


Saat akan memejamkan matanya, Leo langsung membalik tubuh yang tingginya hampir sama dengannya itu kemudian dia sedikit menindihnya.


" Apa yang kamu lakukan?" Tanya gadis itu dengan sangat terkejut


" Aku...aku...aku" ucap Leo yang sedang memandang bibir mungil dihadapannya.


" Euhm" gadis itu mengeluarkan suara


Mendengar suara lembut gadisnya, membuat Leo tidak bisa mengontrol bagian yang dibawah sana. Begitu pun dengan Cristal yang memang menikmati setiap sentuhan yang dibelikan Leo pada dirinya.


Ciuman mereka semakin lama semakin panas, bahkan leo sudah membuka baju yang ia kenakan. Juga dengan gadis itu yang tangannya sudah mulai menjamah keseluruh bagian dada Leo.


" Apa kamu menginginkannya sayang ?" Tanya Leo


" Tapi aku takut " sahut gadi situ dengan pelan.


" Apa ini pertama kali untukmu ?"


Gadis itu hanya menjawab dengan dua kali anggukan kepalanya.

__ADS_1


" Karena ini pertama kalinya bagi mu, akan sedikit sakit "


Gadis itu terlihat takut nampak jelas dimatanya. Leo berusaha membuatnya tidak takut namun malah menikmatinya nanti yaitu dengan mencium seluruh bagian tubuh gadis itu hingga lupa bagaimana rasanya sakit saat melakukan hal tersebut untuk pertama kalinya. Lagi-lagi gadis itu melenguh menikmati sentuhan lembut dari kekasihnya.


" Apa kamu sudah siap ?" Tanya Leo dengan memastikan kekasihnya tidak merasa terlalu kesakitan.


" Iya sayang " sahut gadis itu dengan nafas yang memburu.


Segera Leo membuka seluruh kain yang menempel pada tubuhnya, begitu juga dengan Cristal yang saat ini sudah terlihat terbaring dengan tidak memakai sehelai benangpun.


Melihat bagaimana indahnya dan bagusnya tubuh Cristal juga wajahnya cantik nan rupawan membuat lelaki itu semakin bertambah gairahnya. Dengan perlahan dia memasukkannya kedalam milik kekasihnya. Dengan bersusah payah Leo berusaha tapi malah tidak membuahkan hasil. Miliknya tertidur karena gagal menembus dinding lembut yang tak kunjung jebol, akhirnya dengan berat hati dia menyudahi aksinya itu. Mengingat reaksi yang diberikan oleh kekasihnya itu juga membuatnya merasa kasian. Bagaimana tidak gadis itu berusaha menekan rasa sakit yang ia dapat dari milik kekasihnya itu.


" Kita lanjutkan besok saja " ucap lelaki itu yang membaringkan tubuhnya disamping Cristal.


" Maaf " sahut gadis itu dan tentu saja membuat bingung Leo


" Kenapa minta maaf ? Apa karena ini ?" Tanya lelaki itu dengan lembut.


" Iya" jawabnya dengan pelan


" Tidak perlu meminta maaf seperti itu, ini juga bukan kesalahanmu kan. Sudah ayo kita tidur" ujar lelaki tersebut menenangkan gadisnya


" Lalu kesalahan siapa ?" Tanya gadis itu dengan polos


" Salahkan saja sama yang dibawah sana, yang tidak mau terbuka dalam sekali pukulan" sahut Leo yang sedikit geregetan dengan kekasihnya itu.


" Bagaimana bisa dia menanyakan siapa yang salah ? Apa kamu sepolos ini ? Atau aku yang harus berusaha kuat mengajarinya hal-hal begitu ?" Leo merutuki pertanyaan untuk dirinya dalam hati.


" Sudah...sudah nggak usah dipikirkan, ayo kita tidur. Selamat malam sayang" ucap Leo dengan mengecup kening kekasihnya.


Merekapun tertidur dalam kondisi telanjang bulat dan hanya berbalutkan selimut tebal.

__ADS_1


Sekitar pukul 2 dini hari Leo terjaga dari tidurnya, sadar dengan dirinya yang masih tidak mengenakan pakaian, segera ia mengambil bajunya yang berserakan dilantai dan memakainya. Kemudian dia keluar dari kamar tersebut. Karena ia tidak ingin kedua orang tuanya tau kalau ia sudah tidur dengan adiknya itu makanya dia lebih memilih kembali kekamarnya. Tidak lupa juga ia memakai kan pakaian pada Cristal meskipun hanya pakai kaos, karena terlalu susah baginya untuk memakaikan pakaian lengkap pada orang yang tertidur dengan pulas.


__ADS_2