Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 10


__ADS_3

Gadis itu sudah sampai dirumah ya, saat masuk kedalam dia melihat ibunya sedang bersantai diruang tengah segera ia mendekati ya dan duduk didekat ibunya "aku akan pindah dari rumah ini, ibu bisa melakukan apa saja yang ibu mau dirumah ini ditambah lagi mendapatkan bagian"


"Terserah kamu, jika kamu sudah memutuskan hal itu maka akan sulit untuk kembali lagi ke rumah ini. Apa kamu mengerti? "


"Oke... Itu nggak masalah buatku" sahut gadis itu dengan ketus segera pergi ke kamarnya untuk memberikan barang-barang yang akan dibawa ya pindah ke apartemennya.


Diruang tengah Santi Chan berfikir bagaimana caranya agar dia bisa juga masuk ke perusahaan Chan Group. Segera wanita itu mengambil ponselnya yang terletak di atas meja didepannya dan menelepon pak Ronal


" halo pak Ronal, ini saya istrinya pak Jordi. Saya mau bertemu dengan pak Ronal hari ini, apa ada waktu luang? "

__ADS_1


" Iya, halo, mau bertemu dimana dan kapan bu? " pak Ronal sedikit curiga dengan wanita itu


" Di Cafe Bunga bagaimana? Besok jam delapan pagi"


"Baik bu, kita bertemu disana besok" segera pak Ronal menutup telpon nya.


Setelah menutup telfon dari bu Santi, pak Ronal menghubungi Cristal anak gadisnya itu guna memberi tau kalau ibu tirinya baru saja menelfonnya dan meminta ketemu. Tapi gadis itu tidak mengangkat panggilan dari papa angkat ya lantaran ia sibuk memilih barang-barang yang akan dibawa.


Keesokan harinya Santi Chan yang memiliki janji dengan pak Ronal untuk bertemu sedang bersiap-siap pergi tempat yang sudah ditentukannya. Setibanya dicafe tersebut wanita itu sedikit kaget dan agak gugur karena pak Ronal lebih dulu datang ditempat itu lalu ia segera menghampirinya.

__ADS_1


"selamat pagi pak Ronal, maaf saya sedikit terlambat" ucapnya dengan basa-basi, karena wanita itu datang tepat jam delapan.


"oh bu Santi, selamat pagi juga. Nggak terlambat kok. Silahkan..... Silahkan duduk ada apa ini kok sampai bu Santi mencari saya sampai-sampai ngajak ketemuan seperti ini" tutur pak ronal


"Gini pak, diperusahaan Chan Group kan saat ini belum ada yang menjabat sebagai direktur, apa bapak bisa bantu saya untuk masuk ke tempat itu atau langsung menjadikan saya direktur di perusahaan itu"


"Maaf bu jabatan itu saat ini sudah di pegang sama mbak Cristal Chan anak ibu" pak Ronal tentu saja berbohong karena dia tau kalau orang yang didepannya saat ini bukanlah orang yang baik melainkan orang yang jahat dan tergila-gila akan uang dan kekayaan.


Mendengar jawaban dan penjelasan yang diberikan oleh pak Ronal tampaknya Santi Chan sangat kecewa berat, tapi bukan Santi namanya kalau tidak punya akal dan kelicikan untuk mendapatkan apa yang dia inginkan

__ADS_1


"oh begitu ya.... Ya sudah kalau begitu saya permisi pak" wanita itu pergi meninggalkan tempat itu menuju mobilnya di area parkir Cafe tersebut. Di dalam mobil dia berfikir dan sedikit emosi " sialan, cepat sekali anak itu sudah menduduki jabatan direktur, ini nggak bisa dibiarkan aku harus bertindak. Tapi gimana caranya aku bisa masuk ke perusahaan itu" umpat wanita itu. Dengan segera ia melakukan mobilnya menuju jalanan ibu kota yang sangat ramai dan menuju sebuah restoran guna untuk mengisi perutnya yang sudah lapar itu. Setelah selesai menikmati makanannya ia pun langsung pulang kerumahnya.


__ADS_2