Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 25


__ADS_3

Dilain tempat, Bu Santi Chan ibu tiri Cristal sedang menunggu seseorang di bandara.


" Oh... itu dia" kata wanita itu dengan berbunga saat melihat seorang anak laki-laki yang menyeret koper jalan menuju kearahnya. Dengan cepat wanita itu memeluk laki-laki itu.


" Akhirnya sampai juga kamu dijakarta" ucap wanita itu " ayo...ayo cepat kita masuk mobil dan pulang kerumah" imbuhnya.


" Ma, maaf ya Reyhan nggak bisa ikut acara upacara pemakamannya papa" ucap laki-laki itu dengan rasa bersalah.


" iya nggak apa-apa nggak usah dipikir terlalu serius " sahut wanita itu dengan santai.


" Ma, aku dengar papa punya anak gadis ya " tanya Reyhan yang membuat mamanya sedikit kaget.

__ADS_1


" iya tapi dia sudah pindah dari rumah setelah papanya meninggal " jawab wanita itu.


" Siapa namanya ma ? Aku belum pernah tau dan belum pernah lihat dia semenjak mama menikah lagi dengan papanya dan mungkin saja kami bisa berteman " ujar Reyhan dengan rasa ingin taunya.


" Namanya Cristal, kamu nggak usah deket-deket sama dia" sahut wanita itu dengan kesal.


Laki-laki itu bernama Reyhan Latero umurnya masih 25 tahun. Kenapa nggak pakai nama belakang Chan seperti ibunya ? Karena Latero adalah nama dari papa kandungnya, dia baru saja datang dari Australia, dia sekolah di Inggris dan dia juga berteman dekat dengan Leo. Bu Santi Chan adalah ibu kandungnya, ibunya menikah dengan papanya lalu saat bisnis papanya hampir bangkrut dia meninggalkannya dan papanya di Australia lalu pergi menikahi duda kaya raya yaitu Jordi Chan. Karena papa Reyhan sudah meninggal akibat kecelakaan mobil maka dia pergi ke Indonesia untuk mencari mamanya.


" Waaah... ini rumah besar banget ma, lebih besar yang di Australia" ucap Reyhan dengan mata berbinar-binar.


" Kamarmu diatas nomor tiga dari kanan" wanita itu memberi tau sambil menunjuk kamar yang dimaksudnya dari lantai bawah.

__ADS_1


Reyhan segera naik mencari kamarnya juga membawa barang miliknya itu. Tanpa sengaja dia melihat satu kamar yang masih berantakan dari depan pintu. Ya.. itu adalah kamar milik Cristal, dia belum merapikan kamarnya lagi saat selesai memilih barang yang dia bawa pindah kemarin. Lalu Reyhan melanjutkan langkahnya menuju kamar yang ditunjuk oleh ibunya.


Sesampainya dikamar itu dia langsung merapikan pakaiannya dan memasukkannya kedalam lemari. Selesai dengan kegiatannya Reyhan turun mencari mamanya karena dia merasa lapar. Dia tidak menemukan ibunya, lalu dia pergi kearah dapur disana ada mbok Mira pembantu dirumah itu yang sedang menyiapkan makan siang.


Makanan yang di buat mbok Mira sudah matang dan siap di hidangkan. Reyhan yang sedari tadi duduk menunggu makanannya tiba, sekarang dia bisa menikmati makanan itu.


Diperusahaan dua sejoli yang saat ini berada di sebuah kamar, dimana tempat itu adalah ruang rahasia karena berada dibalik lemari buku yang besar hampir seperti dinding pembatas di ruang kerja direktur. Mereka bersenda gurau sambil menikmati makanan ringan yang tersedia dan menonton televisi.


" Sayang, apa kamu nggak lapar ? ini sudah siang lho " Tanya Leo pada kekasihnya yang sedari tadi menyandarkan kepalanya dipundak leo.


" Heemm, aku nggak begitu lapar sayang" jawab gadis itu dengan menengadahkan wajahnya kearah Leo.

__ADS_1


Tokk...tokk...tokk


Suara ketukan pintu terdengar dari dalam kamar, segera Leo keluar dari kamar itu menuju ruang utama yaitu ruang kerja dan pergi membuka pintu.


__ADS_2