Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 13


__ADS_3

Leo saat ini yang dirumah sendirian didalam kamarnya merasa bosan ia pun pergi keluar untuk mencari udara segar dengan menaiki sepeda mengelilingi jalanan komplek rumahnya " enaknya sepedaan kayak gini " batinnya sambil mengayuh sepedanya.


Hari sudah mulai sore bahkan sudah petang Leo pun mengayuhkan sepedanya menuju arah rumahnya, pas ditengah jalan dia melihat mobil papanya masuk kegang komplek rumah


"Itu mobil papa udah datang, ikutin dari belakang ah" ucapnya dengan pelan.


Didalam mobil, Bu Lisa yang melihat orang naik sepeda dari kaca spion, dia pun menoleh kebelakang dan benar saja ada seorang laki-laki memakai jaket hitam, kacamata hitam sedang menaiki sepeda membuntuti mobilnya. Bu Lisa pun merasa panik lalu bilang pada suaminya " pa...pa... kita diikutin orang. Orangnya dibelakang kita pah" ucapnya dengan tangan gemetar.


" Masak sih ma " jawab suaminya itu dengan santai dan rasa tak percaya.


" Beneran pah, coba tengok kebelakang"

__ADS_1


Mereka berdua menengok kebelakang secara bersamaan dan benar saja ada orang yang mengikutinya. Dengan cepat pak Ronal melajukan mobilnya dengan hati-hati tapi agak cepat dan mengelilingi komplek itu dan tak disangka anak itu masih saja bisa mengejarnya. Pak Ronal pun segera keluar dari jalanan komplek rumahnya menuju jalan raya.


Leo yang sedari tadi mengikuti mobil papanya dari belakang merasa bingung " itu papa kenapa sih kok malah keliling komplek bukannya pulang. Eh... malah balik lagi ke jalan besar, udah deh aku pulang aja kalau begitu dasar orang tua" umpat Leo menuju arah jalan pulang.


Dijalan pak Ronal dan Bu Lisa segera memutar balik mobilnya untuk segera pulang


" semoga anak laki-laki itu sudah tidak ada ya pah" kata Bu Lisa dengan takut.


Sesampainya didepan pintu gerbang rumahnya Bu Lisa cepat-cepat yg turun dari dari mobilnya untuk buka pintu gerbang dengan cepat pak Ronal memasukkan mobilnya kedalam garasi, Bu Lisa secepat kotak menutup pintu itu dan menyusul suaminya.


Segera merea memasuki rumah, saat melihat anak laki-laki nya sedang memasak di dapur Bu Lisa pun mendekatinya " kamu lagi masak apa nak " tanya Bu Lisa pada leo

__ADS_1


"Leo... masak mie kuah sama telur dadar ma, aku laper lah ma habis papa sama Mama pulangnya malam begini" ucap leo dengan memanyunkan bibirnya. Sebenarnya nggak malam banget ya cuma sekitar jam delapan.


" Papa seharusnya sampai dirumah itu nggak semalam ini, semua gara-gara bocah tengik itu" ucap pak Ronal dengan sangat kesal.


" Bocah tengik ?? maksutnya" tanya leo dengan bingung


" Iya sayang, tadi mama sama papa pas sampai digang masuk jalan dekat rumah kita ada anak laki-laki yang ngejar mobil kita, terus papa sengaja tuh muter-muter komplek biar dia bingung" tutur Bu Lisa dengan pada Leo dengan bangga karena dipikirnya dia bisa menghilangkan jejaknya pada laki-laki itu.


" Awas aja kalau papa ketemu laki-laki yang itu lagi, papa bakal laporin dia kepolisi biar masuk penjara" sahut pak Ronal dengan antusias sambil menggenggam tangannya.


" Orangnya pakai jaket hitam, kacamata hitam, naik sepeda juga ya pa ? tanya Leo dengan santai

__ADS_1


" Iya betul. Kok kamu tau ? apa dia juga ngikutin kamu ? Awas nanti kalau ketemu, dasar bocah tengik kurang ajar" kata papanya dengan nada sedikit emosi.


__ADS_2