Kebahagiaan Sang Gadis

Kebahagiaan Sang Gadis
Episode 16


__ADS_3

Sadar apa yang ia lakukan Leo pun melepaskan tangannya dan mengkomando gadis itu dari sampingnya.


" Kakimu harus selebar bahu, lutut agak ditekuk, dengan tubuh miring sekitar empat puluh derajat kearah sasaran. Tempelkan pipimu pada gagang senapan. Kembangkan ayunan mu dan .... tembak "


Dorrr....dorrr....dorrr


Suara tembakan dari senapan Cristal. Ia menembak sebanyak tiga kali dan hasilnya tepat sasaran.


" Kamu cepat sekali belajarnya " puji Leo pada gadis itu.


" Kamu bisa aja hehehe... siapa dulu pelatihnya " sahut gadis itu.

__ADS_1


Merekapun tertawa bareng. Jam sudah menunjukkan pukul dua belas siang, semua orang yang di tempat itu sudah pergi untuk istirahat, begitupun dengan Leo. Ia mengajak Cristal untuk makan siang bareng di kantin, sesampainya di kantin Leo meminta gadis itu mencari tempat duduk sedangkan dirinya menuju ketempat makanan, tidak butuh waktu lama Leo sudah membawa dua porsi makan siang dan menghidangkannya didepan Cristal.


" Ini makanannya, aku nggak tau makanan apa yang kamu suka, aku ambil dua porsi gado-gado" Jelas laki-laki itu dengan menyodorkan piring yang ia pegang dan duduk berhadapan dengan Cristal.


" Aku makan apa aja kok, nggak milih-milih makanan yang penting enak" tutur gadis itu yang langsung menyuapkan sesendok gado-gado ke dalam mulutnya.


Setelah makan mereka kembali menuju ruang latihan lagi, bukannya lanjut latihan mereka malah duduk di kursi sedang asik ngobrol.


" Aku juga kenyang banget, porsinya terlalu banyak " jawab Leo yang juga mengelus perut ratanya.


"........"

__ADS_1


Leo memperbaiki duduknya lalu menghadap ke arah Cristal. Dengan tanpa ragu menyatakan perasaannya pada Cristal.


" Cristal... kamu mau nggak jadi pacarku. Aku tau ini terlalu cepat dan kita baru satu bulan yang lalu saling kenal, tapi aku nggak bisa terus-terusan nyembunyiin perasaan ini " jelas Leo


Muka gadis itu menjadi merah merona, dia tersenyum malu " iya aku mau " jawabnya.


Leo yang mendengar jawaban dari Cristal langsung berdiri dari tempat duduknya dan memeluk gadis itu dengan erat. Betapa bahagianya seorang Leo Shin yang yang menyatakan cinta langsung diterima sama sang pujaan hatinya " Aku punya pacar uuuhuu yeah aku punya pacar " ucapnya sambil teriak. Orang yang berada di ruangan itu hanya bisa melihat kekonyolannya dan tertawa.


Setibanya di apartemen Cristal langsung mengambil ponselnya yang di dalam tas dan mencari nomor kontak leo lalu mengganti namanya dengan sebutan sayangku. Dada gadis itu sedang bergejolak karena ini pertama kalinya ia mempunyai pacar setelah sekian lama dia mendambakan seorang kekasih tapi selalu dilarang oleh ayahnya, karena ia harus menyelesaikan sekolahnya. Dia senang bukan main sampai-sampai harus berguling-guling di atas ranjangnya yang kini berantakan karena ulahnya. Karena merasa lelah dengan apa yang di lakukannya, ia pun langsung beranjak dari ranjangnya lalu pergi kekamar mandi untuk membersihkan badannya kemudian dia langsung pergi tidur.


Dilain tempat Leo yang baru sampai dirumahnya langsung disambut oleh papanya dan diajak duduk diruang tamu untuk membicarakan penawaran papanya itu untuk bekerja di perusahaan Chan Group " Leo ayo duduk..duduk..duduk "

__ADS_1


" Papa, minggu depan Leo akan bekerja di perusahaan itu. Dan sesuai yang papa bilang aku mau jadi direktur, tapi sementara ya sampai yang anak yang punya perusahaan itu mau jadi direktur yang asli " ucap laki-laki itu dengan santai pada papanya.


__ADS_2