
Mobil melaju dengan kencang membelah ramai nya lalu lintas di jalan...
Ratu menangis terisak sambil mengendarai mobil nya...keadaan hati nya saat ini sedang sangat terluka akibat masalah yang baru saja terjadi....
Ciitt....
Ban mobil berdecit saat ratu tiba tiba mengerem dan memberhentikan mobil nya di pinggir jalan ...
"Bodoh...bodoh akkkhhh.....!!!" Geram nya meneriaki diri nya sendiri
'Dasar brengsek kamu mas Dimas...sekali penghianat tetap penghianat...aku sangat membenci mu mas...'
Dugh...
Ratu memukul setir mobil nya untuk melampiaskan emosi yang sedang memuncak...
Hiks...
Hiks...
Hiks....
'kali ini tidak akan ada kata maaf lagi untuk mu mas...aku akan melakukan yang seharus nya aku lakukan sejak dulu' gumam ratu
Lalu dia menoleh kearah samping kursi nya...seorang bocah laki laki yang begitu polos sedang memandang nya bingung...
"honey...maafin mama ya sayang,udah buat kamu takut" ucap ratu sambil mengecup jemari Willi
"Kamu satu satunya penyemangat mama sayang...demi kamu,mama akan kuat menghadapi semua yang akan terjadi,,,mama sayang banget sama Willi," ucap ratu sambil menangis
'sekarang aku mau cari hotel dulu...kalau bisa jauh dari sini,biar mas Dimas gak bisa nemuin aku,'
Ratu pun menghidupkan kembali mesin mobil nya dan meninggalkan tempat itu...
Setelah lama berkendara...sampai lah ratu di sebuah hotel yang jauh dari kota,tepat nya di daerah Bogor Jawa Barat...
Tempat yang sangat cocok untuk menenangkan diri...
'untuk sementara aku akan tinggal di sini dulu,sampai hatiku tenang dan bisa berfikir rencana apa yang akan aku lakukan selanjut nya,' gumam ratu
Ratu pun turun dari mobil ,kemudian membuka pintu sebelah mobil nya dimana Willi berada...setelah menurunkan Willi,ratu pun mengambil koper nya yang ada di kursi belakang...
Ratu berjalan sambil menggandeng Willi dan menggeret koper nya memasuki hotel tersebut...
Sementara dari jarak yang tak begitu jauh,seorang pria sedang memotret ratu dan melaporkan nya pada seseorang...
'haahh....akhir nya bisa istirahat juga,' ucap ratu setelah mendapat kan kamar di hotel itu.
"Mama...lapel" ucap Willi pada ratu dengan wajah polos nya
"Ya ampun sayang ...mama Sampek lupa belum mamam ciang ya...maafin mama ya sayang ," jawab ratu merasa bersalah
Ratu pun memesan makanan dari fasilitas service room di hotel itu...
Tok
__ADS_1
Tok
Tok
Ceklek
"Ini pesanan nya Bu..." Ucap seorang wanita berseragam serba pink yang tak lain adalah karyawan di hotel itu
"Terima kasih ya," jawab ratu mengambil makanan nya dan menyelipkan lembaran uang berwarna biru untuk karyawan itu sebagai tip
"Sama sama Bu...permisi," ucap karwayan wanita itu dengan tersenyum
Ratu pun segera memberi makan Willi yang sudah terlihat kelaparan...akibat masalah yang terjadi,ratu sampai lupa jika perut nya dan perut Willi belum terisi makanan...
Setelah mereka menghabiskan makanan tersebut...Willi pun merasa ngantuk dan meminta rebahan di atas ranjang ...tak butuh waktu lama,terlihat Willi sudah terlelap dengan nyenyak nya.
"Maafin mama ya sayang...kamu harus berpisah dengan papa mu...maafin mama"!! Ucap ratu sambil membelai kepala Willi yang sedang tertidur
Ratu pun ikut membaringkan tubuh nya sambil memeluk Willi...tak lama dia pun ikut terlelap.
Drrt...
Drrt...
Ratu terbangun dan mengucek mata nya yang masih mengantuk... Ponsel nya bergetar menandakan jika ada telpon atau chat yang masuk...
Di ambil nya ponsel yang sempat dia letakkan di nakas samping ranjang ... Di lihat nya banyak sekali miscall dan wa yang masuk...sebagian besar adalah panggilan dari Dimas dan chat nya yang begitu banyak . Ratu tak ada keinginan sedikitpun untuk membuka nya. Namun ada miscall dari bara,dan ada satu chat juga...
'tolong angkat telpon ku,ratu,' isi chat dari bara
Tuuut...
Tuutt...
Tak butuh waktu lama,panggilan ratu pun langsung di angkat oleh bara...
"Hallo ...kamu dimana ?" Tanya bara begitu panggilan tersambung
"Memang kenapa? Apa kamu di suruh mas Dimas untuk menanyai dimana aku sekarang ?" Tanya ratu sedikit kesal
"Tadi suami mu datang kerumah papa mu,dia fikir kamu ada disana," jawab bara
"Oh...biarkan saja dia mencari ku...aku tidak mau bertemu dengan Dia saat ini," ucap ratu bernafas lega
"Apa pun masalah yang menimpa mu sekarang,sebaik nya kamu jangan bertindak gegabah .lebih baik kamu balik kerumah papamu,karna di luar belum tentu aman," ucap bara memperingati
"Tapi...." Jawab ratu sedikit ragu
"Sudah lah ..sekarang katakan dimana kamu sekarang,biar aku menjemput mu. Jika kamu berada di rumah beliau,aku lebih mudah untuk melindungi mu," ucap bara sedikit memaksa
"Heemmm baik lah. Mungkin perkataan mu ada benar nya. Aku sekarang berada di hotel garden yang terletak di Bogor ..." Jawab ratu akhirnya menurut pada ucapan bara
"Oke...aku akan jemput kamu sekarang ,tunggulah," ucap nya lalu memutus sambungan telpon
Ratu pun bersiap siap sambil menunggu jemputan dari bara...
__ADS_1
Satu jam kemudian bara akhir nya menelpon ratu...
"Hallo ratu...aku sudah di loby,keluar lah," ucap bara di seberang telpon
"Oke...aku keluar sekarang ," jawab ratu
Ratu pun keluar dari kamar,sambil menggendong Willi yang masih terlihat ngantuk,dengan langkah yang hati hati ,ratu berjalan sambil menggeret serta koper nya.
Begitu sampai di ruang reservasi,bara pun berjalan menghampiri ratu dan membantu menggendong Willi ...sedangkan ratu menuju ke resepsionis untuk melakukan cek out terlebih dahulu.
Setelah semua selesai...ratu dan bara pun berjalan menuju parkiran hotel.
"Mana kunci mobil mu,biar aku yang menyetir," ucap bara meminta kunci mobil ratu,karna bara tak membawa mobil. Dia sengaja menggunakan taksi online untuk bisa sampai ke tempat itu,agar lebih mudah mereka kembali dengan hanya mengendarai satu mobil saja.
Tak ada obrolan apapun saat mereka dalam perjalanan. Ratu sedang memangku Willi yang kembali tertidur karna tadi masih merasa ngantuk...
Setelah perjalanan yang cukup panjang...sampai lah mereka di depan pintu gerbang setinggi hampir 2 meter yang menutupi rumah yang ada di dalam .
Tin...
Bara membunyikan klakson...seorang pria paruh baya pun membuka sedikit bagian gerbang dan melihat jika bara yang datang,gegas dia membuka kan pintu gerbang agar mobil ratu bisa masuk ke dalam ...
Dia adalah pak Joko, satpam yang baru bekerja beberapa bulan di sana setelah satpam lama berhenti bekerja karena pulang ke kampung nya.
Setelah menutup kembali pintu gerbang...pak Joko pun berlari menghampiri mobil ratu yang di kendarai bara...
Bara pun turun dari mobil...dan berjalan berputar hendak membukakan pintu samping mobil.
Ratu turun dari mobil dan berdiri memandangi rumah sang papa yang menyimpan begitu banyak kenangan di hidup nya... Walaupun ayah nya seorang pebisnis sekaligus mafia,namun ayah nya begitu sayang pada ratu. Dia di perlakukan bak seorang ratu di rumah mewah itu... Karena itu lah ayah nya memberikan nama ratu saat dia lahir...
Ibunya ratu sudah meninggal sewaktu melahirkan ratu... Ibunya mengidap penyakit komplikasi saat mengandung ratu di rahim nya. Dokter sudah menyaran kan untuk membatalkan kehamilan nya,namun ibu nya ratu tetap yakin ingin melahirkan anak pertama nya tersebut... Suami nya hanya bisa pasrah dengan keras kepala istri nya tersebut... Dan pada akhir nya,tepat setelah ratu lahir,ibu nya sempat koma selama 2 hari . Dalam keadaan sadar namun kritis,ibu nya berpesan pada sang suami untuk menjaga dan mencintai ratu sebaik mungkin...setelah pesan terakhir di ucapkan,ibu nya ratu pun menghembuskan nafas terakhir nya....
"Pak Joko...kenalkan ini ratu,dia adalah anak tunggal dari almarhum pak Wijaksono,pemilik rumah ini," ucap bara pada satpam yang bernama Joko tersebut....
"Oh begitu ,maaf saya belum mengenal non ratu...karna saya baru bekerja di sini," jawab Joko sambil menundukkan badan nya memberi hormat
Tak lama terlihat 2 orang wanita keluar dari rumah menghampiri mereka. Yang mana salah satu nya adalah bik Darsi,seorang pelayan senior yang sudah bekerja belasan tahun di rumah itu,sejak ratu masih kecil...
"Ya ampun...non ratu. Bibik kangen banget sama non ratu,kenapa lama sekali tidak kerumah ini?" Tanya bik Darsi sambil memeluk tubuh ratu.
"Iya bik...maaf ya. Gimana kabar bibik,sehat kan ? Jawab ratu
"Alhamdulillah,,,bibik sehat non. Bibik senang banget bisa ketemu sama non ratu lagi... Ini pasti den William ya non...ya ampun ganteng banget " ucap bik Darsi sambil mencubit gemas pipi Willi,,,
Semua orang disana tampak bahagia atas kedatangan ratu di rumah itu. Dan mereka menyambut nya pun dengan suka cita.
******
Mansion Kevin...
'ternyata kamu kembali ke rumah papa mu...' gumam bara saat melihat foto yang dikirimkan anak buah nya ke ponsel nya
'bagus Sinta...tak sia sia aku mengajak mu kerja sama,,,kamu memang benar benar licik.' ucap Kevin tersenyum miring
Aku akan terus membuat hubungan mu dengan suami mu itu semakin menjauh ratu...sampai kalian benar bebar pisah...setelah itu baru aku akan membawamu kesini,untuk menjadi milikku...!!!"
__ADS_1
*Bersambung