Kehadiran Sang Pelakor

Kehadiran Sang Pelakor
bab 74. Terbongkar nya sebuah kenyataan


__ADS_3

Bab 74


Beberapa bulan telah berlalu,rumah tangga Kevin dan ratu semakin harmonis. Tak ada lagi gangguan dari pelakor semenjak Kevin mengeluarkn maya dari perusahaan nya sesuai dengan keinginan sang istri tercinta.


Hari-hari ratu lalui penuh dengan kebahagiaan. Bagaimana tidak? Ratu memiliki suami yang tampan paripurna,tajir melintir,setia overdosis,penyayang akut,dan masih banyak lagi.... (Canda ya guys hehe)


Kevin semakin membebaskan ratu kemana saja,asal dalam pengawalan bodyguard bayangan utusan Kevin. Bahkan ratu bebas keluar masuk kantor maupun mension Kevin tanpa harus meminta ijin terlebih dahulu. Ratu juga sekarang sudah mulai mengikuti arisan ibu-ibu dari kalangan sosialita,kebanyakan mereka adalah para istri kolega bisnis Kevin.


"Kevin kemana ya,kok belum pulang juga sih_" ujar ratu merasa cemas.


Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore,biasa nya kevin sudah berada dirumah,tapi sampai sekarang Kevin juga belum sampai. Ratu sangat khawatir,karena tak biasa nya Kevin seperti ini,bahkan ratu sudah menelpon berulang kali namun ponsel Kevin tidak aktif.


"Igor...Igor!!!" Teriak ratu memanggil sang bodyguard


Lelaki berbadan tegap itu langsung datang menghampiri sang nyonya.


"Ya nyonya,ada apa?" Igor sudah berdiri di hadapan ratu


"Coba kamu hubungi Kevin,kenapa Jam segini belum nyampek dirumah,ponsel nya juga tak aktif,aku cemas igor_" titah ratu


Mengikuti perintah sang nyonya,Igor langsung mengeluarkan ponsel nya dan menghubungi ke nomor Kevin,tapi hasil nya sama,ponsel kevin sedang tidak aktif.


"Masih belum aktif nyonya,saya akan coba hubungi ke nomor supir tuan Kevin_" ucap Igor pada ratu


Igor kemudian mencoba menghubungi nomor supir yang mengemudikan mobil kevin,tapi tak diangkat. Igor tak menyerah,dia mencoba menghubungi kembali tapi tetap tak diangkat.


"Bagaimana?" Tanya ratu penasaran


"Gak diangkat nyonya...sudah berapa kali saya menelponnya tapi tak diangkat juga_" ujar igor menjelaskan


" ck...bikin cemas orang saja sih,udah gak bisa di hubungi,kemana sih kamu Vin!!!" Gerutu ratu sambil mondar mandir


"Igor...cepat siapkan mobil,kamu antar saya ke mension Kevin,mungkin saja Kevin ada disana,cepat!!" Titah ratu


"Tapi nyonya ,saya..."


"Turuti perintah saya Igor...cepat!!!" Sela ratu memaksa Igor


Igor tak berani membantah perintah sang nyonya besar,diapun langsung berlari menyiapkan mobil sesuai permintaan ratu.


Tak lama kemudian mobil pun sudah terparkir di depan rumah,ratu langsung bergegas masuk kedalam mobil. Setelah ratu masuk,Igor langsung tancap gas menuju mension Kevin.


Dalam perjalanan,ratu mencoba kembali menghubungi ponsel kevin,berharap nomor kevin sudah aktif,namun tetap saja nihil,telpon ratu tak tersambung karena ponsel Kevin masih mati.


"Cepetan Igor...perasaan saya makin gak enak,gak biasa nya Kevin seperti ini,saya takut terjadi sesuatu dengan Kevin_" tukas ratu semakin cemas


Melihat sang nyonya semakin Cemas,Igor pun langsung menambah kecepatan laju mobil,beruntung lalu lintas tak begitu macet,sehingga mobil bisa melaju dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


Tak lama kemudian mereka pun sudah sampai di mension Kevin. Terlihat ada 2 mobil terparkir di carport Mension Kevin,dan salah satu mobil tersebut adalah mobil sang suami.


"Tuh kan bener...Kevin ada disini.hiiisss...ngapain sih dia disini lama-lama,pakek matiin ponsel segala!!!" Gerutu ratu langsung berjalan masuk kedalam mension kevin


"Nyonya_" pengawal yang berjaga di depan pintu masuk langsung membelalakkan mata nya. Mereka tak menyangka akan kedatangan sang nyonya besar.


"Dimana Kevin? Apa dia ada didalam?!" Tanya ratu pada pengawal tersebut


"A-ada nyonya...tapi tu-tuan kevin sedang di..." ratu mengerutkan dahi nya melihat pengawal tersebut seperti orang gagap,wajah mereka pun terlihat panik


"Kalian ini kenapa? Kok ketakutan gitu,emangnya aku hantu!!! Tinggal jawab saja,dimana Kevin?" Ratu kembali bertanya


Igor yang baru datang pun langsung menoleh pada kedua pengawal tersebut.


"Ada apa nyonya?" Tanya Igor pada ratu


"Ini loh,mereka berdua ketakutan gitu,padahal aku cuma tanya dimana Kevin,tapi mereka malah kayak orang gagap jawab nya_" ujar ratu merasa kesal


Kedua pengawal itu menatap wajah Igor,dan mereka seperti memberikan sebuah kode,Igor pun langsung mengerti,karena mereka terbiasa memakai bahasa isyarat untuk berkomunikasi dalam situasi darurat.


Baru saja Igor ingin menjelaskan pada ratu,tiba-tiba terdengar suara letusan senjata api dari sebuah ruangan...


Dooorrr!!!


Doorrrr!!!


"HAH!!!" Ratu terkejut dan langsung menoleh ke sumber suara


"Tunggu nyonya_" igor mencoba mencegah ratu,tapi langkah nya kurang cepat,ratu sudah sampai di depan ruangan itu


"Kau mau membunuh ku,bunuh saja Vin,bunuh,hahaha!!! Kau menikahi perempuan itu untuk balas dendam kan!!  Karena papa nya yang sudah membuat papamu di hukum mati... Papamu yang sudah menabrak papa perempuan itu,dan papamu di vonis mati,seharus nya sekarang kau juga bunuh anak nya,bukan malah asyik meniduri nya setiap malam !!!"


Ratu bisa mendengar suara seseorang didalam sana. Dada ratu terasa sesak,tubuh nya tiba-tiba saja terasa lemas,rasanya ingin pingsan,akan tetapi ratu mencoba untuk kuat.


"Dasar pembohong kau Danu. Jelas-jelas kau yang sengaja menabrak pak Wijaksono menggunakan mobil papa ku. Saat papa di tangkap,kau tak membela nya sedikit pun,malah kau dengan tenang nya melihat papaku di vonis hukuman mati,setelah itu kau racuni otakku untuk membalas dendam pada orang yang salah...ratu tidak tau apa-apa Danu,kau yang harus nya bertanggung jawab!!!"


Ratu sudah tak tahan,dengan mengumpulkan segenap keberanian,ratu menerobos masuk kedalam ruangan itu yang pintu nya tak tertutup rapat.


Braaakkkk!!!


Semua orang yang berada diruangan itu langsung terkejut ketika pintu di buka,dan mereka semakin shock ternyata yang membuka pintu barusan tak lain adalah ratu.


"Ratu!!!" Ujar Kevin sangat terkejut


"Hahaha...ini dia biang kerok nya,seharus nya kau sudah berada di neraka menyusul papamu...atau kau mau jadi teman ranjang ku,pasti tubuh mu sangat harum,makanya keponakan ku ini sangat tergila-gila dengan mu...hahaha!!" Ujar Danu mencemooh ratu


"Kurang ajar,jaga ucapanmu Danu!!!"

__ADS_1


Bugh...bugh !!!


Kevin meninju wajah Danu,membuat wajah danu semakin babak belur. Terlihat hidung Danu sedikit miring dan mengeluarkan darah segar.


"Kau terlalu naif Vin...kau sudah di butakan oleh cinta. Padahal kau bisa mencicipi wanita manapun yang lebih sexy dari dia...papamu saja dulu seorang badboy,masak anak nya bucin kayak gin,hahaha...!!" Danu terus saja mengoceh,padahal seluruh tubuh nya sudah babak belur


"Vin...apa yang ku dengar tadi semua nya benar? Kau menikahi Ku hanya untuk balas dendam?" Tanya ratu lirih sambil menatap wajah sang suami


"Hahaha...ya jelas,sebentar lagi kau juga akan di buang oleh Kevin,gak mungkin Kevin benar-benar mencintai mu...Kevin sudah memilih wanita lain sebagai pendamping nya,kau kenal celine kan? Kevin sengaja menyembunyikan celine di sebuah pulau milik Kevin,supaya Kevin leluasa menemui nya disana,lalu mereka bercinta sepuas nya_"  sela Danu berusaha memperkeruh keadaan.


"Apa benar Vin?" Ratu meminta penjelasan


"Nggak ratu...itu fitnah,jangan dengerin ocehan pembohong seperti dia!!" Ujar Kevin menunjuk wajah Danu


"Itu benar!!!" Danu tersenyum licik


"Nggak !!! Bentak kevin


"Benar!!!"


"Nggak!!"


"Benar hahaha!!"


Diaaaammmmm!!!


Dooooorrr!!!


Karna tersulut emosi,kevin terpaksa menembak mati Danu. Terlihat Danu tergeletak di lantai sudah terbujur kaku dengan luka tembakan di kepalanya.


"Haahhhh!!" Ratu histeris,tubuh nya bergetar karena menyaksikan langsung pembunuhan di depan mata nya


"Ka-kamu membunuh nya vin_" ratu menutup mulut nya dengan kedua tangan,kepalanya terus menggeleng tak percaya dengan apa yang dia saksikan


Kevin melempar senjata api nya,dan melepas sarung tangan nya,kemudian dia berjalan menghampiri ratu.


"Ratu _" Kevin sudah berada tepat di hadapan ratu,Kevin ingin memegang tubuh ratu,namun ratu langsung menghindar


"Jangan sentuh aku Vin..._" tolak ratu mundur beberapa langkah


"Aku bisa jelaskan...maaf kamu harus menyaksikan ini semua_" ujar kevin mencoba menenangkan sang istri yang masih terlihat ketakutan


Tanpa mengucapkan sepatah katapun,ratu berbalik badan dan langsung berlari keluar dari ruangan itu.


"Tunggu ratu !!!" Kevin berusaha mengejar nya,namun ratu sudah masuk kedalam mobil dan pergi mengendarai sendiri mobil tersebut


"****!!! Fuucckk!!! Kevin memaki diri nya sendiri

__ADS_1


* * * * * * *


*. Bersambung


__ADS_2