
Bab 73. (Part 2)
"huh...apa-apaan pak han menawari aku pekerjaan gila kayak gitu... masak aku disuruh jadi bintang film b*Kep,iiihhh....amit-amit!!!" Sinta masih saja bergerutu pasal tawaran pak Handoko barusan
Setelah selesai menemui pak handoko di kantor nya,Sinta langsung beranjak pergi meninggalkan tempat tersebut. Dia sangat kesal dengan pak Handoko yang menganggapnya wanita murah*n.
Taksi yang sudah dipesan Sinta melalui aplikasi akhirnya sudah tiba,tanpa membuang waktu,Sinta langsung saja masuk ke taksi tersebut. Driver taksi online itu pun langsung tancap gas menuju lokasi sesuai titik yang dipilih Sinta.
Tak lama Sinta pun sudah sampai di sebuah mall di tengah kota. Dia berniat ingin jalan-jalan sebentar di mall itu untuk sekedar menghibur diri sendiri.
"Ini pak...makasih ya _" ujar Sinta sambil menyerah kan selembar uang berwarna biru pada driver taksi
"Makasih mbak...saya permisi dulu_" setelah menerima pembayaran,driver tersebut langsung pergi meninggalkan tempat itu
Sinta berjalan masuk kedalam mall itu. Sinta memandangi satu persatu pakaian,acsesoris,dan barang-barang lain khusus wanita yang terpajang dalam etalase besar di depan toko-toko barang bermerk. Sebagai seorang wanita,sinta sangat ingin membeli barang-barang itu,akan tetapi keadaan memaksa nya untuk mulai berhemat dari sekarang,jika uang tabungan di gunakan untuk membeli barang-barang seperti itu,lama kelamaan uang nya pasti habis.
Krrruuukkkk....!!!
"Ya ampun...perut ku laper banget!!! Lebih baik aku cari makanan dulu ah,daripada masuk angin_" ujar Sinta sambil terus berjalan mencari tempat makan di mall tersebut
"Kayak nya enak tuh...aku makan disana saja ah,gak terlalu mahal juga harga nya_" Sinta menuju sebuah restoran seafood yang tidak begitu mahal harga makanan nya.
Sinta berjalan menuju restoran seafood tersebut,namun tiba-tiba mata nya menyorot pada seorang lelaki yang sedang berjalan sendirian menuju restoran yang Sama.
"Itu kan Rio...asisten nya Kevin. Ngapain dia sendirian disini_" gumam Sinta masih memandangi lelaki itu
Tak ingin merasa penasaran,Sinta pun masuk ke restoran sambil berjalan mengikuti lelaki tersebut.
"Oh...dia lagi ketemuan sama cewek rupanya. Hem...ternyata dia doyan perempuan juga ya,aku kira kaum pelangi,hihihi_" Sinta terkikik geli memikirkan ucapan nya sendiri
Karena masih penasaran,Sinta sengaja memilih meja yang tak jauh dari meja Rio berada. Jiwa kepo Sinta tiba-tiba meronta,sangat penasaran ingin mendengar obrolan Rio dengan teman wanita nya tersebut.
"Maaf nona...mau pesan apa?" Seorang waiters menghampiri meja Sinta menanyakan makanan yang ingin Sinta pesan
"Eemmm...saya pesan cumi asam manis,satu porsi nasi,dan minum nya ice lemon tea..._" jawab Sinta pada sang waiters
Waiters tersebut tampak menuliskan pesanan Sinta. Setelah selesai waiters itu pun pamit ingin menyiapkan makanan pesanan Sinta.
Sinta kembali fokus memperhatikan rio dan teman wanita nya yang tampak sedang membicarakan sesuatu... samar-samar Sinta bisa mendengar obrolan mereka berdua.
"Rio...plis bantu aku kali ini saja. Kamu cukup bantu beri aku jalan untuk mendekati Kevin,aku sangat menginginkan nya Rio!!!" Terdengar samar-samar ucapan wanita itu pada Rio
"Nggak may...aku nggak bisa. Aku gak mau mengkhianati tuan Kevin,walaupun kita punya hubungan kekeluargaan,tapi aku tidak bisa membantu mu,dalam bentuk apapun!!!" Tegas Rio
"Kamu kenapa segitu nya sih setia sama Kevin. Bukannya jika aku berhasil mendapatkan Kevin,kamu juga bakal untung ya,aku bisa promosikan kamu supaya dapet jabatan yang lebih tinggi... fikirkan itu rio_" ujar wanita itu lagi
__ADS_1
"Nggak...sekali aku bilang nggak tetap nggak. Lebih baik kamu fokus saja bekerja di perusahaan tuan Kevin may,jangan berbuat yang aneh-aneh. Tuan Kevin hanya mencintai nyonya ratu,jadi jangan berharap terlalu tinggi. Lagipula kamu belum tau kan sisi gelap dari tuan Kevin,seandai nya kamu tau,aku pastikan kamu akan menyesal!!!"
"Sisi gelap,hahaha.... emang nya Kevin mafia,punya sisi gelap,kamu jangan nakutin aku dengan cerita dongeng kayak gitu Rio,emang Kevin bisa ngebunuh orang gitu..." wanita itu terkekeh tak percaya dengan ucapan Rio
"Terserah kalau kamu tidak percaya. Tapi satu hal yang harus kamu tau,tuan kevin akan menyiksa siapa saja yang berani mengusik hidup nya terutama keluarga nya,kalau kamu ingin mencoba nya silahkan,tapi jangan pernah meminta bantuanku. Jika kamu menganggu hidup seorang tuan Kevin,hidup mu akan berakhir di ruang bawah Tanah sampai membusuk,atau di lempar kekandang harimau untuk jadi santapan nya!!!"
Aku bergidik ngeri mendengar penuturan Rio. Apa benar Kevin bisa sekejam itu. Tapi memang begitu banyak misteri dibalik sikap dingin kevin. Beberapa bulan mengenal nya,aku masih tidak terlalu mengetahui watak Kevin sebenar nya,mungkin saja yang di katakan Rio itu benar,Kevin memiliki sisi gelap.
"Aku tidak percaya dan tidak peduli. Aku akan tetap berusaha mendekati kevin sampai Kevin jatuh kepelukan ku!!" Ujar wanita itu lagi
"Terserah!! Aku sudah mengingatkan mu. Aku permisi_"
Terlihat Rio bangkit dari kursi nya dan langsung melangkah keluar dari restoran. Sedangkan wanita itu masih duduk di kursi nya dengan raut wajah masam.
"Ini pesanan nya mba...selamat menikmati_" waiters meletakkan makanan pesanan ku di meja,lalu dia kembali melanjutkan pekerjaan nya
Aku masih menatap wanita itu dari posisi ku berada. Siapa sebenar nya wanita itu,kenapa dia begitu ambisius ingin mendapatkan Kevin. Apa hubungan nya wanita itu dengan Kevin? Tadi aku sempat mendengar Rio menyuruh wanita itu agar fokus dengan pekerjaan nya di perusahaan Kevin,apa mungkin dia bekerja di kantor Kevin ya?
Karna perut ku sudah berontak minta diisi,aku pun langsung menyantap makanan ku yang sudah terhidang di meja. Terlihat seorang waiters mengantarkan pesanan take away wanita itu,setelah menyelesaikan pembayaran,wanita itu langsung pergi meninggalkan restoran ini.
Setelah menghabiskan semua makanan ku,perut ku terasa sangat kenyang. Aku menuju kasir untuk membayar makanan ku. Setelah selesai,ku putuskan untuk langsung pulang kerumah,karena tubuh ku sudah terasa lelah.
* * * * * * *
Di kediaman Kevin dan ratu ...
Kevin dan ratu sedang duduk berdua di balkon kamar mereka. Kevin seharian tak berangkat ke kantor,entah mengapa diri nya tiba-tiba ingin dirumah bersama sang istri.
"Kenapa di pecat? Dia kan tidak berbuat kesalahan?"tanya Kevin pada sang istri
"Eeemmmm... gimana ya Vin menjelaskan nya,aku merasa Maya punya niatan buruk,aku sebagai sesama wanita bisa merasakan jika maya itu menyukai mu,dia berusaha mendekati mu vin_" ujar ratu merasa cemas
"Kamu cemburu?" Tanggap Kevin menggoda sang istri
"Nggak...aku nggak cemburu,cuma...ya itu aku takut Maya berbuat yang nggak-nggak seperti Celine dulu Vin,aku masih trauma_" jawab ratu mencari alasan
"Ooohhh...jadi gak cemburu. Oke berarti kalau suami nya di deketin cewek lain,istri nya gak cemburu...hem_" Kevin terus saja menggoda ratu,membuat ratu semakin kesal plus salah tingkah
"Udah ah...kamu gak asyik. Terserah kalau kamu suka di deketin perempuan lain,kalau gitu jangan marah jika aku di deketin lelaki lain juga_" ratu bangkit dari kursi ingin masuk kedalam kamar
Sreekkkk!!!
Greeeppp....!!!
Tiba-tiba Kevin menarik tubuh ratu,sehingga ratu langsung terduduk di pangkuan Kevin,dan Kevin langsung memeluk erat tubuh sang istri.
__ADS_1
"Kamu cuma milikku ratu,gak ada yang boleh menyentuh ataupun melirik dirimu dengan tatapan genit,kalau ada yang berani,aku akan congkel bola mata nya sampai keluar!!!" Ujar Kevin masih dalam posisi memeluk tubuh ratu
"Tapi kamu sendiri senang di deketin perempuan lain!!" Jawab ratu sambil memanyunkan bibir nya
"Siapa? Maya? Oke...akan aku pecat dia besok_"
Mendengar ucapan Kevin,ratu langsung membalikan tubuh nya agar bisa menatap langsung wajah sang suami...
"Kamu serius?" Ujar ratu memastikan
"Bilang dulu kalau kamu cemburu,dan gak mau kehilangan aku_" ujar Kevin sambil menyunggingkan senyum
"Gak mau ah ...apa-apaan kayak gitu.berarti kamu gak ikhlas kan ngelakuin nya_" bukan ratu nama nya jika langsung menuruti kemauan Kevin
Kevin tak menyerah sampai disitu,masih ada beribu cara untuk bisa meluluhkan gengsi sang istri tercinta. Kevin lalu menggelitik bagian tubuh ratu yang sensitif. Dengan posisi ratu yang masih duduk di pangkuan Kevin,membuat Kevin mudah mengunci kaki ratu dengan kaki nya,membuat ratu tak bisa melawan sama sekali.
"Hahaha....Vin...hentikan Vin,stop...geli vin.hahaha..." racau ratu terus menggeliat bak cacing kepanasan
Kevin tak memperdulikan ocehan ratu,dia terus saja menggelitik,sampai tubuh ratu menjadi lemas,dan terlihat di kedua pelupuk mata ratu mengeluarkan air mata sangking tak bisa menahan geli di seluruh tubuh nya.
"Gimana? Apa kamu menyerah ratu? Bilang kalau kamu cemburu dan gak mau kehilangan aku,baru aku lepaskan_"
"Geli Vin...stop!!! Hahaha...oke oke...aku nyerah Vin,aku akan ngelakuin yang kamu mau...tapi stop dulu Vin,aku gak tahan...nanti aku pipis di celana loh_"
Kevin menghentikan keisengan nya... dia merasa menang sudah berhasil membuat ratu menyerah.
"Sekarang cepat katakan,aku mau dengar_"
Hah...
Hah...
Hah...
Ratu masih ngos-ngosan akibat perbuatan Kevin barusan...
"Haiissss...sabar kenapa loh Vin. Aku mau netralin nafas ku dulu... gara-gara kamu nih,iseng banget sih jadi suami_" ujar ratu kesal
"Jangan banyak alasan...ayo cepat katakan_"
"Iya iya... aku cemburu,karna aku gak mau kehilangan kamu suami ku paling ganteng sedunia...puas!!!
Cup
Tanpa aba-aba kevin langsung mencium bibir ratu,seketika ratu langsung mengatupkan bibir nya,sedikit kaget karna Kevin mencium nya secara mendadak.
__ADS_1
* * * * * *
*. Bersambung