Kehadiran Sang Pelakor

Kehadiran Sang Pelakor
bab 44.


__ADS_3

Ini hari kedua Kevin di rawat di ruang ICU,namun belum ada tanda-tanda dia akan sadar kan diri. Pagi-pagi sekali ratu sudah berada disana,setelah mengurus William,dia pun menitip kan putra nya tersebut pada bik Jumi di mansion dengan penjagaan yang sangat ketat.


Ceklek...


Pintu ruang ICU terbuka,dokter baru saja selesai memeriksa kondisi Kevin.


"Dok,apa ada kemajuan dengan kondisi suami saya?" Tanya ratu berharap ada kabar baik dari sang dokter


"Maaf Bu,tapi kondisi suami ibu masih tetap sama belum ada kemajuan_" tukas dokter tersebut berwajah sendu,itu membuat hati ratu semakin sedih


Ratu menoleh ke arah Kevin terbaring,begitu tak berdaya nya dia sekarang. Entah kenapa hati ratu semakin gelisah memikirkan kondisi Kevin tersebut.


Dokter melihat ekspresi kesedihan dari raut wajah ratu,"kita jangan putus doa ya Bu,semoga ada keajaiban untuk suami ibu_" ucap dokter memberi semangat


Ratu hanya menanggapi dengan senyum simpul,diri nya sudah tak sanggup untuk berbicara apa pun lagi...


Dokter pun beranjak dari sana meninggalkan ratu bersama Igor yang sejak kemaren setia ikut menemani disana.


Merasa lelah berdiri,ratu kemudian menuju kursi tunggu yang di sediakan di ruangan itu,namun tiba-tiba perut nya terasa sakit ...


"Aduh...perut saya sakit sekali,ya tuhan...kenapa sakit sekali ini_" ratu menyerngit menahan rasa sakit pada perut nya,Igor pun sigap menolong ratu


"Nyonya tunggu disini dulu ya,biar saya panggil perawat _" Igor pun langsung berlari hendak memanggil perawat yang berjaga di sana


Tak lama kemudian Igor kembali dengan dua orang perawat sambil membawa kursi roda.


"Nyonya,sini saya bantu duduk di kursi roda,biar nyonya di bawa untuk di periksa dokter _" tukas Igor langsung dengan wajah panik


"Sakiiitttt.... Igor,saya gak sanggup,ini sakit sekali_" keluh ratu dengan wajah yang sudah bersimbah keringat di dahi nya


Dua perawat itu pun membatu Igor untuk mendudukkan ratu di kursi roda,setelah itu ratu langsung di bawa menuju ruang UGD rumah sakit untuk di periksa dokter .


Igor mengikuti dua perawat yang sedang membawa ratu,wajah nya terlihat cemas terhadap istri tuannya tersebut...


"Silahkan tunggu di luar dulu,biar pasien di periksa oleh dokter_" ucap perawat mencegah Igor untuk ikut masuk kedalam ruang UGD,kemudian perawat itu pun menutup pintu ruangan tersebut.


Ruang UGD terletak di lantai dasar rumah sakit,Igor pun merasa pusing jika harus bolak balik ke atas untuk kembali keruang Kevin di rawat,dia memutuskan untuk menunggu disini dulu sampai dokter menjelaskan tentang kondisi ratu.


Setengah jam sudah berlalu,Igor masih sigap menunggu di depan ruang UGD,namun tiba-tiba seorang pria menghampiri dan menyapa nya...


"Kamu bodyguard nya Kevin kan,sedang apa disini?" Tanya pria tersebut sambil menoleh ke pintu yang bertuliskan ruang UGD tersebut


Igor menatap tajam pria itu,dia merasa tak ada urusan dengan pria tersebut .

__ADS_1


"Hey...kenapa kamu diam,siapa yang sedang ada di dalam,Kevin atau...?" Pria itu tak henti untuk bertanya membuat Igor menjadi kesal


"Bukan urusan anda_" tukas Igor berwajah datar


"Saya hanya bertanya,kenapa kamu tidak mau menjawab hah_" pria itu pun tak kalah kesal dengan ucapan Igor


Saat mereka berdua sedang bersitegang,pintu ruangan pun tiba-tiba terbuka dan seorang dokter keluar dari sana.


"Maaf,dengan keluarga ibu ratu?" Tanya dokter itu menoleh pada mereka berdua


"Saya dok_" Igor langsung menjawab


"Baik,kondisi pasien sedang tidak baik-baik saja,stres berlebihan dan kurang nya istirahat membuat kandungan pasien mengalami kontraksi palsu,sehingga pasien merasakan sakit di perut nya,saya saran kan pasien untuk istirahat total,karna usia kandungan pasien sudah mendekati hari kelahiran_" jelas sang dokter panjang lebar mengenai kondisi ratu,Igor hanya diam menyimak semua penjelasan dokter tersebut.


"Terima kasih dok,tolong lakukan yang terbaik untuk majikan saya,mungkin beliau seperti itu karna memikirkan kondisi suami nya yang sedang di rawat di ruang ICU_" jawab Igor merasa cemas


"Ya saya mengerti,mungkin itu faktor utama nya. Sekarang sebaik nya pasien di rawat saja,biar kami mudah memantau kondisi beliau_" usul sang dokter


"Saya setuju saja dok,lakukan yang menurut dokter terbaik,saya akan mengurus administrasi nya_" jawab Igor


Dokter pun pamit dari sana.igor pun berniat ingin langsung mengurus administrasi perawatan ratu namun lagi-lagi di cegah oleh pria itu.


"Tunggu...apa yang sebenar nya terjadi,ratu kenapa,dan tadi kau bilang suami nya sedang di rawat di ICU,apa itu Kevin?" Tanya pria tersebut begitu penasaran


"Saya bilang itu bukan urusan anda,jadi saya tak ada kewajiban untuk menjawab pertanyaan anda,permisi _" ucap Igor kemudian langsung pergi meninggal kan pria itu


Tangan nya hendak meraih handle pintu ruangan UGD tersebut namun tiba-tiba seorang wanita memanggil nya...


"Mas dimas...ngapain kamu disini,aku cariin dari tadi,tau nya kamu disini_" tukas wanita tersebut merasa kesal


"Eh,aku...emmm, nggak ada apa-apa kok,ya udah ayo kita keruang dokter aja_" ujar Dimas sambil salah tingkah


Mereka berdua pun meninggalkan ruangan itu,namun sebelum benar-benar jauh,Dimas sempat menoleh kembali ke ruangan tersebut,hati nya masih penasaran dengan keadaan ratu.


Setelah Igor menyelesaikan urusan administrasi,ratu langsung di pindahkan keruang rawat VVIP di lantai 3 rumah sakit. Untuk beberapa hari kedepan,ratu harus benar-benar beristirahat demi keselamatan janin yang sedang di kandung nya.


Ceklek....


Pintu ruang rawat ratu pun di buka oleh seseorang yang tak lain adalah Igor. Diri nya kini harus mengurusi kedua majikan nya yang sama-sama di rawat di rumah sakit...


"Igor... Aku mau melihat kevin_" tukas ratu dengan suara lirih.


"Sebaik nya nyonya istirahat saja di sini,itu perintah dokter,masalah tuan Kevin,biar saya yang menjaga nya_ jawab Igor mencoba membujuk ratu

__ADS_1


Ratu sebenar nya tak ingin menjadi lemah seperti ini,harus nya disaat suami nya dalam kondisi kritis,dirinya berada di samping Kevin untuk memberi semangat.


"Igor,kamu kembali saja keruangan Kevin,aku gak apa-apa di sini sendiri,lagipula aku ingin istirahat_" ucap ratu menyuruh Igor kembali menemani Kevin


"Baik nyonya,saya akan menelpon ke Mension untuk menyuruh salah satu ART untuk menemani nyonya disini,saya pamit ke ruangan tuan Kevin dulu_" tukas Igor meminta ijin


Ratu hanya mengangguk sambil tersenyum simpul menanggapi ucapan Igor. Ratu bersyukur masih ada yang bisa untuk di mintai tolong dalam kondisi seperti ini.


Igor pun meninggal kan ruangan ratu,membiarkan ratu untuk beristirahat . Kemudian dia langsung beranjak menuju ruangan sang tuan.


******


Di ruangan lain di rumah sakit yang sama ...


"Kamu kenapa sih mas,dari tadi kayak gak fokus gitu_" Tukas Sinta merasa kesal dengan Dimas suami nya


Karena kejadian tadi,fikiran Dimas terus tertuju pada kondisi ratu,sehingga meskipun lagi bersama istri nya di ruangan dokter kandungan,dimas tak sedikit pun fokus mendengar kan penjelasan mengenai kondisi anak dalam kandungan istri nya sinta.


Melihat Dimas seperti itu,membuat Sinta menjadi emosi. Sinta merasa malu pada sang dokter,karna dimas seperti tak antusias mengetahui perkembangan calon anak nya tersebut.


"Mas Dimas!!!" Bentak Sinta sewaktu mereka sudah keluar dari ruangan dokter tersebut.


Akibat bentakan Sinta,lamunan dimas pun seketika buyar...


"Apaan sih kamu Sinta_" kesal Dimas dengan kelakuan sinta tersebut


"Kamu yang apaan,dari tadi ngelamun aja,sebenarnya fikiran kamu kemana sih mas,hah_" Sinta semakin kesal


Dimas seketika teringat jika Sinta bekerja di perusahaan Kevin,diapun berniat akan menanyakan tentang apa yang terjadi pada Kevin sekarang pada Sinta .


"Oh ya sin,kamu kan bekerja di perusahaan Kevin kan,apa benar dia sedang di rawat di rumah sakit?" Tanya Dimas,berharap jika Sinta tau sesuatu informasi tentang Kevin


"Mana aku tau,kan udah beberapa bulan ini aku gak masuk kantor,lagi cuti hamil,jadi mana aku tau sih_ jawab Sinta bersikap acuh


"Masak kamu gak tau sih,dia kan bos kamu_" Dimas tak menyerah untuk mencari informasi pada Sinta


"Nggak tau ah... Kamu kok tumben nanyak tentang pak Kevin,buat apa hah_" Sinta terlihat curiga pada Dimas


Dimas pun tak ingin lanjut bertanya,dirinya takut jika Sinta mengetahui maksud dirinya bertanya tentang Kevin,padahal sebenar nya dimas hanya ingin mengetahui kabar sang mantan istri.


Karna malas berdebat lagi,dimas pun langsung mengajak sinta untuk pulang kerumah.


'aku akan cari tau sendiri,jujur aku merasa cemas dengan keadaan ratu,semoga dirinya baik-baik saja_' gumam Dimas dalam hati. Dia berniat ingin mencari tau sendiri tentang kondisi ratu.

__ADS_1


*****


*Bersambung


__ADS_2