Kehadiran Sang Pelakor

Kehadiran Sang Pelakor
bab 83. Double POV (part 2)


__ADS_3

Maya di ijinkan tinggal sementara di rumah panji,orang yang telah menyelamat kan dirinya dari ketiga pria jahat yang ingin melecehkan nya.


Setelah mendapat ijin dari sang ibu,panji mengantarkan maya ke kamar tamu untuk beristirahat. Namun ketika menuju ke kamar tersebut,Maya mendapati sebuah pemandangan yang sangat membuat dirinya penasaran.


Ada satu ruangan yang pintu nya tak tertutup rapat,dari luar bisa dilihat keadaan ruangan tersebut. Ruangan tersebut seperti ruangan kerja,karena jika di lihat sekilas akan tampak sebuah meja berbahan kayu jati asli,dan banyak buku berjejer rapi di sebuah rak yang cukup besar. Namun bukan itu yang membuat maya terkejut,melainkan sebuah foto yang terpajang di dinding ruangan itu,tepat di belakang meja berbahan kayu jati tersebut...


Maya berhenti,dia fokus memandangi foto tersebut,"ii-itu seperti foto ratu!!!" Gumam nya pelan namun masih bisa di dengar oleh panji


"Kamu bilang apa may,ratu? Kamu kenal dengan wanita yang di foto itu?" Sahut panji menatap aneh kearah Maya


"Eemmm...iya aku hanya kenal saja,tapi apa benar itu ratu?" Maya kembali bertanya untuk memastikan


"Ya benar...Itu ratu,dia...." Panji tak meneruskan ucapan nya,dia malah seperti sedang memikirkan sesuatu


"Dia kenapa?" Sela Maya bertanya karena merasa penasaran


"Tidak...tidak ada apa-apa,sudah tidak usah di bahas,Ayo aku antarkan kekamar kamu_" ujar panji mengalihkan pertanyaan Maya


Sebenar nya maya masih sangat penasaran,namun melihat panji terlihat enggan untuk menjelaskan,Maya tak lagi lanjut bertanya,Maya tak ingin membuat panji curiga terhadapnya.


"Ini kamar kamu,sekarang istirahat lah,di dalam ada beberapa baju di dalam lemari,kamu boleh memakai nya,dari pada kamu harus memakai baju yang sudah kotor ini,pasti tak nyaman di bawa tidur,nanti aku coba pinjamkan pakaian Mita atau lani buat kamu_" tukas panji sambil tersenyum


Maya menganggukkan kepala,"makasih ya panji,kalian semua sudah baik banget sama aku_" ucap Maya tersenyum lebar


"Hem...sekarang masuk lah_" Panji kemudian membukakan pintu kamar tersebut,lalu maya langsung masuk kedalam nya


"Haahhh...akhirnya gue bisa rebahan di kasur yang empuk,beruntung banget gue bisa ketemu sama panji_" gumam Maya ketika dirinya sudah dalam posisi rebahan di kasur di dalam kamar tersebut


"Tapi gue masih penasaran banget,ada hubungan apa ya panji ama ratu? Kok bisa kebetulan banget kayak gini,apa harus aku selidiki. Tapi jika Panji memiliki hubungan spesial Ama ratu,bisa-bisa gue dalam masalah,gue kan pernah nyelakain ratu,gue gak mau diusir dari rumah ini,mau tinggal dimana gue nanti,masak balik kerumah jelek si asep itu...hiihhhh amit-amit dah_" gumam maya kembali


Merasa tubuh nya lengket dan kotor,maya kemudian mandi di dalam kamar mandi yang ada di kamar tamu tersebut,walaupun tak mewah,namun sangat bersih dan nyaman. Setelah selesai,Maya pun mengambil baju kaos dan celana pendek yang ada di dalam lemari,setelah selesai,Maya kembali rebahan dan tak lama diapun tertidur pulas.


Ditempat lain...


"Apa? Maya kabur?" Rio sangat terkejut mendengar laporan dari Asep bahwa maya kabur dari rumahnya


"Iya mas Rio...saya minta maaf tidak bisa menjaga mba Maya...saya tadi ke Kebun,sesampai nya dirumah Maya sudah tidak ada_" papar Asep menjelaskan keadaan yang sebenar nya


"Ya sudah...tolong kamu coba cari di sekitaran kampung situ,siapa tau Maya belum pergi jauh. Nanti saya usahakan kesana untuk mencari Maya_" sahut Rio


"Baik mas Rio...semoga mba Maya bisa secepat nya ketemu dalam keadaan baik-baik saja_"


"Hem...ya sudah kalau gitu saya tutup dulu telpon nya,terima kasih atas informasi nya_"

__ADS_1


Rio pun memutuskan sambungan telpon,kemudian menyimpan kembali ponsel nya.


"Maya...Maya,kamu ini keras kepala banget,pergi kemana kamu may...apa kamu gak sadar nyawamu dalam bahaya..._" gumam Rio merasa jengkel


Rio seketika merasa khawatir dengan keadaan Maya. Dia ingin pergi ke kampung itu,namun pekerjaan nya tak bisa di tinggalkan. Kevin pasti akan curiga jika Rio tiba-tiba menghilang dan menelantarkan pekerjaan yang seharus nya dia kerjakan. Kevin sangat tak menyukai pegawai yang tak bertanggung jawab dengan pekerjaan mereka,Rio sangat faham bagaimana karakter sang tuannya.


" ckk...gimana ini? Apa yang harus aku lakukan?kerjaan Ku masih banyak lagi! Bisa ngamuk tuan Kevin kalau aku tinggalkan begitu saja...heh!!! Rio mendengus kesal


Rio mondar mandir di ruangan kerja nya,sambil menimbang-nimbang langkah apa yang harus dia ambil. Di satu posisi dia merasa cemas dengan keadaan Maya,di posisi lain dia tak berani pergi tanpa ijin Kevin.


"Aaaakkhhhh...biarkan sajalah Maya menjaga dirinya sendiri,aku sudah berusaha melindunginya,tapi dia sendiri yang keras kepala,ah sudah lah!!!


Dengan wajah frustasi,Rio akhirnya memutuskan membiarkan saja Maya menyelesaikan masalahnya sendiri,Rio tidak akan menyusul kesana untuk mencari Maya.


Kembali ke kediaman Panji


Tok!! Tok!! Tok!!


"Mba Maya..." panggil Mita adik nya panji


Ceklek!!! Maya membuka pintu kamar,dan melihat mita berdiri di depan kamar nya


"Ya,ada apa Mita?" Tanya Maya


"Ibu menyuruh mba Maya ke ruang makan,semua sudah menunggu disana_" jawab Mita tersenyum kecil


Mereka pun berjalan keruang makan,terlihat disana sudah duduk ibu nya panji,lani,dan panji sendiri...


"Duduk nduk...kita makan siang dulu,pasti kamu sudah lapar kan,ayo sini duduk_" ibu nya panji menunjuk sebuah kursi kosong di sebelah Panji duduk


Maya pun langsung menuruti perintah ibu nya panji. Setelah Maya duduk,lalu dia memperhatikan semua hidangan yang sudah tertata rapi diatas meja besar yang berbahan kayu jati tersebut...


"Maaf ya nduk...makanan nya hanya seperti ini saja,nama nya juga di kampung,harap maklum saja_" ujar ibu nya panji


Maya langsung menyahut," tidak apa-apa buk,ini sudah sangat enak,waktu dirumah si Asep itu saya malahan cuma makan dengan tempe sama sambel terasi aja,ikan cuma sesekali,bosan saya Bu_"


Mendengar penuturan Maya,ibu nya langsung melirik panji meminta penjelasan. Sang anak pun langsung mengerti.


"Jadi bagini Bu,sebelum ini maya tinggal di rumah kang Asep,penjual sayuran dikampung sebelah itu Bu,mungkin ibu kenal,tapi Maya kabur dari sana katanya tidak betah,trus Maya malah tersesat karena gak mengerti jalan di kampung ini_" tukas panji menjelaskan


"Terus ada hubungan apa Maya dengan si Asep itu,kenapa Maya bisa tinggal disana,setau ibu si asep kan belum menikah,masih bujangan?" Sahut ibu nya Panji penasaran


Mendengar ucapan ibu nya panji,wajah Maya berubah panik,dia bingung harus menjelaskan seperti apa pada ibu nya panji.

__ADS_1


Semua mata tertuju pada Maya,mereka semua menunggu penjelasan dari mulut Maya.


"Eeemmm,begini Bu,saya dititipkan sementara di rumah Asep itu karena di kota ada yang ingin menyakiti saya,untuk masalah nya saya tidak begitu mengerti,yang saya tau mereka menyembunyikan saya disini demi keselamatan nyawa saya sendiri_" jawab Maya berbohong,padahal masalah sebenar nya tak seperti itu,maya terlalu takut Untuk berterus terang,dia tak ingin di usir dari rumah panji


"Owalah...kasian sekali kamu nduk,pasti kamu sangat ketakutan ya,kalau gitu kamu tinggal disini saja sementara,tidak usah kembali ke kota,keluarga mu sudah melakukan hal yang benar dengan menyembunyikan kamu di kampung ini,disini kan jauh sekali dari kota_" ujar ibu nya panji sangat tulus,dia merasa simpatik dengan cerita maya,padahal itu semua hanyalah karangan bohong dari Maya sendiri


"Terima kasih buk...saya bersyukur bisa bertemu dengan orang-orang baik seperti kalian,sekali lagi terima kasih ya Bu_" sahut Maya berpura-pura terharu


Setelah itu mereka semua mulai menyantap hidangan yang tersajikan,maya terlihat sangat lahap,dia sudah seperti orang yang sangat kelaparan.


Sore hari pun mulai tiba,cahaya matahari mulai redup dari peraduan nya,langit perlahan berubah gelap,angin pun mulai berhembus kencang,membuat suhu di kampung itu sedikit sejuk...


Maya berjalan mengelilingi area rumah Panji. Setiap sudut tak lepas dari pandangan nya, maya merasa takjub dengan interior rumah panji yang hampir semua di bangun dari kayu jati asli yang pasti harga nya sangat mahal. Disetiap pintu dan jendela terdekat ukiran yang sangat estetik. Rumah Panji memiliki nuansa rumah tradisional zaman kerajaan dahulu,lebih tepat nya menyerupai istana kerajaan. Maya berfikir jika rumah panji ini merupakan rumah paling mewah dan terbesar di kampung tersebut.


"Wah ...benar-benar keren rumah ini,aku suka banget!!" Ucap Maya pelan


"Mba suka ya?" Tiba-tiba ada suara seorang wanita menyahut dari arah belakang Maya


Maya sontak berbalik arah,"eh,lani...kamu buat mba kaget saja_" ucap Maya salah tingkah


"Maaf ya sudah buat mba kaget...Mba ngapain sendirian disini?" Tanya lani pada maya


"Oh,mba cuma liat-liat aja,bosan dikamar terus_" sahut Maya tersenyum


"Oh gitu...ya sudah kalau gitu aku tinggal dulu ya mba,permisi_"


"Tunggu lan..._" maya mencekal tangan lani,sebelum lani beranjak dari sana


"Ya mba...ada apa?" Tanya lani


"Eeemmm...mba boleh tanya sesuatu gak? Tapi jangan bilang sama mas kamu ya kalau mba nanyak kayak gini_"


"Boleh...tanya saja mba_"


"Mba ngeliat ada foto perempuan di ruangan sana,itu foto siapa ya?" Tanya Maya berpura-pura tak mengenali orang di foto tersebut


"Oh...itu foto mba ratu,wanita yang pernah di jodohin dengan mas panji,tapi wanita itu sudah menikah dengan lelaki lain,mba ratu juga cinta pertama mas panji,maka nya sampai sekarang mas panji masih belum bisa ngelupain mba ratu_" jawab lani menceritakan kisah yang terjadi antara panji dan ratu


"Oh begitu ya,kasian juga ya panji,kok tega banget ya perempuan itu menolak Panji yang baik kayak gitu,malah nikah dengan lelaki lain,jahat banget jadi perempuan_" Maya mulai drama,mencoba menghasut lani untuk membenci ratu,maya berfikir bisa memanfaatkan situasi ini untuk membalas rasa sakit hati nya kepada ratu


"Ya begitu lah mba ...gara-gara patah hati mas panji sampai sekarang belum ingin menikah_" ucap lani dengan gurat kekecewaan


"Ya sudah...kamu sabar aja ya,kita doakan mas mu panji bisa secepat nya mendapat kan jodoh yang pantas dengan nya,kamu jangan sedih ya_" maya berpura-pura simpatik,padahal di otak nya terbersit rencana kotor yang akan dia lakukan

__ADS_1


*****


*. Bersambung


__ADS_2