Kehadiran Sang Pelakor

Kehadiran Sang Pelakor
bab 57. Cemburu Buta


__ADS_3

Ratu menatap tajam Kevin,akan tetapi yang ditatap masih terlihat santai,membuat ratu semakin merasa kesal...


"Siapa Maya.... Kenapa dia bisa nelpon kamu larut malam begini, HAH!!!" Tanya ratu dengan nada emosi


"Maya... Maya siapa yang kamu maksud ratu?" Kevin malah bertanya kembali


Ratu lantas meraih ponsel Kevin kembali kemudian bangkit dari ranjang berjalan menghampiri sang suami yang sudah dalam posisi duduk di sofa.


"Nih ... Kamu liat aja sendiri!!!" Ucap ratu sambil menyodorkan ponsel Kevin


Kevin dengan wajah bingung,mengambil ponsel tersebut dari tangan ratu,kemudian dia mengecek riwayat panggilan terakhir di aplikasi whatsaap nya.


"Oh Maya ini yang kamu maksud_" tanggap Kevin dengan santai nya


"Iya...apa ada maya-maya yang lain lagi hah!!! Ratu semakin emosi mendengar tanggapan Kevin. Dirinya tak mengerti kenapa Kevin begitu santai,sedangkan ratu sudah hampir terbakar oleh api cemburu.


"Maya teman ku sewaktu high school di newyork dulu,dan kami juga satu kampus. Kemarin dia melamar pekerjaan di kantor ku,karna dia pintar ya aku terima saja,lagipula dia lulus tes juga,aku butuh orang seperti maya di perusahaan ku_" Kevin mencoba menjelaskan apa yang terjadi sebenar nya.


"Oh...jadi kamu senang kalau Maya bekerja di perusahaan mu,iya Vin?" Ratu masih terus saja memojokkan Kevin.


"Kamu ini kenapa sih ratu? Kesambet kamu ya? Dari tadi ngomong gak jelas banget,sudahlah aku mau nyelesain pekerjaan ku dulu,kamu balik tidur aja sana _" Kevin memilih tak melanjutkan perdebatan tengah malam ini,karna bagi nya tak ada hal serius yang harus di bahas.


"iiihh...nyebelin banget sih kamu Vin!!!" Ratu balik naik ke atas ranjang dengan wajah yang cemberut.


Kevin melirik sebentar ke arah sang istri,dirinya menyunggingkan senyum sambil menggelengkan kepala melihat kelakuan mengemaskan istri nya tersebut.


* * * * * * *


Pagi harinya ratu dan Kevin beserta kedua anak mereka sedang asyik menyantap sarapan pagi di meja makan. Mereka terlihat seperti keluarga yang sangat harmonis.


"William biar Daddy yang sekalian anter kesekolah ya_" ucap Kevin sambil melirik ke putra sambung nya


"Yeayyy... Makasih Daddy..." Jawab William merasa senang


Kevin hanya menjawab dengan anggukan kepala sambil tersenyum.


Setelah selesai sarapan,ratu pun mengantarkan suami dan juga putra nya ke depan rumah.


"Baik-baik di sekolah ya sayang,jangan lupa bekal nya di makan,oke_" ucap ratu kepada sang putra. Setelah mencium tangan dan pipi sang bunda,William kemudian masuk ke dalam mobil


Sekarang giliran sang suami yang di beri semangat sebelum berangkat bekerja. Tapi ratu masih merasa kesal karna kejadian tadi malam,sehingga wajah nya masih kusut tak seperti biasa.


"Aku berangkat ke kantor dulu_" ucap Kevin sambil memandang sang istri yang masih cemberut


"Ya_" jawab ratu singkat tanpa menoleh ke arah sang suami


Kevin tak ingin memulai perdebatan kembali,jadi dia memilih langsung masuk ke mobil untuk segera berangkat ke kantor. Ratu merasa kesal Karna dirinya merasa tak di perdulikan oleh sang suami.


Sang supir langsung melajukan mobil nya menuju ke sekolah William terlebih dahulu,setelah itu barulah dia mengantarkan sang majikan ke kantor nya.


Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang,akhirnya Kevin sudah sampai di kantor nya yang sangat terlihat mewah. Baru-baru ini dia terpilih sebagai pengusaha muda tersukses dalam ajang award di bidang bisnis,membuat perusahaan nya kini menjadi rebutan para investor besar yang ingin menanam saham di perusahaan Kevin tersebut. Tapi Kevin adalah orang yang sangat selektif,sehingga dia tak sembarang memilih investor untuk bisa bergabung di perusahaan nya.


"Selamat pagi pak_" sapa karyawan kantornya serempak ketika Kevin memasuki kantor


Kevin hanya menanggapi dengan anggukan kepala dengan wajah serius. Dia hanya bisa tersenyum lepas ketika berada di samping ratu.


Kevin langsung masuk kedalam lift khusus petinggi perusahaan,dia langsung menuju lantai 9 dimana ruangan nya berada.


Begitu sampai di lantai 9,dia langsung menuju satu ruangan yang khusus untuk dia bekerja. Sementara seluruh area lantai 9 itu di khususkan untuk area pribadi nya,hanya orang-orang yang berkepentingan saja yang di perbolehkan masuk kesana.

__ADS_1


Begitu sampai di meja kerja nya,Kevin langsung mengambil ponsel dan melakulan panggilan telpon pada asisten nya.


"Keruangan saya sekarang!!!" Ucap Kevin ketika Panggilan telpon tersambung,setelah itu dia langsung mematikan nya


Selang beberapa menit,terdengar ketukan pintu di luar ruang kerja Kevin


Tok!! Tok!! Tok!!!


"Masuk _" ucap Kevin dengan nada datar


Ceklek...


Pintu ruangan pun terbuka,dan terlihat rio asisten kepercayaan nya Kevin melangkah masuk kedalam ruangan.


"Ya tuan ...apa ada yang harus saya kerjakan?" Tanya Rio sambil menatap sang majikan


"Apa sudah ada info tentang keberadaan om Danu?" Tanya Kevin dengan wajah serius


"Sudah tuan,baru saja informan kita memberi kabar jika om Danu sekarang berada di Bogor,saat ini di tinggal di sebuah desa yang cukup terpencil,namun masih bisa di lalui dengan akses darat,tapi sekidit lama_" jelas rio menjabarkan informasi yang baru saja dia dapat kan dari informan nya.


"Bagus...sekarang bentuk tim khusus untuk menangkap om Danu,saya mau dia segera di bawa ke hadapan saya dengan keadaan hidup_" perintah Kevin pada Rio.


"Tapi ingat,jangan sampai membuat huru hara yang bisa membuat orang lain curiga dan berimbas masalah kedepan nya,mengerti!!;" Tukas Kevin kembali dengan wajah serius


"Siap tuan...sekarang juga akan saya laksanakan_" jawab Rio dengan percaya diri.


"Baik...sekarang kamu boleh keluar_"


"Terima kasih tuan,saya permisi_"


Rio pun melangkah keluar dari ruangan kerja Kevin. Dia punya tugas berat yang harus di laksanakan dengan segera.


Tring....


Tring....


Sewaktu Kevin sedang fokus,tiba-tiba telpon di meja nya berbunyi. Telpon tersebut terhubung keseluruh ruangan di kantornya.


"Ya_" jawab kevin singkat


"Maaf mengganggu pak,ini ada wanita yang bernama maya,dia ingin bertemu dengan bapak,dia bilang sudah buat janji dengan pak kevin_" jawab Stella sekretaris nya Kevin yang menggantikan posisi Sinta yang sudah tak bekerja lagi


"Suruh temui HRD saja,bukan nya dia ada jadwal interview,saya lagi sibuk_" tanggap Kevin merasa sedikit kesal


"Baik pak..._" jawab stella


Kevin langsung mematikan sambungan telpon,karna dia sedang sibuk sehingga tak ingin terganggu oleh siapa pun.


Ting...


Lagi-lagi ada saja yang menggangu konsentrasi Kevin.sebuah notifikasi chat masuk ke ponsel nya.


Kevin langsung meraih ponsel tersebut dan langsung membuka aplikasi chat.


(Aku ada di kantor kamu Vin,bolehkah kita bertemu) 


Ternyata Maya yang baru saja mengirim pesan ke ponsel Kevin.


(Maaf...aku sibuk ) 

__ADS_1


Jawab Kevin membalas pesan Maya


(Ayo lah Vin...aku janji sebentar saja,aku cuma ingin bertemu kamu ) 


Balas Maya lagi masih tetap keukeh ingin bertemu dengan Kevin


Kevin berfikir tak ada salah nya menuruti ajakan Maya,lagipula maya adalah teman lama nya,walaupun tak begitu akrab. Akhirnya Kevin memutuskan menyetujui ajakan Maya untuk bertemu.


(Oke...minta sekretarisku untuk mengantarkan kamu ke ruangan ku sekarang) 


Balas kevin pada Maya,membuat sang wanita tersenyum senang.


Seperti perintah Kevin,Stella sekretaris nya kevin pun mengantarkan maya keruangan kevin di lantai 9. Setelah sampai,stella langsung mengarahkan maya menuju ruangan kerja Kevin.


Tok!! Tok!! Tok!!!


"Masuk!!" Ujar Kevin


Ceklek...


"Maaf pak...saya hanya ingin mengantarkan Bu Maya_" ucap Stella setelah masuk ke ruangan Kevin


"Heem ...terima kasih_" jawab Kevin


Setelah Stella keluar dari ruangan tersebut,Maya pun langsung menghampiri sang CEO yang sedang duduk di kursi kebersarannya.


"Bagus banget Ruangan kamu Vin,keren_" tukas Maya terlihat takjub dengan ruangan kerja kevin


"Terima kasih ... Kamu ada perlu apa sama aku may?" Tanya Kevin pada Maya


"Oh itu Vin ...aku sudah tanda tangan kontrak dengan perusahaan kamu,jadi besok aku sudah bisa mulai bekerja di kantor mu...nih sebagai ucapan terima kasih aku buat kamu _" ucap maya sambil menyodorkan sekotak kue pada Kevin


"Seharus nya kamu tidak usah repot,kamu memang layak di terima di kantor ku_" ujar kevin menolak pemberian Maya


Kevin masih belum menerima pemberian dari Maya,sehingga Maya terpaksa berjalan menghampiri kevin lebih dekat lagi.


Sewaktu Maya sudah berada di sebelah kursi Kevin,tiba-tiba ponsel Kevin berdering....


Tring....


Tring....


Kevin melirik ke arah ponsel nya,tertera nama sang istri sedang memanggil...


"Hallo ..." Jawab Kevin setelah mengusap layar ponsel nya


"Hallo...kamu dimana Vin?" Tanya ratu bernada curiga


"Ya di kantor lah ratu,jadi dimana lagi_" jawab Kevin merasa aneh dengan pertanyaan sang istri


Ketika kevin dan ratu sedang mengobrol,maya dengan sengaja berpura-pura batuk,sehingga membuat ratu mendengar suara Maya tersebut.


"Uhuk ...uhuk..."


"Suara siapa itu Vin? Kamu lagi sama siapa? Sama perempuan ya?" Ratu langsung menodong kevin dengan pertanyaan beruntun


Kevin yang merasa pusing dengan pertanyaan ratu pun langsung memutuskan sambungan telpon tersebut ...membuat ratu semakin emosi.


* * * * * * *

__ADS_1


* bersambung


__ADS_2