Kehadiran Sang Pelakor

Kehadiran Sang Pelakor
bab 24.


__ADS_3

Ternyata mereka ingin menculikku dan sekarang aku juga willi di bawa ke sebuah villa yang tempat nya entah dimana...aku merasa sangat asing dengan tempat ini,tapi villa nya cukup mewah dan pemandangan nya juga indah...


Walaupun mereka semua terlihat sangar dan kejam,tapi mereka tak sekalipun berbuat kasar pada ku atau pun Willi... Aku di sekap mereka di sebuah kamar yang cukup luas dan nyaman. Di dalam nya terdapat ranjang dan juga peralatan yang cukup lengkap,bahkan ada lemari es mini yang di dalam nya sudah terisi berbagai cemilan,susu kotak,dan macam macam buah segar...


Aku merasa sangat heran dengan semua ini,,,siapa sebenar nya yang menculikku,apa tujuan nya?


"Mama...lapar_ " tiba tiba Willi mengeluh lapar,aku baru ingat ini sudah jam berapa,aku dan willi belum sempat makan sama sekali


Tok...


Tok...


Ceklek


Tiba tiba pintu kamar ini terbuka,dan terlihat seorang wanita paruh baya masuk sambil di awasi oleh salah satu pria berbadan besar tadi.


Terlihat wanita itu membawa nampan berisi makanan dan juga minuman .


"Silah kan..." Ucap wanita paruh baya itu sambil meletakkan makanan di meja yang ada di kamar ini


"Ini jatah makan siang kalian,,,makanlah dan habis kan!!!" Ucap pria berbadan besar itu dengan nada dingin


Aku masih diam memandangi makanan yang ada di meja itu...


"Tidak ada racun di situ non...saya sendiri yang memasak nya _" tiba tiba wanita paruh baya itu menjelaskan seakan mengerti apa yang sedang aku fikirkan


"Kalau merasa lapar,makan lah. Jangan sampai kalian berdua sakit,tuan kami bisa marah jika itu terjadi_" ucap pria berbadan besar itu lagi


"Tuan...siapa tuan kalian? Kenapa dia menculikku,apa tujuan nya? " Tanya ku merasa penasaran


"Nanti kamu akan tau sendiri_" jawab nya ketus sambil beranjak pergi meninggal kan kamar ini


Mereka berdua pun keluar dari kamar ini. Aku masih penasaran siapa tuan yang mereka maksud,apa tujuan nya menyekap aku disini?


"Mama...Willi mau makan_" ucap Wili sehingga membuyarkan lamunan ku


"Eh...iya sayang,maaf ya mama jadi melamun. Willi mau makan ya,bentar mama ambilin makanan nya ya_" aku pun berjalan menghampiri makanan yang di letakkan di meja tadi


Ku lihat menu makanan nya sangat menggugah selera...di nampan itu ada semangkuk SOP iga sapi,ayam goreng crispy,dan 2 piring nasi,lengkap dengan air mineral ...


Aku pun mencicipi terlebih dahulu,memastikan makanan nya benar benar aman atau tidak,jika di makanan ini ada racun nya,biar lah aku yang celaka duluan...


Ternyata makanan ini sangat lezat,dan seperti nya aman. Aku pun langsung mengambil sepiring nasi dan lauk nya untuk menyuapi Willi...


Setelah selesai makan,aku pun mengetuk pintu untuk memberi tahu jika makanan nya sudah habis dan meminta mereka untuk membawa piring kotor nya keluar...


Ceklek

__ADS_1


Pintu pun di buka oleh wanita yang tadi...


"Ada apa non? Apa perlu sesuatu,kalau ada bilang saja sama saya_" ucap wanita itu sambil tersenyum


"Nggak bik...ini saya cuma mau ngasi piring kotor ini,saya dan anak saya sudah selesai makan _" jawab ku sambil menyodorkan nampan berisi piring kotor tadi


"Oh iya non...biar bibik bawa ke belakang "


"Nama saya ratu,,,kalau boleh tau nama bibik siapa ya,biar lebih enak manggil nya_"


"Nama saya bik Ijah non....ya sudah kalau gitu bibik ke belakang dulu ya non,maaf pintu nya bibik kunci lagi,permisi_" ucap bik Ijah seperti takut untuk berlama lama mengobrol dengan ku


Pintu kamar pun kembali di tutup dan di kunci dari luar...


Aku mengajak Willi untuk berbaring di kasur,karna tubuh ku benar benar terasa lelah...


Aku masih kefikiran dengan orang yang menculikku,apa yang dia ingin kan dari ku,bahkan sekarang aku sudah tak memiliki apapun lagi...semoga saja orang yang di sebut tuan oleh pria berbadan besar itu tidak memiliki niat buruk pada ku maupun William...


******


Dilain tempat....


"Apa kalian mengurus nya dengan baik?!" Ucap Kevin pada seseorang di seberang telpon


"Sesuai perintah tuan... " Jawab seseorang itu dengan lugas


"Mengerti tuan..."


Sambungan telpon pun terputus. Kevin merasa sangat bahagia karena telah berhasil mendapat kan apa yang dia mau...


Dia lah yang merencanakan penculikkan ratu,dia sengaja menyekap ratu dengan tujuan agar lebih mudah untuk menikahi ratu setelah masa Iddah ratu berakhir ... Dia akan memaksa ratu untuk menikah dengan nya,jika ratu menolak,dia akan gunakan William sebagai senjata untuk mengancam ratu ...


"Bagaimana pun cara nya,kamu harus jadi milikku ratu,hanya milikku_" ucap Kevin sambil tersenyum licik


*****


Di rumah sakit internasional 


"iii...itu kan rumah papa nya ratu?" Ucap dimas merasa kaget dengan berita yang di tayangkan di televisi rumah sakit tepat nya di kamar rawat Dimas


Apa yang sebenar nya terjadi,,,berita itu bilang jika papa nya ratu seorang mafia ,apa itu benar?


Kenapa ratu tidak pernah cerita dengan ku soal itu,apa dia sengaja menyembunyikan nya ...tapi kenapa ?


Dan sekarang gimana keadaan ratu dan juga anak ku,ada dimana mereka berdua. Ya tuhan...tiba tiba aku merasa sangat cemas dengan mereka berdua.


Ceklek

__ADS_1


Tiba tiba pintu kamar terbuka dan terlihat Sinta melangkah masuk sambil menenteng sebuah kantong belanjaan ...


"Kamu lagi nonton apa sih mas,kok serius amat?" Tanya Sinta penasaran


"Coba kamu lihat itu _" jawab ku menunjuk kearah televisi yang tertempel di dinding ruangan ini


"Hah...beneran itu mas,wah ..wah..ternyata ratu seorang anak mafia ,hahaha _" Sinta terbahak melihat berita itu


"Diam kamu Sinta... Belum tentu itu benar,lagi pula papa nya ratu sudah lama meninggal _" Jawabku sedikit kesal karna melihat Sinta terus mentertawakan ratu


"Halah...udah pasti itu benar mas,kalau nggak mana mungkin Sampek masuk tivi gini kasus nya_" jawab Sinta dengan nada mencemooh


"Udahlah mas ...kamu sama ratu kan udah cerai,jadi itu gak ada urusan nya sama kamu. Jadi ngapain kamu ikut pusing,palingan sekarang ratu udah pergi jauh,pasti dia malu dengan kasus itu_" ucap Sinta dengan enteng nya,


"Bukan cuma ratu yang aku fikirin,tapi William anakku,kemana ratu membawa anakku ,itu yang aku fikirkan Sinta,paham kamu!!!"  Ucap ku pada Sinta dengan sedikit membentak


"Oh...kalau Soal itu nanti aku bantu cari informasi nya,sebagai calon ibu sambung yang baik ,aku pasti bantu kok mas_" ucap Sinta sambil bertingkah genit di hadapan ku


"Jangan mimpi kamu Sinta ...aku tidak akan pernah menikahi mu,..."


"Jangan terlalu membenci ku mas,nanti berubah jadi cinta loh _"


"Ciiihh...jangan terlalu percaya diri kamu,aku tidak akan mau  menikah dengan mu Sinta _"


"Ya ...ya kita lihat nanti aja mas_"


Aku pun memilih diam karena tak ingin berdebat dengan orang seperti Sinta,percuma saja,hanya membuang energi ku ...lebih baik aku memikirkan rencana untuk bisa menemukan ratu dan anakku William ...aku sangat mencemaskan mereka berdua.


*****


Di suatu tempat yang sangat jauh


Hah


Hah


Hah


"Aku harus terus berlari,dimana mana sudah tidak aman. Aku harus cepat sampai ke markas rahasia itu,bagaimana pun cara nya_"


Bara sedang berada di tengah hutan yang sangat lebat. Jalan yang tertutup olah akar akar pohon besar,dan lebat nya semak belukar yang mengelilingi hutan tersebut tak membuat bara takut sedikit pun.


Sekarang dia sudah jadi buronan pihak kepolisian. Bahkan seluruh satuan polisi telah mengerahkan semua anggota nya untuk mencari keberadaan bara...


Bara menjadi tersangka jual beli senjata api,dan barang ilegal lainnya. Walaupun bisnis itu pengelola utama nya adalah papa nya ratu,namun setelah kematian nya,bara lah yang mengambil alih semua transaksi bisnis tersebut. Karna selama ini bara lah yang punya banyak andil di setiap transaksi,dia merupakan orang kepercayaan pak Wijaksono.


Terbongkar nya sekarang bisnis ilegal itu,membuat bara menjadi penanggung jawab sekaligus tersangka nya. Dia yang akan di buru oleh polisi dan akan di beri hukuman sesuai dengan UUD yang berlaku di negara ini.

__ADS_1


*Bersambung


__ADS_2