
"lakukan dengan baik,jangan sampai gagal" ucap seorang di seberang telpon
Sinta sedang berbicara dengan Kevin di saluran telpon. Mereka sedang merancang sebuah rencana baru untuk membuat rumah tangga Dimas dan ratu semakin renggang...
Setelah telpon terputus,sinta bersiap siap untuk pergi ke suatu tempat. Hari ini adalah hari Minggu,jadi dia tidak berangkat ke kantor...
Setelah merasa penampilan nya cukup menarik,Sinta pun langsung berangkat menuju tempat yang ingin dia datangi...
'heemmm...aku harus berhasil menghancurkan rumah tangga mas Dimas dan ratu...mas Dimas harus kembali pada ku lagi,' gumam nya tersenyum licik
Sinta pun berangkat mengendarai mobil nya... Dengan penuh semangat,dia memacu kendaraan nya di jalan dengan kecepatan sedang...
Tak lama kemudia dia pun sampai ke tempat tujuan nya,yaitu rumah nya Dimas dan ratu... Dia akan berpura pura ingin minta maaf pada Dimas tentang masalah kemarin...padahal itu hanya alasan nya saja untuk datang ke rumah itu...
Ting nong
Ting nong
Sinta menekan bel rumah tersebut...dan tak lama pintu pun di buka oleh seseorang...
"Maaf ...mau bertemu dengan siapa ya?" Tanya seorang wanita yang tak lain adalah bik murni
"Saya mau ketemu pak Dimas,,,bisa tolong di panggilkan?" Jawab Sinta dengan santai
Alis bik murni berkerut,dia sedang berfikir jika pernah melihat sinta,tapi bik murni belum menyadari nya...
"Baik...tunggu sebentar," ucap bik murni
Bik murni terus mengingat ingat dimana dia pernah melihat wanita itu...dan akhirnya dia menyadari nya jika sintalah penyebab retak nya rumah tangga ratu dan Dimas ...
"Hiiss....dasar pelakor tak tau diri," ucap bik murni mencemooh
Tok
Tok
Tok
Ceklek
__ADS_1
Pintu kamar dimas langsung di buka setelah di ketuk beberapa kali oleh bik murni.
"Ada apa bik?" Tanya Dimas
"Anu pak...di luar ada pelakor,eh...wanita yang lagi nyariin bapak" jawab bik murni keceplosan
"Heemm...maksud bibik siapa ? Tanya Dimas bingung
"Pak Dimas lihat saja sendiri ,,,orangnyalagi nunggu di depan sekarang ," jawab bik murni sambil berlalu meninggalkan dimas
Dimas pun semakin bingung dengan kelakuan aneh bik murni... Dengan rasa penasaran dia pun beranjak menuju depan untuk melihat siapa yang mencari nya.
Setelah sampai di ambang pintu rumah,dia pun sangat kaget melihat Sinta sedang berdiri di teras rumah nya...
"Ngapain kamu kesini hah?!" Tanya Dimas ketus
"Mas ...aku cuma ingin minta maaf atas kejadian kemarin." Ucap Sinta dengan wajah pura pura memelas
"Minta maaf kamu bilang...seenak nya saja kamu bilang minta maaf,setelah apa yang kamu perbuat. Gara gara kamu ,sekarang aku tak tau dimana istri dan anak ku berada.!!!" Jawab Dimas penuh emosi
"ya ampun mas...Aku sungguh menyesal,aku benar benar minta maaf mas ,"
"Sudah lah Sinta...gak usah drama di depan ku. Kamu senang kan melihat rumah tangga ku hancur ,hahh?!!"
"Sekarang kamu pergi dari rumah ku...jangan pernah kesini lagi. Hubungan kita cuma sebatas pekerjaan,nggak lebih Sinta...jadi tolong sekarang kamu tinggalkan rumah ku,!!!"
Setelah mengusir Sinta,Dimas pun langsung menutup pintu rumah nya...dia sangat muak melihat wajah Sinta...
Sinta pun agak kaget melihat sikap Dimas barusan. Namun dia tidak peduli , yang terpenting rencana nya berjalan dengan lancar .
Sinta berbalik badan dan berjalan menghampiri mobil nya... Sinta lantas melirik ke seberang jalan ada sebuah mobil yang terparkir,dan Sinta sangat tau jika itu adalah mobil ratu...
'ck...kena kamu ratu,!!!" Gumam nya dalam hati
Pada saat ratu meninggalkan rumah orang tua nya ingin menuju rumah dimas... Anak buah Kevin yang senantiasa memantau gerak gerik ratu pun langsung melaporkan hal tersebut pada Kevin. Dan Kevin sangat yakin jika ratu pasti menuju rumah dimas... Kevin pun menyuruh Sinta untuk datang ke rumah dimas juga, seolah olah Dimas yang mengundang nya...
Lagi lagi rencana Kevin dan Sinta berhasil. Mereka membuat rumah tangga ratu dan Dimas semakin retak dan hancur...
Anak buah Kevin pun terus membuntuti kemana ratu pergi ,termasuk waktu ratu menuju pantai. Bahkan tiga lelaki jahat yang mengganggu ratu pada saat di pantai pun ,itu semua adalah rancangan Kevin... Dengan uang dan kekuasaan ,sangat mudah buat Kevin melakukan itu semua.
__ADS_1
*****
Di kediaman orang tua ratu....
"Kamu sudah yakin dengan keputusan mu?" Tanya bara saat mereka sedang bersantai di balkon lantai 2 rumah ratu
"Entah lah ...mungkin ini yang terbaik ," jawab ratu memandang sendu pemandangan di depan nya
"Baik lah jika itu keputusan mu, yang aku tau sebelum sidang cerai itu ada yang nama nya mediasi,gimana menurut mu?" Tanya bara lagi
"Aku tidak akan hadir...pengacaraku akan mengurus semua nya...aku ingin semua nya cepat selesai ," jawab ratu
"Oke...kalau kamu sudah yakin. Aku hanya bisa mendukung keputusan mu," ucap bara
"Terima kasih ," jawab ratu singkat
Selepas obrolan itu ,mereka pun hanya saling diam...bara tak ingin terlalu ikut campur dalam masalah rumah tangga Dimas dan ratu ..tugas nya hanya ingin menjaga ratu dan William agar tetap aman. Dia merasa memiliki hutang Budi yang cukup besar pada almarhum papa nya ratu yang telah menolong nya membayar semua biaya pengobatan dirinya hingga sembuh seperti sekarang... Bara dulu adalah OB di kantor nya papa ratu,karna pekerjaan nya yang bagus dan jarang absen maupun telat datang ke kantor...papa nya ratu sangat menyukai seorang pekerja keras seperti bara. Namun ternyata bara mengidap penyakit gagal ginjal. Karna penyakit itu bara harus sering melakukan cuci darah di rumah sakit.bahkan dokter menyaran kan supaya bara menjalani pencakokkan ginjal,namun bara tidak memiliki biaya nya sama sekali.
Suatu hari bara jatuh pingsan sewaktu sedang menjalankan pekerjaan nya...papa nya ratu pun menyuruh supir nya untuk mengantarkan bara kerumah sakit. Sampai di rumah sakit,bara langsung di tangani oleh dokter,dan karna kejadian itu papa nya ratu pun jadi mengetahui penyakit yang di idap oleh bara . Tanpa fikir panjang,papa nya ratu pun menyuruh pihak rumah sakit untuk mencari donor ginjal. Ternyata Dewi Fortuna berada di pihak bara,donor ginjal pun di dapat kan. Dan papa nya ratu pun langsung menyuruh pihak rumah sakit untuk melakukan operasi pencakokkan ginjal dengan segera...
Operasi pun berjalan lancar...setelah 3 hari bara menjalani perawatan pasca operasi,bara pun sudah mulai bisa menggerak kan tubuh nya sedikit sedikit.
Ceklek
Pintu ruangan dimana bara di rawat di buka oleh seseorang yang ternyata adalah pak wijaksono,papa nya ratu .
"Pak..." Bara berusaha bangkit dari posisi tidur nya,namun di cegah oleh papa nya ratu
"Sudah,,,kamu istirahat saja,tidak apa apa."ucap papa nya ratu
"Terima kasih banyak bapak sudah menolong saya...entah bagaimana saya bisa membalas nya ," ucap bara merasa sungkan
"Sudah...sudah. yang penting kamu sehat dulu,itu yang terpenting ." Jawab papa nya ratu
"Saya berjanji akan mengabdi pada bapak sampai kapan pun pak...saya akan membalas Budi pada bapak dengan bekerja selama nya ..."ucap bara
"Setelah kamu sehat nanti,kamu akan saya angkat menjadi asisten saya...bagaimana apa kamu bersedia ?" Tanya papa nya ratu sambil tersenyum
"Bersedia pak...saya akan lakukan pekerjaan apapun yang bapak suruh. Saya juga akan melindungi bapak dengan nyawa saya," jawab bara
__ADS_1
"Baik lah...jika kamu bersedia. Cepat lah sembuh,banyak pekerjaan yang harus kamu lakukan." Ucap pak Wijaksono sambil menepuk pelan pundak bara .
* Bersambung