Kehadiran Sang Pelakor

Kehadiran Sang Pelakor
bab 33. Aku Ingin Anak Darimu


__ADS_3

Aku tersentak ketika mendengar suara gedoran pintu kamar ku. Ku lirik jam sudah menunjukkan pukul 11 malam...


"Ratu...buka pintu nya!!!" Terdengar suara Kevin memanggil ku dari balik pintu kamar ini


Aku memang sengaja tidur di kamar lama yang berada di lantai bawah,karna aku takut jika Kevin mengajak ku untuk berhubungan badan lagi,rasa nya tubuh ku masih terasa sakit semua...


"Ratu...aku bilang buka pintu nya!!!" Teriak Kevin lagi


Aku tetap diam,berpura pura tidur,tak beranjak sedikit pun dari kasur empuk Ku.


Ceklek...


Jedeeerrrr!!!


"Ya tuhan...!!!" Aku terlonjak kaget mendengar pintu di banting dengan keras


"Oh...pura-pura budeg kamu ya_" ucap Kevin menatap ku tajam


Tap ...tap...


Kevin berjalan menghampiri diriku yang masih merasa shock akibat kelakuan nya membuka paksa pintu kamar ini...


Dengan tatapan tajam ,Kevin menarik paksa diriku dari kasur ini..." Ayo ikut aku kembali kekamar atas!!!" Ucap Kevin sambil terus menarik tangan ku


"Aauuuwww...sakit Vin,bisa gak sih jangan kasar_" ucap ku merasa kesal


"Siapa suruh kamu membuat ku kesal,jadi sekarang kamu harus di beri hukuman !!" Jawab nya sinis


Tiba-tiba perasaan ku jadi tak enak...hukuman? Hukuman apa yang di maksud Kevin? Jangan-jangan?....


'nggak ...jangan sampai hukuman seperti itu ,aku nggak mau ' gumam ku sambil menggelengkan kepala


Kevin terus menarik tangan ku sangat kuat,dan dia berjalan tergesa-gesa menuju lantai atas,aku pun terpaksa mengikuti langkah nya dengan susah payah...


Ceklek...


Jederrr....


Brruuukkk....!!! "Aduuuhhh" aku mengaduh ketika Kevin melemparkan tubuh ku dengan kasar ke atas ranjang. Sekarang posisi ku sudah terlentang di atas kasur king size di kamar Kevin .


"Kamu harus di hukum" ucap Kevin sambil menyunggingkan senyum aneh


Tanpa basa basi,Kevin mencopot satu persatu kancing kemeja nya,dan melepaskan semua yang menempel di tubuh nya,sekarang keadaan nya sudah polos...


Tanpa mengulur waktu,Kevin langsung menindih tubuh ku dan mencumbui diriku dengan buas nya.


Kreeettt...


Sreett.....


Gaun malam yang ku pakai pun sudah robek di buat Kevin,dan dia membuang nya ke sembarang tempat.


Sekarang hanya pakaian dalam saja yang masih melekat di tubuh ku. Itu pun hanya bertahan sebentar ,ketika Kevin sudah berhasil melepas nya dari tubuh ku. Sekarang kami berdua sudah sama-sama polos,tanpa tertutup sehelai benang pun.


Tanpa mengulur waktu,Kevin pun langsung menumpahkan gairah nya yang menggebu-gebu. Tak ada sedikit pun celah untuk aku bisa menolak,karna tenaga Kevin sangat kuat.


Setelah menumpahkan benih nya ke rahimku,Kevin pun terlelap tidur,sedangkan diri ku tak bisa memejamkan mata sedikitpun. Ku lirik wajah Kevin yang sedang terlelap,tampak begitu tampan dan maskulin,tapi sayang memiliki sifat yang diktator...


Setelah beberapa waktu mencoba untuk memejamkan mata,akhir nya aku bisa tertidur juga...


Pagi harinya...


"Eeehhhmmm.... Aduh,sakit semua tubuh ku rasa nya _" ucap ku sambil menggerakkan badan yang terasa sakit


Aku mencoba bangkit dan menyandarkan tubuhku ke dipan ranjang ini... Mataku masih terasa berat sekali,akibat tadi malam susah tidur.


"Sudah bangun _" tegur Kevin yang sudah terlihat rapi sambil duduk di sofa kamar ini


"Eh... Bikin kaget aja sih _" gerutu ku yang tak menyadari keberadaan Kevin di sana


"Dasar pemalas_" ucap nya santai

__ADS_1


"Apa? Pemalas kamu bilang,kamu gak sadar gara-gara kamu sekarang badan ku rasa nya mau patah semua,hah!!!" Jawab ku merasa kesal


Kevin hanya tersenyum mendengar ucapan ku. Aku jadi semakin  kesal melihat ekspresi wajah nya yang seperti tak berdosa itu.


"Bisa gak Vin,kasi aku libur,kalau setiap hari kayak gini,aku bisa mati kelelahan,tau gak kamu ,huh!!!"gerutu ku sambil memasang wajah cemberut


Kevin bangkit dari sofa dan berjalan ke arah ku.


"Nggak bisa ... Aku akan lakuin itu sesering mungkin,karna aku mau anak dari mu_" ucap nya sambil mendekat kan wajah nya ke arah ku


"Hah...a-anak kamu bilang?"


"Ya...anak. jadi berhenti lah mengeluh,oke_"


Setelah mengatakan itu,Kevin langsung berjalan kearah pintu,dan beranjak keluar dari kamar ini.


"Keviiiinnn....dasar diktator mesum kamuuuuu_" teriakku sambil melempar bantal ke arah pintu yang sudah tertutup kembali.


Setelah meluapkan emosi,aku pun memutus kan untuk beranjak ke kamar mandi untuk membersih kan diri...


Tak butuh waktu lama,aku pun sudah selesai dan ingin turun ke lantai bawah,karna perut ku sudah terasa lapar...


Namun sewaktu aku hampir sampai ke bawah,mata ku tertuju pada sosok wanita cantik yang berpakaian sexy sedang berdiri di ruang tengah. Siapa wanita itu?


Eeekkkheemmm....


"Maaf,kamu siapa ya? " Tanyaku ramah


Wanita itu pun langsung menoleh ke arah ku,dan tersenyum...


"Oh...jadi ini istri nya kevin_" ucap nya memandang sinis


"Ya dia istri ku_" Kevin menyahut,yang terlihat berjalan dari arah luar.


"Kevin... Kenapa aku tadi di larang masuk ke villa ini,mereka kan tau aku ini teman dekat kamu _" ucap wanita itu sambil bergelayut manja dengan Kevin


"Lepas kan tanganmu Celine,tolong jaga sikap mu_" tolak Kevin sambil melepaskan tangan wanita itu


"Ayok kita makan saja,aku sudah lapar _" ucap Kevin sambil berjalan menuju ruang makan


Aku pun mengikuti langkah Kevin menuju ruang makan,dan wanita yang bernama Celine itu pun ikut berjalan juga di belakang Kevin...


Seperti biasa ,bik Ijah sudah menyiapkan berbagai macam makanan untuk sarapan di pagi hari...


"Tolong buatkan aku sandwich ratu_" ucap Kevin memintaku untuk membuatkan nya sandwich


Aku pun bergegas ingin mengambil roti dan juga selai tiramisu kesukaan nya Kevin,akan tetapi Celine lebih dulu mengambil nya...


"Biar aku aja yang buat _" jawab nya ketus sambil melirik pada ku


Aku pun tak ingin berdebat,dan membiarkan nya yang membuat sandwich untuk Kevin...


"Ini Vin ...spesial buat kamu _" Celine memberikan sandwich buatan nya pada Kevin dengan wajah yang di buat manis


"Terima kasih _" jawab Kevin menerima sandwich tersebut


Aku pun berlagak cuek dengan sikap Celine tersebut... Malah aku merasa senang,gak perlu repot-repot melakukan perintah Kevin.


Kami bertiga makan dalam suasana hening,tak ada obrolan sedikit pun. Tak lama kami pun selesai sarapan. Dan berpindah duduk di ruang santai.


"Vin...aku boleh main kesini kapan pun aku mau kan? Ucap Celine sambil tersenyum


"Tidak ...jika ada aku saja,kamu boleh kesini_" jawab Kevin datar


"Kok gitu sih... Kita kan temenan udah lama,dekat banget malahan..."  Balas Celine sambil melirik diriku dengan tatapan sinis


"Aku tidak ingin di bantah_" ucap Kevin lagi sambil melirik tajam ke arah Celine


"Oke...oke,terserah kamu saja lah _" jawab Celine dengab wajah cemberut


Aku hanya bersikap cuek dengan obrolan mereka berdua... Tiba-tiba aku merasa haus,aku pun pamit untuk ke dapur.

__ADS_1


"Aku mau kedapur dulu_" aku berdiri dan berjalan menuju dapur


Setelah sampai di dapur,aku pun langsung membuka lemari es dan mengambil sebotol air mineral dingin...


Gleekk..


Gleekkk...


Aku langsung menenggak air tersebut hingga tinggal separuh...namun tiba-tiba saat aku ingin berbalik,aku terkejut karena ada seseorang yang membekap mulut ku dari belakang...


Eeemmmpppphhh....


Eeemmmmppphhh....


Aku tak bisa bernafas,bahkan untuk mengeluarkan suara pun terasa sangat sulit...


Tubuh ku di tarik paksa berjalan ke arah belakang dapur ini...


Ketika sudah sampai dilorong yang menuju gudang belakang villa ini,tubuh ku di hempaskan ke tembok dengan sangat kasar...


"Aaauuuwwww" teriakku karna tubuh ku terasa sangat sakit


"Heh... Wanita si*lan!!!


"Ce-celine... Mau apa kamu ?" Aku sangat kaget karena yang membekap ku adalah Celine


"Ka-kamu mau apa Celine,jauh kan pistol itu dari wajah ku_" ucap ku bergetar ketika Celine menodongkan sebuah pistol ke arah kepala ku


"Hahaha...kamu takut?" Jawab nya dengan senyum mencemooh


"Celine,jangan berbuat nekat,jika Kevin tau,kamu pasti...."


" Kevin apa hah... Kevin akan tau kalau kamu sudah jadi mayat wanita si*lan!!! " Ucap Celine dengan tatapan sinis


"Dan detik ini juga,kamu akan mati di tangan ku,hahaha !!!" Celine seperti sudah kehilangan akal sehat,dia seperti orang yang kerasukan. Tanpa basa basi celine langsung menarik pelatuk pistol tersebut,dan ....


Doorrr...


Dengan tubuh bergetar ,aku menutup kedua mataku,wajah ku sudah basah oleh keringat...


Bruuukkk...


Tiba-tiba aku mendengar suara seseorang yang terjatuh ke lantai...


Masih dengan wajah yang ketakutan,aku memberanikan diri untuk membuka mata. Barusan aku mendengar suara tembakan tepat di hadapan ku,apakah aku yang tertembak,tapi kenapa aku tak merasakan apa-apa?


Perlahan aku memberanikan diri untuk membuka kedua mataku.dan aku sangat kaget ketika melihat tubuh Celine sudah tergeletak di lantai dan ada darah yang mengalir.


"Ya tuhan....Celine!!" Teriakku ingin menolong Celine


"Jangan di sentuh !!!" Terdengar suara Kevin melarangku untuk menyentuh tubuh Celine


"Vin... Apa yang terjadi dengan Celine? Apa dia su-dah ma-ti?" Tanya ku dengan terbata


"Tidak ...dia hanya pingsan_" jawab Kevin yang sudah berada di hadapan ku.


"Ayo ikut aku..._" Kevin menarik tangan ku


"Ta-pi ce-celine_" ucap ku masih memandangi tubuh Celine yang tergeletak


"Biar Igor yang mengurus nya _" jawab Kevin tanpa menoleh


Aku pun terpaksa mengikuti langkah Kevin meninggal kan tubuh Celine yang ingin di angkat oleh Igor... Aku masih shock dengan semua yang terjadi.


"Masuk !!! Kevin menyuruh ku masuk ke dalam mobil yang pintu nya sudah terbuka


"Ki-kita mau kemana Vin?" Tanya ku bingung


"Ke mansion ku,disana ada William _" jawab Kevin sambil ikut masuk ke dalam mobil


Mobil pun langsung berjalan meninggalkan villa tersebut ...ada rasa senang di hatiku karena Kevin membawa ku untuk bertemu dengan William.

__ADS_1


Tapi aku masih sangat penasaran,kemana Kevin akan membawa Celine? Semoga saja Celine baik-baik saja, ' gumam ku dalam hati


__ADS_2