
"kamu sudah pulang mas?" Sinta menyambut dimas yang baru pulang dari restoran.
"Kamu ngapain disini sin,bukannya istirahat saja di kamar?" Dimas sudah duduk di sofa dan melepas sepatu nya
"Aku bosan dikamar terus mas,lagian aku sudah enakan kok,nanti kalau aku merasa lelah,aku langsung istirahat_" ujar Sinta duduk di samping Dimas
Dimas celingukan," Rita kemana,kok gak keliatan?" Tanya Dimas
"Oh rita,gak tau tuh dia kemana,tadi bilang nya mau keluar sebentar kesupermarket,tapi udah dua jam belum pulang juga,bohong mungkin dia itu mas_" cetus Sinta berusaha mempengaruhi fikiran Dimas
"Mungkin supermarket nya rame,jadi antri,sudah biarin aja,mungkin bentar lagi pulang_" Dimas mencoba berfikiran positif
Sinta tampak tak senang mendengar Dimas membela Rita,sebegitu percaya nya Dimas dengan istri kedua nya tersebut,sehingga tak mempan oleh hasutan Sinta.
"Mas mau makan,aku siapin ya..." Sinta mencoba mengalihkan pembicaraan
"Aku bisa ambil sendiri,kamu istirahat saja,aku mau kekamar dulu mau mandi_" Dimas bangkit dari sofa kemudian berjalan menuju kamar nya bersama Rita
"Huh...nyebelin banget sih mas Dimas!!!" Gerutu Sinta bermuka masam
Tak lama kemudian terlihat Rita berjalan masuk kerumah...
"Dari mana aja kamu ...kok lama banget,pasti abis macam-macam kan diluaran sama!!!" Cerca Sinta menatap sinis Rita
"Jangan fitnah kamu sin...kamu liat aku lagi bawa belanjaan kan,aku baru dari supermarket_" jawab Rita merasa kesal
Rita tak ingin berdebat dengan Sinta,dia langsung berjalan menuju kedapur untuk meletakkan belanjaan nya.
Rita sedang menyusun belanjaan nya ke dalam lemari es,tiba-tiba ada yang memeluk nya dari belakang.
"Haahh...Dimas!!! Buat kaget aku aja kamu_" Rita refleks berbalik badan karna kaget ternyata Dimas yang memeluk nya dari belakang
"Maaf ya...hehehe. kamu dari mana? Sinta bilang kamu tadi kesupermarket_" tanya Dimas
"Iya ...ni aku abis belanja,soalnya bahan-bahan masakan udah pada abis.kamu kok tumben cepat pulang nya? Rita malah balik bertanya
"Tiba-tiba aku kangen sama kamu. Kita kekamar yuk,kan udah berapa hari kita gak sayang-sayangan..." Dimas mencoba merayu Rita
Rita langsung tersipu malu,dia fikir Dimas tak akan seagresif ini karena belakangan mereka sering bertengkar prihal keturunan. Namun sekarang malah Dimas blak-blakkan meminta nafkah batin dari Rita,tentu saja Rita tak keberatan,karna Rita pun sama menginginkan nya. Tanpa fikir panjang,mereka berdua langsung menuju kamar untuk menuntaskan birahi mereka berdua.
Melihat Rita dan Dimas berjalan beriringan menuju kamar mereka sambil senyum-senyum,membuat Sinta langsung curiga. Dia pun kemudian diam-diam menguntit dari balik pintu kamar ketika Rita dan Dimas sudah masuk kedalam.
Sinta menempelkan daun telinga nya di pintu kamar dimas dan Rita,dia ingin mengetahui apa yang sedang terjadi di dalam kamar tersebut.
Beberapa menit belum ada suara terdengar dari dalam,tapi tak lama Sinta mendengar suara ******* dari dalam kamar tersebut. Suara ******* dua sejoli yang sedang memadu kenikmatan duniawi. Semakin lama suara ******* itu semakin kencang. Membuat Sinta seketika merinding dan berkeringat membayangkan aktivitas apa yang sedang berlangsung didalam sana.
"Kurang ajar!!! Bisa-bisa nya mereka berdua bercinta saat aku berada di rumah ini,apa mas Dimas tak memikirkan perasaan ku!! Gerutu Sinta sangat emosi
"Aku harus melakukan sesuatu_" Sinta mencoba memikirkan rencana
Sinta tersenyum licik,karena mendapatkan ide untuk menghentikan aktivitas di dalam kamar tersebut yang semakin memanas.
Praaanggg....
Bruuukk!!!
"Mas Dimas....tolong !!!
Sinta sengaja membanting sebuah gelas di meja dan dirinya berpura-pura jatuh kelantai kemudian berteriak meminta tolong pada dimas.
"Tolong....mas Dimas,kaki ku sakit....tolong!!!! Teriak Sinta semakin mendramatisir keadaan
Ceklek...
Pintu kamar terbuka,terlihat Dimas berlari tergesa-gesa sambil mengancing kemeja nya yang masih terbuka...
"Ya ampun sinta...kamu kenapa?" Dimas langsung membopong tubuh Sinta,terlihat Dimas merasa panik
"Aku tadi mau minum,tapi terpeleset,lantai nya licin banget mas... kaki ku jadi sakit banget,huhuhu_" rengek Sinta berpura-pura
"Ya sudah...aku gendong kamu kekamar ya,nanti Rita yang ngobatin kaki mu_" Dimas langsung mengangkat tubuh Sinta dan membawa nya kekamar tamu. Tubuh Sinta di letakkan di kasur,lalu terlihat Rita menyusul masuk kedalam kamar tersebut
"Sinta kenapa dim? " tanya Rita penasaran
"Tadi katanya jatuh,tolong kamu periksa kaki Sinta ya rit,aku mau bersihin pecahan gelas tadi_" Dimas kemudian keluar dari kamar
Rita berjalan menghampiri Sinta yang berbaring di tempat tidur... kemudian dirinya memeriksa bagian kaki Sinta apakah ada yang terluka atau tidak.
"Seperti nya tidak ada yang luka,kaki kamu juga tidak kenapa-kenapa... apa ada bagian lain yang terasa sakit sin?" Tanya Rita menatap wajah Sinta
Sinta menarik kaki nya,dan mendorong tubuh Rita membuat tubuh Rita sedikit terhuyung ke belakang.
"Jangan sentuh aku dengan tangan mu yang kotor itu. Enak ya abis bercinta dengan suami ku,udah berapa ronde kalian tadi HAH!!!" Cetus Sinta dengan nada ketus
"Maksud mu apa sin,Dimas juga suami ku,jadi sah-sah saja kalau kami berhubungan badan,lagian kamu kok bisa tau,kamu ngintipin kami ya tadi_" tanya Rita tak habis fikir dengan tingkah konyol Sinta
__ADS_1
"Ngapain aku ngintipin kalian berdua,cih...!!!"Sinta tak mengakui perbuatan nya
Terlihat dimas masuk kembali masuk kedalam kamar...
"Bagaimana rit,apa Sinta ada yang luka?" Tanya Dimas pada Rita
"Gak ada kok dim...mungkin cuma keseleo aja,tapi gak kenapa-kenapa kok_" jawab Rita tak ingin berterus terang pada Dimas
"Hem syukur lah kalau begitu... kamu istirahat saja ya sin,gak usah banyak gerak dulu_" ujar Dimas menatap sinta
"Tapi aku mau di temenin sama kamu mas...malam ini kamu bobok sama aku ya disini,aku kan kangen sama kamu_" rengek Sinta memasang wajah sedih
"Tapi...."
"Aku masih istri kamu loh mas... kamu harus adil.apa kamu gak kasian sama aku yang baru aja sadar dari koma,tiga bulan lebih loh mas aku koma,masak kamu gak kasian sama aku..." Sela sinta terus berusaha membujuk Dimas
Dimas menoleh kearah rita,dan Rita pun menganggukkan kepala seakan mengerti bagaimana posisi Dimas saat ini. Rita berusaha menahan rasa cemburu dan ego nya,bagaimana pun dia dan Sinta adalah istri Dimas,sudah seharus nya Dimas berlaku adil.
Malam hari pun tiba. Dimas sudah berada di tempat tidur bersama Sinta.
"Kamu sudah minum obat kan,sekarang tidur lah_" Dimas menarik selimut untuk menyelimuti tubuh Sinta
"Mas...apa kamu gak ingin menyentuh aku dulu?aku sudah lama tak merasakan nafkah batin dari kamu mas_" sinta mencoba merayu Dimas
"Kamu masih sakit sin,nanti saja kalau kamu sudah benar-benar sembuh,sekarang fokus lah dengan kesehatan mu dulu_" Dimas mencoba menolak dengan lembut
Sinta merasa kecewa atas penolakan Dimas terhadap nya,sia-sia dia meminta dimas untuk tidur bersama nya malam ini kalau dimas tak sedikit pun mau menyentuh nya.
Terdengar dengkuran kecil pertanda dimas sudah tertidur lelap.
"Huh... apa kamu udah gak nafsu lagi sama aku mas,sama rita kamu sangat bergairah,sedangkan sama aku... liat aja nanti ya mas,setelah aku sembuh,gak akan aku biarkan kamu dan Rita bersenang-senang lagi!!!" Gumam Sinta kesal sambil menatap wajah lelap Dimas
* * * * * *
Di rumah Kevin dan ratu...
Pagi hari ...
"Kamu gak ke kantor Vin?" Ratu merasa heran karna Kevin terlihat malas-malasan di tempat tidur
"Nggak..." jawab Kevin masih dalam posisi terpejam
"Tumben...kamu sakit?" Ratu menyentuh dahi Kevin memeriksa apakah panas atau tidak
"Aku sehat ratu...aku cuma lagi malas aja ke kantor,nanti siang ada undangan pesta anniversary salah satu investor ku,kamu ikut ya_" ucap Kevin yang sudah membuka kedua mata nya
"Iya ..aku ikut. Ya sudah,aku kebawah dulu ya,mau liat anak-anak,kamu mau dibawakan sarapan apa,biar aku buat kan?"
"Roti bakar saja sama jus wortel_" jawab Kevin
"Oke_"
Ratu kemudian keluar dari kamar dan langsung menuju lantai bawah. Terlihat kedua anak nya sedang duduk di ruang makan...
"Morning honey_" ucap ratu menyapa kedua buah hati nya
"Morning mom..._" jawab mereka berdua serempak
"Daddy tidak sarapan mom?" Wiliam menanyakan Daddy kesayangan nya
"Tidak ...Daddy masih tidur dikamar,hari ini tidak berangkat ke kantor_"
"Oh begitu..." jawab William
William dan Rachel terlihat sangat asyik menyantap menu sarapan nya. Setelah selesai Wiliam langsung berangkat ke sekolah di antar oleh sang supir.
"Ayo cus...cepetan..." terdengar Rachel merengek mengajak suster pribadi nya
"Ayok kemana sayang....kok ncus nya di Tarik-tarik kayak gitu sih_" ucap ratu sambil mencubit hidung mancung Rachel
"Non Rachel ngajakin muter film kartun yang kemaren di belikan sama tuan Kevin nyonya_" jelas sang suster
"Oh gitu...ya sudah kamu boleh nonton film kartun nya,tapi nanti Jangan lupa bobok siang ya_" ucap ratu pada putri kesayangan nya
"Yeaayyy....thanks mommy ,love you_" Rachel nampak kegirangan
Setelah selesai mengurus kedua buah hati nya,ratu kemudian naik kelantai atas menuju kamar nya sambil membawa nampan berisi makanan pesanan kevin.
Ceklek...
"Vin...ini sarapan nya_" ratu meletakkan nampan tersebut ke atas meja yang ada di kamar nya
Kevin bangkit dari kasur lalu menuju kekamar mandi untuk mencuci muka dan tangan sebelum menyantap sarapan yang di bawakan oleh sang istri.
Siang hari pun tiba... Kevin dan ratu sudah bersiap untuk berangkat ke pesta anniversary salah satu investor Kevin yang di selenggarakan di salah satu hotel ternama di tengah kota.
__ADS_1
Ratu tampak anggun dan cantik mengenakan gaun tak berlengan berwarna maroon,kontras dengan kulit tubuh nya yang putih mulus membuat aura nya semakin terlihat bersinar. Sedangkan Kevin tampak begitu tampan dan cool memakai setelan jas yang berharga setara satu buah mobil,semua yang melekat di tubuh Kevin pasti akan membuat semua orang tercengang karena harga nya tak main-main.
Setelah semua selesai,mereka berdua langsung berangkat di antar oleh pak supir menggunakan mobil mewah yang harga nya pun tak kalah fantastis.
Tak lama mereka pun sudah sampai di loby sebuah hotel yang sangat megah dan mewah. Terlihat beberapa mobil juga berhenti di belakang mobil Kevin,beberapa orang yang di kenal Kevin turun dari deretan mobil tersebut.
Kevin menggandeng tangan ratu dan berjalan memasuki hotel. Dengan di antar oleh petugas WO,Kevin dan ratu berjalan menuju ruang yang di gunakan sebagai tempat acara berlangsung.
"Selamat datang pak Kevin_ wah...wah senang sekali pak Kevin mau menyempatkan waktu untuk datang ke acara saya...terima kasih pak Kevin beserta istri_" ucap pak gunawan yang merupakan tuan rumah acara tersebut
"Sama-sama pak Gunawan...perkenalkan ini ratu,istri saya_" Kevin memperkenalkan ratu kepada keluarga pak Gunawan
"Salam kenal Bu ratu ..ini wike istri saya. Dan ini anniversary kami yang ke 5 tahun,doakan kami segera memiliki momongan ya_" ucap pak gunawan begitu ramah
"Aamiin... saya pasti mendoakan nya_" jawab ratu tersenyum tulus
Setelah selesai mengobrol dengan pak Gunawan beserta istri nya... Kevin dan ratu mengambil beberapa menu makanan yang sudah di siapkan,kemudian mereka mencari meja yang juga sudah di siapkan khusus untuk mereka berdua.
"Ternyata mereka belum di karuniai anak ya Vin,,,padahal sudah cukup lama ya mereka berumah tangga_" ujar ratu merasa simpatik
"Ya begitu lah kehidupan,tak ada yang sempurna_" tanggap Kevin sambil menyuap sepotong cake ke dalam mulut nya.
"Hem... iya benar juga sih_"
Saat mereka berdua sedang asyik menyantap hidangan,tiba-tiba seorang wanita terjatuh dan menarik tubuh Kevin sebagai pegangan nya,sehingga Kevin ikut terjatuh juga.
"Aaaaahh...._"
Bruuukkkk....
"Aaauuwwww...."
Karna kejadian nya begitu tiba-tiba,membuat Kevin tak sigap mengindari tarikan tangan wanita itu,sehingga Kevin ikut terjatuh dengan posisi menimpa tubuh wanita tersebut.
"Maya!!! Kevin sangat kaget ternyata yang terjatuh adalah Maya
"Kevin... ma-maaf aku gak sengaja_" Maya malah sengaja memeluk tubuh Kevin
Kevin langsung melepas paksa tangan Maya dari tubuh nya,lalu dia segera bangkit.
Karena melihat semua orang sedang memperhatikan ke arah mereka,Maya langsung ikut berdiri juga sambil membetulkan pakaian nya yang terlihat kusut.
"Maafkan aku ya Vin,tadi Hells aku patah,jadi aku terjatuh.maaf sudah menarikmu sehingga membuat kamu ikut terjatuh_" ujar maya berpura-pura
Lalu Maya mengedarkan pandangan nya ke sekeliling sambil mengatupkan kedua telapak tangan nya," maaf ya sudah membuat kehebohan,maaf semua", Maya meminta maaf atas ulah nya yang sudah menjadi pusat perhatian seluruh tamu undangan
"Bisa ya jatuh nya tepat di dekat Kevin,kenapa gak disana saja _" ucap ratu merasa kesal
"Nama nya musibah,ya gak tau bisa dimana aja kan,lagian aku sudah minta maaf_" Maya berusaha membela diri
Maya menoleh ke arah Kevin yang sedang sibuk membersihkan jas nya yang basah ketumpahan minuman.
Lalu Maya dengan tak merasa malu mengambil selembar tisu dan langsung membantu Kevin mengelap jas nya padahal Kevin tak minta sama sekali.
"Sini aku bantu vin_" maya langsung meluncurkan aksi nya
"Tidak usah_" tolak Kevin mengibaskan tangan Maya yang hendak menyentuh tubuh nya
"Gak apa Vin,aku bantu aja_" Maya masih keras kepala
"Awas... jangan sentuh suami ku!!! Ratu tiba-tiba mendorong tubuh Maya dengan kuat
"Apaan sih pakek dorong segala,aku kan cuma mau bantuin_" protes Maya tak terima
"Gak ada yang boleh menyentuh Kevin selain aku istri nya,jadi sekarang pergilah dari sini. Lagian sudah ada aku yang bisa mengurus suami ku sendiri!!!" Cetus ratu mengusir maya
"Vin...istri mu kasar banget,ini kan bukan di kantor jadi hubungan kita kan sebagai teman_" Maya masih tak terima dengan perlakuan ratu
"Sudah lah may,jangan buat keributan disini,gak enak di liat orang_" ujar Kevin menengahi situasi
"Tapi Vin ..."
"Cukup...pergi dari sini!!! Maya kaget mendapat bentakan dari Kevin.
Melihat ekspresi bengis dari Kevin,Maya pun merasa takut,diapun akhir nya pergi meninggalkan tempat itu dengan muka masam...
* * * * * *
Selamat membaca ya🥰
Jangan lupa follow akun author ya biar author nya tambah semangat update nya🤗
Thank you...love you all🥰🥰
* Bersambung
__ADS_1