
"Lepasin tangan aku Vin ...sakit;" pinta ratu pada Kevin yang terus saja menarik paksa ratu
Kevin tak menggubris sedikit pun permintaan ratu,diri nya sudah terlanjur kesal karna ratu berani-berani nya melakukan tindakan memberontak.
Kevin terus saja membawa paksa ratu ke suatu tempat yang tak pernah ratu ketahui sebelum nya. Ratu di bawa oleh Kevin ke ruang bawah Tanah,disana ada beberapa ruangan yang tak boleh sembarangan orang memasuki nya.
Walaupun terletak di bawah bangunan mansion Kevin,namun ruangan tersebut cukup bagus dan memiliki fasilitas yang lengkap.disana juga terdapat sebuah kamar khusus yang biasa di tempati oleh Kevin dalam situasi tertentu. Ruangan tersebut di desain anti peluru dan anti bom dengan daya ledakan standart,pintu nya terbuat dari bahan baja yang sangat kuat,ruangan tersebut juga kedap suara.
Ratu terperangah ketika sampai di ruang bawah Tanah tersebut. Diri nya sama sekali tak menyangka jika ada ruangan seperti itu di mansion Kevin.
Tit...tit...tit...tit...
Greekkk....
Kevin menekan tombol kata sandi pada pintu kamar rahasia nya,seketika kamar tersebut pun terbuka.
"Masuk!!!" Ucap Kevin pada ratu
"Vin ...tempat apa ini,aku takut vin_" jawab ratu dengan wajah yang panik
"Kamu mau mengurung diri kan,jadi disini tempat yang pas buat kamu... Siapapun tidak bisa masuk kecuali aku !!!" Ucap Kevin tersenyum puas
Ratu menggelengkan kepala nya,air mata nya terus merembes,diri nya sangat takut berada di tempat itu,"Vin,aku mohon jangan lakukan ini Vin,aku minta maaf_" mohon ratu dengan suara lirih
Kevin menarik ratu dan membawa nya ke tempat tidur yang ada di kamar tersebut.
Ratu sudah mengerti apa yang akan Kevin lakukan pada nya. Tak ada celah sedikit pun untuk ratu kabur dari tempat itu,diri nya hanya bisa pasrah sekarang, menanti apa yang akan di lakukan Kevin pada nya .
Kevin dengan kasar menghempaskan tubuh ratu ke tempat tidur,dan tanpa basi basi,dia pun melampiaskan emosi nya dengan melakukan hubungan badan dengan ratu.
"Sakit Vin...sakit,hiks...hiks_" ratu terisak sambil menahan sakit di area int*m nya karna Kevin terlalu bergairah melakukan kegiatan dewasa itu.
Tiba-tiba ratu mengalami pusing,dan perut nya terasa kram,karna tak sanggup menahan rasa sakit,ratu pun akhir nya pingsan...
Kevin seketika menghentikan kegiatan nya,wajah nya berubah panik ketika menyadari jika ratu tak bergerak sama sekali.
"Ratu... Bangun,kamu kenapa?" Tanya kevin sambil menepuk-nepuk pelan pipi ratu
Akan tetapi ratu tak merespon sama sekali. Diri nya masih tak sadar kan diri.
Kevin merasa sangat panik melihat kondisi ratu,diapun bergegas memakai baju nya dan memakai kan kembali dress yang ratu kenakan tadi. Setelah selesai,diapun membuka pintu kamar dan menggendong tubuh ratu keluar dari ruangan tersebut .
Dengan langkah tergesa-gesa,Kevin berjalan menuju garasi mobil nya
"Igor... !!!" Teriak nya memanggil sang bodyguard
Igor pun langsung berlari setelah mendengar suara sang tuan .
"Ada apa tuan... Nyonya kenapa?" Tanya Igor bingung sambil melirik pada ratu yang sedang di Gendong oleh Kevin
"Cepat siap kan mobil !!" Perintah nya lagi
Tanpa bertanya lagi,Igor pun langsung berlari untuk menyiapkan mobil .
Mobil pun sudah siap di depan pintu masuk mansion Kevin, Igor langsung membuka pintu mobil agar tuan nya bisa masuk.
Setelah Kevin meletakkan tubuh ratu di kursi belakang mobil,dia pun kemudian masuk juga,dan duduk dengan memangku kepala ratu.
"Cepat kerumah sakit _" ucap nya pada Igor
"Baik tuan _" jawab Igor langsung tancap gas menuju rumah sakit
Sepanjang perjalanan kerumah sakit,Kevin memandangi wajah ratu yang masih terpejam.dia merasa bersalah sudah membuat ratu jadi seperti itu. Hati nya pun merasa cemas,takut apabila terjadi sesuatu yang buruk pada Ratu karna keegoisan nya.
__ADS_1
Tak lama kemudian,mobil pun sampai di rumah sakit yang di tuju,Igor langsung memarkirkan mobil nya di loby UGD,dan langsung keluar dari mobil untuk memanggil perawat yang berjaga .
Perawat pun datang dengan mendorong brankar untuk membawa tubuh ratu ke ruang UGD rumah sakit.
"Maaf pak... Tolong tunggu di luar,biar pasien kami yang tangani_" ucap salah satu perawat
"Apa dokter nya perempuan?" Tanya Kevin yang membuat perawat tersebut mengerutkan dahi
"Maksud bapak?" Tanya perawat itu kembali
"Saya mau istri saya di periksa oleh dokter perempuan,bukan laki-laki_" jawab Kevin yang membuat perawat tersebut bingung
"Bukan kah sama saja ya pak,yang terpenting istri anda di tangani dengan baik,tapi kebetulan hari ini dokter yang berjaga adalah dokter intan,jadi bapak tak perlu khawatir,permisi_" ucap perawat tersebut tersenyum kemudian masuk ke ruang UGD.
Kevin khawatir jika yang memeriksa ratu adalah dokter laki-laki,karna tadi dia belum sempat memakaikan pakaian d*lam ratu ketika terburu-terburu pergi kerumah sakit,Kevin hanya memakaikan dress nya saja,karna dia sudah sangat panik,maka dari itu dia tidak ingin jika tubuh ratu di lihat oleh lelaki lain ,termasuk dokter sekalipun.
Cukup lama ratu di periksa di ruang UGD,akhirnya pintu ruangan terbuka dan seorang wanita berhijab keluar dari sana.
"Maaf,bapak siapa nya pasien?" Tanya dokter tersebut
"Saya suami nya _" jawab Kevin singkat
"Baik. Begini pak,istri nya anda mengalami dehidrasi yang cukup parah,tensi darah nya pun sangat rendah,seperti nya istri anda mengalami depresi/stres yang berlebihan,itu yang menyebabkan pasien tidak sadar kan diri,dan...maaf,apa anda tadi barusan melakukan hubungan badan dengan istri anda?" Tanya dokter tersebut yang membuat wajah Kevin memerah
"Ya _" jawab Kevin datar
" begini ya pak,maaf sekali lagi... Istri anda mengalami flek pada kehamilan nya,jadi tolong kalau bisa untuk beberapa waktu hindari dulu untuk berhubungan badan,karna kondisi janin nya sedikit rentan _" jelas dokter itu kembali yang membuat Kevin semakin salah tingkah
"Baik dok...terima kasih _" ucap Kevin dengan wajah datar
"Untuk sementara pasien harus di rawat inap dulu untuk beberapa hari,sampai kondisi pasien benar-benar membaik. Kalau gitu saya permisi _" ucap dokter tersebut kemudian pergi dari sana
Ratu pun di pindah kan keruang rawat inap VVIP 1 yang terletak di lantai 3 rumah sakit. Kondisi nya masih belum sadar.
"Maaf kan aku ratu... Maaf,aku belum bisa mengontrol emosi ku,tapi aku benar-benar menyesal sudah membuat mu jadi seperti ini,maafkan aku_" ucap Kevin lirih
Kevin sebenar nya sangat mencintai ratu,tapi dia enggan untuk mengakui nya. Ratu lah satu-satu nya wanita yang dari kecil sudah dia cintai,tapi sebuah kejadian tragis telah membuat semua nya berubah,kini ada bahaya yang senantiasa mengintai ratu. Dan bahaya itu datang dari kekuarga Kevin sendiri ...
Drrttt....
Drrtt....
Ponsel Kevin bergetar,diapun langsung mengambil ponsel nya yang berada di saku celana nya .
"Hallo_" jawab nya setelah sambungan telpon tersambung
"Tuan...kami belum bisa mengetahui titik keberadaannya,ternyata semua dokumen keberangkatan nya keluar negeri itu,semua nya palsu_" ucap Rio asisten Kevin tersebut
"Benar-benar licik manusia ini... Cari terus,aku harus menemukan nya walaupun sampai kelubang semut sekalipun!!!" Ucap Kevin dengan suara tegas
"Baik tuan,laksanakan _" jawab Rio
Sambungan telpon pun terputus,kevin memasukkan kembali ponsel nya ke dalam saku celana.
Hari sudah menjelang malam,namun ratu belum membuka mata nya juga,itu membuat Kevin semakin resah,diapun berniat ingin memanggil dokter kembali untuk memeriksa ratu,namun tiba-tiba...
"Eeeemmmppphhh...._" ratu perlahan membuka mata nya.
"Di-dimans ini?" Tanya nya merasa bingung
"Kamu dirumah sakit_" jawab Kevin yang sedang berdiri di sebelah ranjang ratu
"Kevin ... Kenapa aku bisa disini ?" Tanya ratu lagi,dia tak mengingat apa yang sudah terjadi
__ADS_1
"Kamu pingsan sewaktu aku..._" ucap Kevin tak melanjutkan ucapan nya
Ratu mulai mengingat kembali kejadian yang barusan saja dia alami,dan wajah nya langsung berubah kesal ketika menyadari penyebab dia bisa pingsan seperti ini
"Semua ini gara-gara kamu Vin... Kamu manusia egois,aku benci sama kamu !!!" Ucap ratu terlihat semakin kesal
Kevin tak menjawab ucapan ratu,dia malah berjalan keluar dari kamar tersebut ...
Ceklek...
"Igor... Tolong kamu belikan makanan keluar,jangan lupa buah-buahan juga_" ucap nya pada Igor yang sedang berjaga di depan ruangan tersebut
Setelah memberikan beberapa lembar uang kepada Igor,Kevin pun kembali masuk ke dalam ruangan.
Kevin langsung menuju sofa yang terletak di pojok ruangan tersebut. Kevin duduk di sana dengan menyandarkan kepala nya ke sandaran sofa .
Ratu menatap Kevin dengan wajah kesal,ingin rasa nya dia menjambak,menonjok,bahkan menembak Kevin detik ini juga,tapi dia tak ada keberanian untuk melakukan itu semua. Ratu hanya bisa berdoa,jika suatu saat nanti dia bisa lepas dari seorang diktator seperti kevin .
Tiga hari kemudian ...
Hari ini ratu sudah di perbolehkan pulang oleh dokter,karna kondisi nya yang sudah stabil,tapi dokter tetap menganjurkan pada ratu agar beristirahat dan jangan melakukan pekerjaaan yang berat...
"Saya akan resepkan obat dan vitamin untuk Bu ratu,tolong di minum rutin ya Bu,agar kondisi nya semakin membaik_" ucap sang dokter yang sedang melakukan pemeriksaan terakhir sebelum ratu pulang
"Baik dok...terima kasih _" jawab ratu sambil tersenyum
"Tolong di jaga baik-baik ya pak istri nya,selalu buat hatinya bahagia,agar Bu ratu dan kandungan nya semakin baik kondisi nya _" ucap dokter mengingatkan pada Kevin sambil tersenyum ramah
Kevin hanya mengangguk dan tersenyum simpul menanggapi ucapan sang dokter.
Setelah pemeriksaan selesai,mereka pun langsung keluar dari ruangan tersebut,dan berjalan menyusuri lorong di lantai 3 rumah sakit tersebut,namun ketika melewati sebuah kamar yang hanya berjarak 3 kamar dari kamar rawat ratu,tiba-tiba langkah ratu terhenti ketika mendengar suara lelaki yang baru saja melakukan ijab Qabul...
"Bagaimana saksi?" Tanya seorang lelaki yang kemungkinan adalah seorang penghulu
"Sah ...
"Sah...
Terdengar suara beberapa orang menjawab serempak...
"Alhamdulillah ... Sekarang bapak Dimas dan Bu Sinta sudah sah menjadu suami istri_"
Degh...
Mendengar kedua nama yang di sebut kan barusan,jantung ratu pun berdetak sangat kencang. Dan tanpa fikir panjang,ratu pun langsung masuk ke dalam kamar tersebut dan....
"Mas Dimas ..." Ucap ratu ketika melihat siapa yang sedang duduk di samping ranjang yang di atas nya duduk seorang wanita yang tak lain adalah Sinta
Ratu tak menyangka jika yang baru saja menikah adalah dimas,sang mantan suami.
Melihat ratu yang berdiri menatap kepada nya,Dimas pun sontak berdiri ingin menghampiri ratu,namun Sinta langsung menarik lengan Dimas...
"Ingat mas,kamu sekarang suami aku _" ucap Sinta mengingartkan
Dimas pun hanya bisa menghela nafas,karna apa yang di katakan sinta adalah benar... Dia pun mengurungkan niat nya untuk menghampiri ratu .
"Ayo kita pulang _" ucap Kevin menarik tangan ratu
Ratu meneteskan air mata,dia sangat kecewa melihat Dimas sudah menikah dengan wanita lain. Namun ,semua nya sudah terjadi,takdir ternyata tak memberi kesempatan untuk mereka berdua kembali bersatu. Semua nya hancur,rumah tangga yang dulu nya harmonis,seketika hancur karna kehadiran Sang Pelakor ...
********
*Bersambung
__ADS_1