Kehadiran Sang Pelakor

Kehadiran Sang Pelakor
Bab 90. Pemecatan Besar-besaran


__ADS_3

Kesombongan dan keangkuhan yang di perlihatkan oleh sang resepsionis bernama Erika tersebut seketika sirna. Lidah nya langsung kelu serta kedua matanya membola ketika pak Rijal mengatakan jika ratu adalah istri bos mereka. Tak hanya Erika,semua karyawan yang berada di ruangan tersebut pun terkejut,mereka tak menyangka akan kedatangan sang nyonya bos.


"Om,eh...bapak gak bercanda kan?di-dia istri pak kevin? Bos kita?" Erika masih meragukan,berharap yang barusan di dengar nya salah


"Benar...beliau ini Bu ratu,istri tuan Kevin,jadi kamu jangan kurang ajar!!!" Sahut pak Rijal menatap sinis kearah erika


"Ma-maaf kalau begitu,bapak kan tidak ada konfirmasi dulu ke saya,jadi saya mana tau..." Erika masih membela diri,tak mau di salahkan


"Walaupun seandainya saya bukan istri bos kalian,tapi kalian semua tidak berhak menghina dan merendahkan siapapun yang datang kesini,jika masih ingin bekerja di kantor ini,tolong jaga etika dan sopan santun kalian semua,paham!!!" Seru ratu bersuara tegas


"Paham Bu ratu_" jawab mereka serempak sambil menundukkan kepala


"Dan kamu!!! Hari ini juga saya pecat!!!" Ratu menunjuk kearah erika


"Ta-tapi saya .. "


"Keputusan saya sudah bulat!! Dan pak Rijal,intruksikan kepada seluruh staff HRD,keuangan,dan marketing,10 menit lagi saya tunggu di ruang meeting,siapkan laporan masing-masing!!!" Titah ratu tegas pada pak rijal


"Ba-baik bu_" jawab pak Rijal dengan raut wajah tegang


Ratu ingin melangkah menuju ruang kerja nya,namun dia lupa jika dia baru pertama kali kekantor ini. Ratu berbalik,ingin menanyakan pada pak Rijal," oh ya,apa disini tidak ada sekertaris?" Tanya ratu pada pak Rijal


Baru saja pak Rijal ingin menjawab,tiba-tiba seorang pria berwajah oriental,berbadan tinggi,dan tentu saja berwajah cukup tampan berjalan menghampiri ratu...


"Permisi Bu,perkenalkan saya panji,saya diutus menjadi asisten bu ratu selama berada disini_" ujar pria tersebut sambil membungkukkan tubuh nya


Ratu menatap pria tersebut,dan betapa kaget nya ternyata pria itu adalah panji,seseorang dari masa lalu ratu.


"Ka-kamu panji kan? Panji yang..."


"Benar Bu ratu,saya panji_" potong panji


Perasaan ratu sangat kacau,seketika dia teringat dengan almarhum papa nya yang sudah meninggal. Di dalam tubuh papa nya terdapat separuh hati panji yang ikut terkubur. Dan ratu juga jadi teringat tentang keinginan papa nya yang ingin menjodohkan ratu dengan panji.


"Silahkan bu...saya antarkan keruang kerja Bu ratu_" ujar panji membuyarkan lamunan ratu

__ADS_1


"Eh...iya ya...maaf,saya sedang tidak fokus,ya sudah ayo_" jawab ratu salah tingkah


Igor sudah selesai membantu sang supir mengganti ban mobil ratu yang kempes,dia pun langsung menyusul ratu keruangan nya.


Ceklek!!! Panji membukakan pintu untuk ratu. Mereka sudah sampai di ruangan ratu yang terletak di lantai 5 gedung tersebut,sedangkan igor tak ikut masuk ke ruangan ratu,dia hanya berjaga di luar ruangan.


"Kamu semakin cantik ratu_" ucap panji memuji ratu


"Eh,terima kasih panji. Aku mau minta maaf sama kamu_" tukas ratu yang masih dalam posisi berdiri


"Untuk?" Sahut panji


"Untuk segala nya. Untuk semua kesalahan dan penolakan ku sewaktu dulu,aku tak bermaksud mempermainkan perasaan mu_" ucap ratu lirih


"Sudah lah...aku sudah melupakan nya. Aku senang melihat mu sudah bahagia seperti sekarang,kamu pantas mendapatkan yang lebih baik dari aku_" pungkas Panji sangat tenang


"Hem...sekali lagi aku minta maaf. Oh ya,ngomong -ngomong kamu kok bisa bekerja disini?" Ratu mencoba mengalihkan topik pembicaraan


"Eemm...aku dapet info lowongan dari teman..ya aku coba-coba saja,eh beneran keterima. Dan kebetulan banget kamu istri bos di perusahaan ini,gak nyangka banget ya,ternyata dunia ini sangat kecil_" tutur panji sambil tersenyum


Mendapat tugas dari ratu,Panji langsung bergegas menyiapkan apa yang ratu butuhkan,dia tak ingin berlarut dalam perasaan yang berkecamuk,panji harus bisa bersikap profesional.


Panji sangat cekatan dalam melakukan pekerjaan,sehingga dalam waktu singkat dia sudah menyelesaikan semua tugas nya. Panji langsung bergegas menuju ruang meeting,dimana semua karyawan yang di panggil ratu sudah berada di sana.


Para staff dan karyawan sudah memberikan berkas laporan masing-masing kepada ratu,wajah mereka tampak tegang menunggu ratu selesai memeriksa laporan mereka.


Hening...suasana di ruang meeting sangat tenang tak bersuara. Semua karyawan yang disana sedang mencemaskan diri mereka masing-masing. Mereka sangat takut melakukan kesalahan yang berujung di pecat seperti yang terjadi pada Erika barusan.


"Eeekkhheeemm!!" Ratu berdehem,lalu meraih gelas berisi air putih di depan nya,dia sudah selesai memeriksa seluruh laporan tersebut.


Ratu menatap satu persatu karyawannya,bersiap untuk mengatakan sebuah pengumuman penting.


"Laporan kalian tak ada satupun yang masuk akal!! Semuanya buruk!! Begini cara kerja kalian selama ini,pantas saja kantor cabang ini bermasalah,karyawan nya saja tidak kompeten!! Dalam laporan keuangan,saya mendapatkan banyak sekali kejanggalan,banyak pengeluaran yang tidak jelas dalam jumlah yang tidak sedikit,disitu sudah bisa dilihat jika ada yang sengaja melakukan penggelapan,dan saya akan mengambil tindakan tegas,hari ini juga saya akan melakukan pemangkasan karyawan besar-besaran,karyawan yang melakukan pelanggaran,akan langsung saya pecat!!! Jelas ratu panjang lebar.


Semua yang ada diruangan tersebut langsung panik. Mereka kasak kusuk,saling menatap satu sama lain,mereka sangat mencemaskan nasib mereka,apakah selamat atau tidak dari rencana pemecatan tersebut. Jika mereka di pecat dengan tidak hormat ,mereka akan kesulitan mendapat pekerjaan lain di luaran sana,perusahaan-perusahaan lain pasti menolak untuk memperkerjakan mantan karyawan yang bermasalah dengan perusahaan Himawan group.

__ADS_1


Meeting selesai,semua nya sudah kembali keruang masing-masing... sedangkan ratu masih sibuk mengecek berkas-berkas yang sudah di rangkum oleh panji.


Saat ratu sedang fokus,tiba-tiba ponsel nya berdering,tertera nama sang suami yang menelpon.


"Hallo_" ratu langsung menjawab panggilan tersebut


"Hallo sayang...tebak aku lagi dimana?" Seloroh Kevin menggoda sang istri


"Ya gak tau Vin...emangnya lagi dimana?"


"Aku lagi on the way ke bandung,mau nyamperin istri tercinta_"


Ratu tak kaget,dia sudah menduga pasti kevin akan menyusul nya kesini. Kevin tak akan bisa jauh dari ratu,sehari saja tak bertemu sang istri,kevin sudah merasa gelisah...


"Hem...sudah aku duga,pasti kamu bakal nyusulin aku,dasar Kevin_" gumam ratu sambil terkekeh geli melihat kelakuan sang suami yang begitu posesif,tak salah jika ada orang yang menyangka ratu memakai ilmu pelet pada Kevin,padahal tanpa peletpun Kevin sudah sedari dulu tergila-gila pada ratu.


"Kok diam sayang...kamu gak senang ya aku susulin kesana_" sungut Kevin


"Senang dong...ya sudah,hati-hati dijalan ya,aku tunggu disini_" ucap ratu


"Siap sayang...i'm coming_" sahut Kevin kegirangan,tanpa dia sadar jika dari tadi supir yang mengendarai mobil nya sedang manahan tawa melihat kelakuan random tuan nya.


Setelah selesai menelpon sang istri,Kevin berubah kembali ke setelan kaku,seketika Kevin baru menyadari jika dia sedang berada di mobil,Kevin melirik ke Spion,di lihat nya sang supir sedang senyum-senyum sendiri.


"Kenapa kamu senyum-senyum sendiri? Apa ada yang lucu?" Cetus kevin pada sang supir


"Eh,nggak tuan...saya cuma kefikiran tentang film drakor yang baru saya tonton,lucu ceritanya_" jawab sang supir mengelak


"Hem...fokus saja menyetir,jangan fikirin hal lain_" ucap Kevin


"Siap tuan_" sahut sang supir sambil tersenyum


Sang supir pun menambah kecepatan laju mobil,dia kembali fokus menyetir karena perjalanan mereka masih sangat jauh...


******

__ADS_1


*. Bersambung


__ADS_2