
"Apa!!!"
"Bodoh...bodoh!!!"
Aaaakkhhhh....
Praaaanggg.....
Danu marah besar ketika mendengar kabar buruk tentang celine. Dia pun berteriak sambil melempar seluruh benda yang ada di hadapan nya.
"Lalu sekarang dimana perempuan itu hah!!!" Teriak Danu pada anak buah yang melaporkan kabar tersebut
"Sa-saya tidak tau tuan,kami tidak berani memantau terlalu dekat_" jawab anak buah Danu dengan wajah yang ketakutan
"Bodoh kalian semua...sama sekali gak bisa di andal kan!!!" Teriak Danu semakin emosi sambil menatap tajam pada anak buah nya ." Pergi kalian semua!!!" Kemudian Danu mengusir mereka untuk pergi
"Dasar bodoh kamu Celine,kenapa bertindak gegabah!!!" Gerutu Danu masih terlihat sangat kesal
Danu kemudian mengambil ponsel nya yang tergeletak di meja kerja nya... Dia sedang mencari kontak seseorang untuk dia hubungi.
Tuuttt...
Tuutt....
"Hallo" jawab seorang pria di seberang telpon
"Kemana kamu membawa Celine Vin,jawab?!" Bentak Danu tanpa basa basi
"Oh ...jadi om sudah tau tentang celine ?" Jawab Kevin santai
"Jangan banyak omong Vin,cepat jawab dimana Celine berada hah!!!" Bentak Danu semakin emosi
"Cari sendiri jika om mampu,dan ingat om,jangan pernah mengusik hidupku,jika tidak om akan menyesal!!!" Sergah Kevin sinis
"Kamu yang akan menyesal Vin,papa mu pasti menangis di alam kubur melihat anak nya malah menikahi putri dari orang yang membuat nya di hukum mati,kamu anak durhaka vin_" ucap Danu mencoba mempengaruhi fikiran Kevin
Tutt...
Sambungan telpon tiba-tiba terputus... Membuat Danu semakin emosi melihat kelakuan keponakan nya tersebut.
"Dasar keponakan tak tau diri...Bangs*t!!!" Maki Danu dengan dada yang kembang kempis
****
Dimansion Kevin...
Tap...
Tap...
Suara langkah kaki berjalan menghampiri sebuah ruangan yang didalam nya sedang berada dua manusia yang sedang melepas kerinduan...
Ekhheemmm...
Tegur seorang pria menyapa kedua orang yang sedang terlihat tertawa gembira di dalam sana...
"Daddy..."panggil William dengan suara lucunya
"Daddy?" Ucap ratu melirik Kevin dengan tatapan bingung
__ADS_1
"Yes, Daddy... Sekarang William harus panggil aku daddy_" jawab Kevin sambil tersenyum simpul
"Terserah kamu saja lah_" jawab ratu pasrah
Ratu masih penasaran dengan keadaan Celine seusai kejadian semalam. Dia pun memberanikan diri untuk mengajak Kevin mengobrol.
"Vin...aku mau bicara sama kamu,Tapi nggak disini_" ucap ratu sedikit ragu
"Oke...ayo kita keatas _" ajak Kevin bersedia
Ratu melirik pada pengasuh yang ikut menemani mereka disana...seakan mengerti yang ingin di ucap kan ratu,pengasuh itu pun langsung menganggukkan kepala...
Kevin sudah lebih dahulu naik kelantai atas,sedangkan ratu baru akan menyusul nya ...
Ratu pun sudah berada di lantai atas mansion Kevin,dan pandangan nya tertuju pada seseorang yang sedang berdiri membelakangi diri nya.
Dengan langkah pelan,ratu menghampiri Kevin,dan menyapa nya dengan suara lembut." Vin_"
Yang di panggil pun menoleh kearah asal suara tersebut.
"Apa yang ingin kamu bicarakan?" Tanya Kevin langsung
"Eeemmm... A-aku mau tau apa yang sebenar nya terjadi? Kenapa Celine mau membunuhku?' tanya ratu sedikit merasa ragu
"Aku tidak tau_" jawab Kevin sambil mengalihkan pandangan nya
"Pliis Vin,kali ini aja kamu jujur sama aku,kamu gak tau kan betapa trauma nya aku di todong pistol tepat di depan wajah ku hah?" Sergah ratu sedikit emosi
Kevin hanya melirik ke arah ratu,dan tiba-tiba Kevin mendekatkan wajah nya ke wajah ratu sehingga jarak mereka hanya beberapa Mili saja.
"Kamu benar-benar ingin tau alasan nya kenapa dia mau membunuh mu?" Tanya Kevin dengan jarak yang sangat dekat
"i-iya Vin? A-aku mau tau_" jawab ratu merasa salah tingkah karna bibir Kevin sudah hampir menyentuh bibirnya
"Cemburu? Sama aku? Kenapa dia mesti cemburu?" Ratu masih belum mengerti
"Celine dari dulu sangat terobsesi dengan ku. Ya pasti dia cemburu ketika mendengar aku sudah menikah,makanya dia melakukan hal konyol itu,dan aku sudah tau dari awal dia datang ke villa ku_" ucap Kevin dengan santai
"Jadi kamu tau jika dia datang membawa pistol dan ingin melenyapkan ku,hah? Dan kamu membiarkan kan nya,dasar psikopat kamu Vin!!!" Gerutu ratu sangat kesal
"Aku tidak bodoh,aku cuma mau tau seberapa berani dia melakukan hal konyol itu,ternyata dia sangat gila,dia nekat melakukan itu di villa aku sendiri !!!"
"Tapi kenapa kamu harus menembak nya Vin,apa dia sudah ...?"
"Dia hanya pingsan ratu,jadi stop menanyakan hal itu terus menerus,dan satu lagi,bukan aku yang menembak nya,tapi igor_"
Ratu masih kesal dengan semua kelakuan Kevin yang menurut nya sudah mempermainkan nyawa nya... Akan tetapi Kevin seperti tak merasa bersalah dan beranjak pergi meninggal kan ratu di balkon tersebut.
Dua Minggu kemudian ...
Bruukk....
"Ya tuhan...nyonya!!!" Teriak salah satu pekerja di mansion Kevin
"Tolong....tolong ...!!" Teriak nya panik memanggil semua orang yang berada disana
"Ada apa Jumi? " Tanya Igor yang terlihat berlari tergesa-gesa menghampiri Jumi yang masih terlihat panik
"Nyonya ratu pingsan,tolong pak igor_" ucap Jumi yang masih memangku kepala ratu
__ADS_1
"Saya telpon tuan Kevin dulu ,sebentar_"
Igor langsung menghubungi Kevin yang sedang berada di kantor .
Tuuuttt...
"Hallo,ada apa Igor?" Jawab Kevin di seberang telpon
"Tuan,nyonya ratu tiba-tiba pingsan,saya harus bagaimana? Apa saya harus membawa nyonya kerumah sakit? Ucap Igor memberitahu keadaan ratu
"Apa!!! Cepat bawa kerumah sakit sekarang,saya akan segera menyusul_" jawab kevin terdengar panik,dan langsung memutus sambungan telpon
Kevin langsung meraih kunci mobil nya dan berjalan tergesa-gesa meninggalkan kantor nya menuju rumah sakit internasional...
Diapun memacu mobil nya dengan kecepatan yang sangat kencang agar bisa cepat sampai ke rumah sakit...
Tak butuh waktu lama,diapun sudah sampai di area parkir rumah sakit,dan diapun segera memarkirkan mobil nya di sana .
Tanpa mengulur waktu,Kevin pun terlihat terburu-buru berjalan masuk kerumah sakit dan langsung menuju ruang IGD. Dari jarak yang tak begitu jauh,dia bisa melihat Igor dan Jumi sedang berdiri di depan ruang IGD .
"Selamat siang tuan_" ucap mereka serempak
"Bagaimana keadaan ratu,apa sudah ada keterangan dari dokter?" Ucap Kevin sambil melirik ke ruang IGD
"Belum tuan,kami baru sampai juga disini,dan nyonya langsung di bawa ke ruang IGD untuk di periksa dokter_" jawab Igor
"Apa ada yang datang ke mansion,apa ada hal yang mencurigakan ,kenapa tiba-tiba ratu bisa pingsan?" Tanya Kevin dengan tatapan tajam
"Maaf tuan,seperti nya tidak ada yang mencurigakan. Nyonya tadi habis dari dapur,kata nya mau buat jus,tapi tiba-tiba nyonya jatuh kelantai dan pingsan_" jawab Jumi sambil menunduk
Kevin tak menimpali ucapan Jumi,dia berfikir mungkin ratu sedang sakit atau apalah,sehingga dia bisa pingsan seperti itu.
Ceklek...
Pintu ruang IGD terbuka,dan terlihat seorang paruh baya memakai setelah jas berwarna putih di dampingi seorang perawat keluar dari ruangan tersebut.
"Apa kalian keluarga pasien?" Tanya dokter sambil menoleh kearah mereka bertiga
"Saya suami nya dok.apa yang terjadi dengan istri saya dok?"tanya Kevin merasa tak sabar
"Istri bapak tidak kenapa-kenapa,pasien hanya butuh istirahat,karna istri bapak sedang mengandung_" jawab dokter itu sambil tersenyum
"Ma-maksud nya dok?" Tanya kevin belum mengerti ucapan dokter tersebut
"Istri bapak sedang hamil sekarang,usia kandungan nya masih sangat muda,jadi pasien harus banyak istirahat..."jawab dokter tersebut menjelaskan
"Ha-mil?"
"Saya ucapkan selamat ya pak atas kehamilan istri nya_"
Dokter tersebut mengucapkan selamat pada kevin sambil mengulurkan tangan nya. Kevin pun menerima uluran tangan dokter itu sambil tersenyum kaku...
"Saya akan tuliskan resep vitamin,silahkan tebus di apotik rumah sakit,istri bapak sudah boleh di bawa pulang,tak perlu di rawat...saya permisi dulu_" ucap dokter lalu berjalan meninggalkan ruangan tersebut
Kevin masih diam terpaku setelah mendengar penjelasan dokter barusan. Dia seperti tak mempercayai jika diri nya sebentar lagi akan menjadi seorang ayah.
"Tuan...biar saya yang menebus obat nya ke apotik,tuan temui nyonya saja di dalam_" ucap Igor yang seketika membuyarkan lamunan Kevin
"Hah...ya,ya pergilah,terima kasih Igor_" jawab Kevin masih kaku
__ADS_1
Igor pun beranjak menuju apotik rumah sakit untuk menebus vitamin untuk ratu... Setelah selesai diapun kembali ke ruangan UGD untuk menjemput Kevin dah ratu.
*Bersambung