
Matahari mulai memancarkan sinar nya,udara hangat pun mulai menelisik masuk ke celah -celah jendela membuat seseorang yang semalaman tertidur nyenyak kini mulai perlahan membuka matanya...
"Eeemmmpphhh... " ratu menggeliat sambil perlahan membuka kedua mata nya. Dirinya menoleh ke sebuah sofa yang tak jauh dari ranjang nya terlihat seorang wanita muda sedang tertidur sambil duduk disana.
Wanita muda itu adalah salah satu ART yang di perintah kan Igor untuk menunggui ratu di ruangan nya.
"Lisa_" panggil ratu pada ART tersebut,namun karna suara ratu terlalu pelan,ART itu tak bisa mendengar nya.
Ratu merasa haus,namun tubuh nya masih terasa lemah untuk sekedar di gerakkan,tapi karna Lisa tak bisa di bangun kan,ratu memutuskan untuk mengambil sendiri air minum yang ada di nakas sebelah ranjang nya.
"Auuww... Badan ku kok rasa nya sakit semua,kepala juga terasa pusing_" keluh ratu sewaktu mencoba untuk bangkit
Mendengar suara derit ranjang yang berbunyi,Lisa pun akhir nya terbangun,dia sangat kaget melihat ratu kesusahan untuk bangkit dari ranjang,Lisa pun langsung menghampiri ratu untuk membantu nya.
"Ya ampun,nyonya...maaf saya ketiduran_" tukas Lisa merasa bersalah
"Iya,nggak apa-apa... Saya haus,ingin ambil air minum saja_" jawab ratu tersenyum
"Nyonya duduk dulu ya,biar saya yang ambilkan air nya _" ucap Lisa membantu ratu untuk duduk di ranjang nya
Lisa pun langsung mengambil segelas air yang terletak di nakas sebelah ranjang,dan memberikan nya pada ratu. Tenggorokan ratu terasa sangat kering sehingga air tersebut pun kandas dia teguk semua...
"Terima kasih Lisa_" ucap ratu pada Lisa
Lisa tersenyum menanggapi ucapan ratu. Tiba-tiba terdengar suara pintu di buka oleh seseorang ...
Ceklek...
"Selamat pagi nyonya_" sapa Igor setelah masuk kedalam ruangan
"Pagi Igor...kamu dari ruangan Kevin kan,bagaimana keadaan kevin,apa dia sudah sadar Igor?" Ratu langsung bertanya tentang kondisi suami nya. Walaupun dia pun sedang tak baik-baik saja,tetap saja hati nya sangat mencemas kan suami nya.
"Ada kabar baik nyonya _" tukas Igor sambil tersenyum
"Kabar baik apa Igor? Cepat katakan pada saya_" ratu merasa tak sabar tentang kabar tersebut
"Tuan Kevin sudah sadar,sekarang tuan sudah di pindahkan keruang perawatan di sebelah ruangan nyonya_" mendengar kabar tersebut,ratu sontak meneteskan air mata kebahagiaan,akhir nya saat yang di tunggu datang juga. Diri nya sangat bahagia mengetahui Kevin sudah sadar kan diri
"Saya mau melihat keadaan Kevin,bawa saya keruangan Kevin sekarang igor_" tukas ratu merasa antusias
"Tapi saya harus ijin dokter dulu,nyonya kan juga masih dalam perawatan_"
"Tapi saya sudah merasa baikan Igor,saya udah gak apa-apa kok _"
"Tapi tetap saja nyonya,saya harus ijin dokter dulu,nyonya tunggu disini sebentar ya_"
"Ya sudah ...saya akan tunggu disini,kamu cepat kembali ya Igor _"
Akhir nya ratu memilih mengalah,karna apa yang di katakan Igor ada benar nya. Biarlah dia tunggu sejenak,yang terpenting dia bisa segera melihat suami nya.
__ADS_1
Tak lama kemudian Igor pun kembali dengan membawa kursi roda.
"Dokter sudah nengijin kan,nyonya bisa bertemu dengan tuan sekarang,ayo saya antarkan nyonya_" ucap Igor yang sontak membuat hati ratu sangat bahagia
Igor dan Lisa pun membantu ratu untuk bisa duduk di kursi roda,setelah itu mereka langsung membawa ratu ke ruangan Kevin di rawat.
Ceklek...
Igor membuka pintu ruangan Kevin yang berada persis disebelah ruangan ratu. Kemudian Igor mendorong kursi roda yang di duduki ratu untuk masuk kedalam.
"Ratu _" sapa Kevin merasa terkejut dengan kedatangan ratu yang di dorong menggunakan kursi roda. Igor tak memberitahu jika ratu juga sedang di rawat di rumah sakit ini,dia tak ingin membuat Kevin menjadi cemas yang bisa memperburuk kondisi Kevin
"Vin...akhir nya kamu sadar juga,aku takut sekali jika kamu tak membuka matamu lagi_" jujur ratu dengan raut wajah sedih
"Kamu mencemas kan ku?" Tanya Kevin menatap lekat wajah ratu
"Tentu saja,kamu kan suami aku,ayah dari anak yang sedang aku kandung_" jawab ratu berusaha menutup perasaan sebenar nya
"Hanya itu?" Tanya Kevin memastikan
"Ya...jadi apa lagi. Sudah lah gak usah tanya yang macam-macam,sekarang katakan gimana kondisi kamu ?" Tukas ratu mencoba mengalihkan pembicaraan
Kevin masih menatap lekat wajah ratu yang selalu membuat diri nya candu. 'mungkin kah ratu sudah mulai mencintai ku?' Gumam Kevin dalam hati
Saat mereka masih larut dalam fikiran Masing-masing,tiba-tiba dokter dan seorang perawat pun masuk kedalam ruangan Kevin untuk memeriksa kondisi Kevin.
"Selamat pagi pak Kevin_" sapa dokter menghampiri ranjang Kevin
"Alhamdulillah... Akhir nya pak Kevin sudah melalui masa kritis dan bisa sadar dari koma selama beberapa hari,itu sebuah mukjizat yang luar biasa_" ucap sang dokter sambil tersenyum
"Tapi kondisi pak Kevin sekarang belum bisa dibilang baik-baik saja,karna pak Kevin mengalami pendarahan diotak dan juga kaki pak Kevin mengalami patah tulang yang cukup serius,oleh karena itu pak Kevin harus menjalani terapi rutin untuk memulihkan kondisi kaki pak Kevin tersebut_" jelas sang dokter yang membuat wajah Kevin berubah masam
"Apa saya masih bisa berjalan normal kembali dok? Apa saya akan cacat seumur hidup ?" Tanya Kevin berwajah datar
"Insya Allah bisa pak Kevin,kita akan sama-sama berusaha dan berjuang untuk kesembuhan pak Kevin,kami akan melakukan yang terbaik,semoga hasil nya sesuai yang di harap kan_" tukas dokter memberikan motivasi.
"Baiklah... Saya akan lakukan semua pengobatan asalkan kaki saya bisa jalan normal kembali,berapapun biaya nya saya akan bayar_" jawab Kevin sambil memandangi kaki nya yang masih terbalut perban.
"Baiklah,kalau gitu saya permisi dulu,mari pak Kevin,Bu ratu _" pamit dokter itu kemudian meninggalkan ruangan tersebut
"Kalau aku tak bisa berjalan lagi,kamu boleh pergi,aku tak akan memaksa mu lagi untuk bersama dengan ku_" ucap Kevin tiba-tiba yang membuat ratu terkejut .
Ratu menatap tajam kearah kearah Kevin, "apa-apaan kamu Vin,kenapa bicara seperti itu,seenak nya saja kamu mengusir ku seperti itu_" ucap ratu merasa kesal dengan Kevin
"Mungkin ini hukuman untukku karena sudah membuat hidup mu menderita selama ini. Aku sangat egois,karna sudah memaksamu untuk menjadi istri ku,maaf kan aku_" ucap Kevin lirih sambil menundukkan kepala nya
Hati ratu terenyuh mendengar ucapan Kevin barusan,dia tak menyangka jika Kevin bisa meminta maaf juga pada nya. Ratu bisa melihat ketulusan di mata Kevin. Sifat Kevin yang keras,diktator,dan egoispun seketika lenyap.
Ratu memegang tangan Kevin,"aku gak akan ninggalin kamu Vin,walaupun tak ada cinta di hati ku untuk mu,tapi aku janji akan terus bersamamu,kamu harus sembuh,aku ingin kamu nemenin aku waktu melahirkan anak kamu_" ratu memegang perut nya sambil meneteskan air mata. Kevin langsung mendongakkan wajah nya,menatap wajah ratu yang sudah basah oleh air mata .
__ADS_1
"Terima kasih,aku pasti sembuh_" tukas Kevin sambil terus menatap lekat wajah istri nya.
Di kediaman Dimas dan Sinta ...
"Mas... Kamu nggak sarapan dulu_" tanya Sinta pada Dimas yang terlihat terburu-buru
"Nggak sin,aku sarapan di kantor aja_" jawab Dimas sambil terus merapikan dasi nya tanpa menoleh sedikit pun pada Sinta
"Mas... Kamu kok nggak ada romantis nya sama aku,semenjak menikah kamu bahkan tak pernah memanggil ku sayang_" keluh Sinta merasa kesal
Dimas menoleh kearah Sinta," sudahlah sin,gak usah bahas yang gak penting,yang penting sekarang kita sudah suami istri,itu yang kamu mau kan?" Ucap Dimas merasa tak peduli dengan perasaan Sinta
Dimas kemudian beranjak meninggalkan kamar,dia ingin langsung berangkat ke kantor.
Sinta mengikuti langkah dimas yang tampak terburu-buru menuju ke arah luar rumah...
Dimas sudah sampai ke tempat mobil nya terparkir. Tanpa menoleh ke arah sinta berada,Dimas langsung masuk kedalam mobil nya dan langsung berangkat tanpa pamit pada sang istri ....
Sinta merasa sangat kesal karna selalu di acuhkan oleh Dimas. Semenjak menikah,Dimas tak pernah sekalipun pamit ketika berangkat bekerja,berbanding terbalik sewaktu dulu masih bersama ratu,setiap ingin pergi kemanapun,Dimas selalu pamit bahkan mencium kening ratu sebelum berangkat.
"Selalu saja begitu,pergi ya pergi aja,gak ada peduli sedikit pun sama aku,kesal banget rasa nya aku sama mas Dimas,huh_" gerutu Sinta sambil menghentakkan kaki nya lalu masuk kedalam rumah
Dimas dan Sinta tinggal di rumah yang baru dimas beli yang tak jauh dari rumah lama nya dulu. Dia sengaja membeli rumah ini karna tak ingin Sinta tinggal dirumah lama nya yang banyak menyimpan kenangan bersama Ratu. Dimas tak ingin barang-barang ratu rusak atau di sentuh oleh Sinta,Dimas ingin semua yang menyangkut tentang ratu utuh di rumah itu...
Dalam perjalanan menuju kantor,dimas tiba-tiba menghentikan mobil nya di pinggir jalan. Kemudian Dimas mengeluarkan ponsel nya dari saku jas nya.
Dimas membuat panggilan suara pada seseorang di ponsel nya.
Tuut ...
Tuut....
"Hallo dim" jawab seorang wanita di seberang telpon
"Hallo rit,gimana kamu sudah mendapatkan informasi itu?" Tanya Dimas pada seorang wanita yang bernama Rita tersebut
"Sudah dong... Mantan istri mu memang sedang dirawat di rumah sakit ini,dan juga suami nya yang bernama Kevin. Dari info yang yang aku baca,suami nya Kevin itu baru saja sadar dari koma selama beberapa hari karena mengalami kecelakaan_" wanita bernama Rita itu menjelaskan informasi yang di dapatkan
"Okey...makasih banyak ya Rit,nanti aku transfer untuk uang jajan mu ... Hehehe_" seloroh Dimas sambil tertawa kecil
"Thanks Dimas... Tapi aku kepo nih,Napa sih kamu masih mencari tau kabar tentang mantan istri mu itu? " tanya Rita penasaran
"Aku hanya khawatir dan tentu saja karna aku masih ada perasaan sama dia_" jujur dimas tak menutupi perasaan nya
"Wah parah lu dim... Sempet istri lu tau gak bahaya Tah??" Seloroh rita menggoda Dimas
"Biarin aja dia tau,aku gak peduli ah. Udahlah gak usah bahas si Sinta....by the way,makasih ya rit sekali lagi,aku mau lanjut jalan dulu,bye_" tukas Dimas mengakhiri obrolan nya dengan teman nya Rita
'Hem...ternyata ada guna nya juga punya teman seorang perawat yang bekerja di rumah sakit itu,berkat Rita aku jadi tau info tentang ratu_" gumam dimas tersenyum senang ,dia pun kemudian melanjutkan perjalanan nya menuju kantor dengan hati yang bahagia...
__ADS_1
*******
*Bersambung