
Di Rumah Sakit Internasional ...
"Bagaimana keadaan istri saya dok?" Tanya Kevin kepada dokter yang baru saja selesai memeriksa keadaan ratu
"Istri anda belum sadar,luka akibat benturan benda tumpul pada bagian perut istri anda seperti nya cukup mengkhawatirkan,kami akan melakukan USG untuk mengetahui kondisi pastinya,semoga saja tidak ada hal yang buruk_" papar sang dokter menjelaskan
"Maksud dokter keadaan buruk seperti apa? Tolong jelaskan kepada saya dok_" ujar Kevin merasa panik
"Heemm... maaf sebelum nya,benturan keras yang dialami istri anda tepat mengenai organ vital pasien,saya takut berdampak buruk pada bagian rahim istri anda,oleh sebab itu saya akan segera melakukan pemeriksaan secara intens salah satu nya dengan USG_" ujar sang dokter kembali menjelaskan
Mendengar penuturan sang dokter,tubuh Kevin langsung menegang,dia mengusap wajah nya berkali-kali dengan kasar,Kevin merasa frustasi,takut terjadi hal yang buruk dengan istri tercinta nya.
"Kalau begitu saya permisi dulu tuan_" sang dokter pamit meninggalkan tempat tersebut
"Aaakkkhhh...brengs*k!!! B*jingan!!! Ini semua karena maya,aku gak akan pernah mengampuni nya jika sampai ratu kenapa-napa!!!" Gerutu Kevin sangat emosi,dia berulang kali melontarkan makian kepada Maya,karna sudah membuat istri nya celaka
Igor yang dari tadi menemani sang majikan,berjalan menghampiri Kevin yang terlihat sangat emosi.
"Tenang tuan...saya yakin nyonya pasti baik-baik saja,nyonya ratu wanita yang kuat_" Igor mencoba menenangkan Kevin
"Semua ini salah ku Igor...gara-gara aku ratu celaka.aku..._" bahu Kevin berguncang tak sanggup meneruskan ucapan nya
"Tidak tuan...tidak ada yang bersalah,tuan jangan terus menerus menyalah kan diri tuan sendiri,nyonya ratu butuh anda sekarang,tuan harus bisa kuat... kita akan memberi pelajaran kepada orang yang sudah membuat nyonya ratu seperti ini,kalau tuan mau sekarang juga saya akan menyiksa mereka semua_"
Kevin mendongakkan wajah nya,lalu menatap datar kepada sang bodyguard...
"Kau benar Igor...mereka harus di beri pelajaran.sekarang perintahkan anak buah kita yang berjaga disana,suruh mereka mencambuk berandal itu sampai 100 kali,aku ingin mereka semua merasakan kesakitan yang amat pedih!!!" Titah kevin berwajah bengis
"Baik tuan...laksanakan_" Igor langsung melakukan perintah sang tuan. Dia menghubungi penjaga yang berada di sana.
Waktu berlalu begitu lambat,ratu sedang berada di dalam ruang USG untuk di periksa. Kevin yang sangat mengkhawatirkan keadaan sang istri,lebih memilih menunggu di luar ruangan,padahal sang dokter memperbolehkan Kevin untuk ikut masuk kedalam,namun Kevin menolak,dia tak sanggup melihat wajah istri nya yang belum sadarkan diri.
Sudah hampir satu jam lamanya ratu di periksa,namun belum selesai juga. Kevin yang sudah tak sabar,hanya bisa menunggu sambil mondar mandir di depan ruangan tersebut.
Ceklek... " pintu ruangan terbuka,seorang wanita keluar dari ruangan tersebut.
"Tuan ini suami nya Bu ratu?" Tanya sang dokter menatap Kevin
"Ya dok...saya suami nya. Bagaimana keadaan istri saya dok? Dia baik-baik saja kan?" Jawab Kevin lalu langsung menanyakan keadaan sang istri
"Kondisi istri anda cukup baik,tapi maaf saya harus menyampaikan kabar yang mungkin kurang baik kepada anda_" ucap sang dokter
__ADS_1
"Maksud nya gimana dok? Tolong cepat jelaskan kepada saya_" cerca Kevin tak sabaran
"Begini tuan...akibat benturan benda tumpul yang tepat mengenai bagian rahim istri anda,menyebabkan Hiperplasia endometrium. Kondisi ini ditandai dengan terjadinya perdarahan terus-menerus dari rahim,oleh sebab itu dengan terpaksa kami harus segara melakukan operasi histerektomi atau pengangkatan rahim_" papar sang dokter menjelaskan
"A-apa dok? Pengangkatan rahim,maksud dokter rahim istri saya di angkat,itu berarti istri saya tidak bisa hamil lagi_" ujar Kevin tak percaya
"Iya tuan,,,kira-kira seperti itu,saya mohon maaf,hanya itu yang bisa kami lakukan untuk menyelamatkan nyawa istri anda,jika kita tidak segera bertindak,saya khawatir pendarahan di rahim istri anda akan membahayakan nyawa beliau_"
Tubuh Kevin seketika lemas,di tak menyangka kondisi sang istri bisa separah itu. Kevin tak ingin kehilangan ratu,diapun dengan sangat terpaksa menyetujui usulan dokter.
"Baiklah dok...lakukan yang terbaik untuk istri saya,tolong selamatkan dia dok,saya gak sanggup kehilangan istri saya_" ujar kevin dengan ratu wajah sedih. Kevin sejujur nya berat menghadapi situasi seperti sekarang,namun nyawa sang istri harus segera di selamat kan.
"Baik tuan...kami akan segera melakukan tindakan,saya permisi dulu_" pamit sang dokter
"Igor!!! Bunuh kedua baj*ngan yang sudah membuat ratu menderita seperti ini,yang lain biarkan saja,terutama Maya,biar aku sendiri yang akan men*mbak kepalannya sampai m*ti!!! Titah kevin sangat murka.
Igor mengangguk,dia langsung menghubungi penjaga disana untuk melakukan perintah sang tuan.
"Kirimkan foto mayat mereka setelah kalian mengeksekusi nya,mengerti!!!" Igor masih berbicara dengan anak buah nya di sambungan telpon
Setelah selesai,Igor menghampiri Kevin....
"Hem..._" jawab Kevin singkat
Tiba-tiba ponsel kevin berdering,terlihat nama Rio memanggil...
"Ya_" kevin langsung menerima panggilan tersebut
"Saya ada di lantai 4,diruang operasi_" terdengar kevin berbicara dalam sambungan telpon
Setelah selesai bicara,Kevin kembali memasukkan ponsel nya dalam saku celana nya.
Tak lama Rio sudah sampai di lantai tersebut. Dia langsung berjalan menghampiri Kevin.
"Maaf tuan... apa ada yang bisa saya bantu?" Tanya Rio setelah berada tepat di hadapan Kevin
"Besok saya ada jadwal ke Singapura kan? Saya mau kamu yang berangkat menggantikan saya_" ucap Kevin menatap asisten kepercayaan nya
"Siap tuan... saya akan berangkat kesana,ini pertemuan yang sangat penting,tidak bisa di tunda atau di batalkan,mister hong pasti kecewa jika kita tidak ada yang menghadiri pertemuan tersebut_" ujar Rio tak keberatan dengan tugas yang di berikan
"Ya...saya tidak bisa berangkat,istri saya sedang sakit,saya harus menemani nya,tolong sampaikan salam ku kepada mister hong_" ucap Kevin
__ADS_1
"Ya tuan,saya mengerti,tapi maaf sebelum nya,sebenar nya apa yang terjadi pada nyonya ratu,mengapa bisa seperti ini tuan?" Tanya Rio penasaran
"Kamu ingat dengan maya kan? Wanita yang pernah kerja di kantor ku. Dia yang sudah membuat ratu seperti ini,dia menculik ratu dengan alasan karena dia mencintai ku,****!!! Ujar Kevin menjelaskan
Mendengar kevin menyebutkan nama maya,raut wajah Rio tiba-tiba langsung menegang...
"Maya tuan...ya saya ingat,jadi sekarang dia ada dimana tuan? Apa tuan Kevin berhasil menangkap nya?" Rio kembali bertanya. Rio berusaha bersikap tenang,agar kevin tak mencurigai nya memiliki hubungan dengan maya
"Jelas aku berhasil menangkap nya,itu hal yang mudah bagiku,dan sekarang dia akan menerima detik-detik terakhir di hidup nya sebelum dia merasakan kematian yang menyakitkan!!!" Jawab kevin sambil mengulas senyum segaris di bibir nya
Rio semakin menegang,dia sangat hafal dengan watak bos nya tersebut. Kevin tak akan memberi ampun kepada orang yang berani mengusik hidup nya,apalagi sampai membuat orang yang sangat di cintai nya celaka.
Jantung rio berdetak kencang,setitik keringat membasahi wajah nya,dia sangat khawatir dengan keadaan sepupu nya tersebut. Rio ingin mengaku jika dia memiliki hubungan keluarga dengan maya,namun nyali Rio sangat kecil. Wajah Rio semakin menegang,sehingga Kevin merasa aneh dengan asisten nya tersebut.
"Kamu kenapa? Kok kelihatan tegang sekali,apa ada masalah??" Pertanyaan kevin mengejutkan Rio,membuat Rio langsung salah tingkah
"Ng-ngak ada masalah apa-apa tuan,cuma tiba-tiba saya ngerasa gak enak badan saja,mungkin kecapek an_" jawab rio terbata,
"Lebih baik kamu sekarang pulang,lalu istirahat,besok kamu harus berangkat bukan? Aku tidak mau kamu sampai sakit,dan menganggu jadwal yang sudah di atur_" ucap Kevin menyuruh rio untuk segera pulang
"Ba-baik tuan,kalau gitu saya permisi,semoga nyonya ratu segera sembuh_" ucap Rio sebelum pergi dari sana
"Hem _" jawab kevin menganggukkan kepala nya
Rio pun berbalik badan,kemudian berjalan meninggalkan tempat tersebut.
Kaki Rio terasa berat untuk melangkah,Rio sangat cemas memikirkan bagaimana nasib Maya sepupu nya tersebut. Rio mencoba berfikir mencari cara untuk bisa menyelamat kan nyawa Maya dari murka seorang Kevin. Akan tetapi fikiran Rio buntu,dia tak tau harus melakukan apa.
"Ya tuhan.... Maya Maya,sudah aku bilang jangan nekat...aku sudah memperingati mu may,tetap saja kamu keras kepala seperti ini,sekarang aku bingung harus bagaimana aku menyelamatkan nyawa mu..._" gumam Rio dalam hati
Rio sudah sampai di lantai dasar rumah sakit,kemudia dia langsung menuju parkiran. ..
"Huufftttt... aku harus bagaimana? Apa aku jujur saya pada tuan Kevin,aku akan memohon agar dia mau memaafkan Maya,tapi apa mungkin berhasil...aakkkhhh!!!" Rio melepaskan beban di hati nya setelah berada di dalam mobil. Rio berteriak frustasi,bagaimana pun Maya adalah sepupu nya,sedikit banyak nya Rio tak rela jika Maya harus mati di tangan tuan kevin nya,tapi Rio tak bisa berbuat apapun.
"Aku harus melakukan sesuatu,ya ...apapun resiko nya aku harus bisa menyelamat kan nyawa Maya. Aku akan menyuruh Maya pergi sejauh-jauh nya apabila sudah berhasil bebas dari tuan Kevin_" ujar Rio bermonolog sendiri
Setelah merasa sedikit tenang,Rio menghidupkan mesin mobil nya,kemudian melaju meninggalkan parkiran rumah sakit.
* * * * * * *
*. Bersambung
__ADS_1