Kehadiran Sang Pelakor

Kehadiran Sang Pelakor
bab 50. Hampir Tertembak


__ADS_3

Satu bulan Kemudian...


Kondisi kaki Kevin semakin lama semakin baik. Kini dia sudah bisa berjalan menggunakan kruk. Meskipun masih belum lancar,setidak nya Kevin sudah tidak menggunakan kursi roda lagi.


Ratu sudah selesai masa nifas,dirinya kini sudah bisa beraktifitas normal seperti biasa. Kevin pun kini mulai mengijinkan ratu untuk keluar rumah,seperti berbelanja ke supermarket,atau pun hal lainnya,namun tetap di kawal ketat oleh bodyguard.


"Bik Jumi... Saya pengen buatin Kevin sup buntut deh,bantuin saya ya_" ujar ratu menghampiri bik Jumi yang sedang berada di dapur.


"Boleh nyonya,sini biar bibik bantuin _" jawab bik Jumi dengan semangat


Ratu dah bik Jumi pun mulai menyiapkan bahan-bahan nya. Semua bahan lengkap di lemari es,karna kemaren ratu baru saja berbelanja ke supermarket.


"Nyonya suka masak juga_" tanya bik Jumi sambil menoleh ke arah ratu yang sedang sibuk mengupas bawang


Ratu tersenyum ,"dulu saya setiap hari masak bik,meskipun ada ART tapi saya lebih suka masak sendiri_" ujar ratu


Bik Jumi tampak begitu akrab dengan ratu. Bik Jumi sangat mengagumi sosok ratu yang sangat humble dengan siapapun,tak peduli itu supir,ART atau bodyguard sekalipun,ratu selalu bersikap ramah pada mereka semua.


Ratu tampak begitu gesit mengolah bahan-bahan makanan,dia begitu paham dalam membedakan setiap nama bumbu atau rempah yang ingin di gunakan. Tak lama kemudian sup buntut masakan nya Pun sudah matang,lengkap dengan sambal telur dan perkedel kentang....


"Wah...enak banget wangi masakan nyonya,pasti enak semua nih rasa nya,jadi laper,hehehe _" seloroh bik Jumi sambil memuji masakan ratu


"Sisihkan buat di sini ya bik,nanti di makan bareng-bareng sama yang lain,saya sengaja buat banyak,biar bisa di bagi-bagi_" ujar ratu yang sontak membuat bik Jumi sumringah


"Ya ampun nyonya,terima kasih banyak ya,pasti semua nya pada seneng nih makan masakan nyonya_" tukas bik Jumi tersenyum lebar


Ratu pun mengangguk sambil tersenyum menanggapi ucapan bik Jumi. Ratu sangat senang bisa membuat orang lain bahagia.


Semua masakan di bawa bik Jumi ke meja makan dan di tata sekian rapi. Sedangkan ratu naik ke lantai atas menuju kamar nya untuk memanggil Kevin dan William .


Ceklek...


"Vin..." Panggil ratu sambil berpendar mencari keberadaan sang suami


Di hampirinya box bayi,namun Rachel pun tidak ada disana. Ratu bingung dimana suami dan anak nya sedang berada,dia kembali keluar kamar dan menuju kamar William yang berada di sebelah kamar nya.


Ceklek...


Begitu ratu membuka pintu kamar William,mata nya langsung menyorot kepada tiga sosok yang sedari tadi dia cari. Ternyata Kevin membawa Rachel ke kamar William untuk menonton film kartun bersama-sama.


"Ya ampun...aku cariin di kamar gak ada,ternyata kalian disini_" ujar ratu menghampiri mereka sambil tersenyum


"Tadi Rachel nangis,jadi aku suruh suster membawa nya ke sini,biar main bareng Wiliam_" jawab Kevin menoleh ke arah ratu.


"Ya sudah,sekarang kita makan yuk,aku udah masakin sup buntut buat kamu _" tukas ratu sambil mengelus pipi halus Rachel


Dahi Kevin mengerut,"kamu masak? Kan ada ART,jadi biarin mereka yang mengerjakan nya_" ujar Kevin sedikit keberatan. Kevin tak ingin ratu melakukan pekerjaan rumah tangga,diri nya hanya ingin ratu fokus mengurus anak-anak mereka saja.


"Sekali-sekali kok,aku pengen aja masakin buat kamu. Udah ah,ayok kita ke bawah,udah waktu nya jam makan siang,kamu juga harus minum obat_" jawab ratu mengalihkan pembicaraan. Diri nya tak ingin terjadi perdebatan dengan sang suami.


Mereka pun lantas turun ke bawah menuju ke ruang makan. Kevin menyerngitkan kening melihat makanan yang tertata rapi di meja.


"Ini kamu semua yang masak?" Tanya Kevin tak yakin


"Iya dong...kalau gak percaya tanyak aja tuh sama bik Jumi...ya kan bik?" Ujar ratu sengaja menguatkan suara nya sehingga di dengar oleh bik Jumi


"Eh...iya tuan. Ini semua nyonya yang masak,saya cuma bantuin aja _" ucap bik jumi memastikan ucapan ratu.


Kevin,ratu dan William pun sudah duduk di kursi masing-masing. Ratu menyedokkan nasi sekaligus lauk nya ke piring Kevin. Begitu suapan pertama,wajah Kevin terlihat menikmati makanan tersebut. Ratu tersenyum melihat ekspresi sang suami.


Setelah selesai makan ,Kevin dan ratu pun berpindah ke ruang tengah untuk sekedar bersantai. William dan Rachel sedang berada di kamar bersama suster. Sekarang William lebih suka bersama sang adik tersayang nya,daripada bermain sendiri di ruangan bermain.


Kevin sedang fokus dengan tablet nya,selama dia sakit dan tidak bisa ke kantor,semua laporan mengenai pekerjaan di periksa Kevin melalui tablet itu,yang semua nya di kirimkan oleh Rio asisten kepercayaan Kevin.


"Vin_" panggil ratu pada Kevin yang sedang fokus tersebut


"Hem_" jawab Kevin tanpa menoleh pada ratu


"Nggak jadi _" ujar ratu memalingkan wajah nya

__ADS_1


Kevin melirik ke arah ratu,kemudian dia meletakkan tablet nya ke meja. "Ada apa ratu,apa ada yang mau kamu omongin?" Ujar Kevin menatap wajah ratu yang sedikit cemberut


"Nggak ada_" jawab ratu ketus. Wajah nya masih cemberut,terlihat ratu sedang kesal karna Tak di perdulikan oleh Kevin


"Gak usah ngambek...cepat bilang,kamu mau apa?" Tukas Kevin memaksa. Dirinya tak terbiasa membujuk orang lain ,bahkan dengan istri nya sendiri.


Ratu menghela nafas ,"aku pengen beli rumah boleh?" Ujar ratu sedikit ragu


"Rumah? Buat apa? Ini kan sudah ada tempat tinggal,buat apa lagi rumah ? " tanya kevin tak mengerti


"Aku mau rumah yang benar-benar berbentuk rumah vin,bukan seperti istana Eropa kayak gini _" ujar ratu sambil memandangi seluruh sudut bangunan mewah tersebut


Mension Kevin memang memiliki desain menyerupai gaya bangunan Eropa kuno. Karna keluarga dari ibu kandung Kevin berasal dari benua tersebut.


Kevin tak menanggapi ucapan ratu,dia malah langsung mengambil ponsel nya untuk menghubungi  seseorang ...


'hiisss...aku malah di cuekin_" gerutu ratu dalam hati


Kevin terlihat sedang bertukar pesan dengan seseorang di salah satu aplikasi hijau di ponsel nya. Wajah nya begitu fokus,Namun sesekali diri nya melirik ke arah sang istri yang kelihatan cemberut.


"Ayo kita pergi _" tiba-tiba saja Kevin mengajak ratu pergi. Kevin pun terlihat memasukkan ponsel nya ke dalam saku celana,karna sudah selesai dengan aktifitas nya.


"Mau kemana? " tanya ratu merasa heran


"Sudah...ikut saja,nanti kamu juga akan tau_" ujar Kevin kemudian meraih kruk nya guna membantu diri nya berjalan.


Meski masih merasa heran,ratu pun mengikuti sang suami berjalan menuju luar.


Kevin pun menyuruh supir nya untuk menyiapkan mobil,dan menghantarkan nya ke sebuah tempat yang masih menjadi rahasia. Sang supir Pun dengan sigap melakukan perintah tuan nya. Setelah kevin dan ratu masuk ke dalam mobil,supir pun melajukan mobil nya sesuai arahan Kevin.


Saat dalam perjalanan,Kevin sempet melirik pada kaca spion depan mobil nya,diri nya merasa curiga dengan mobil yang sedari tadi mengikuti mobil nya.


"Nanti di depan sana ada persimpangan,kamu belok kiri ya_" perintah Kevin pada sang supir. Kevin sengaja mengarahkan mobil nya berlawanan dengan arah tujuan sebenar nya,dia ingin memastikan apa benar mobil yang di belakang tersebut mengikuti nya atau tidak.


Saat mobil di belokkan ke arah kiri sesuai perintah Kevin,benar saja,mobil itu juga ikut berbelok. Kevin pun merasa yakin jika mobil tersebut sedang menguntit nya.


"Igor...seperti nya mobil di belakang itu sedang menguntit kita,coba kamu perhatikan _" tukas nya pada sang bodyguard


"Apa maksud kamu Vin... Jangan buat aku takut _" ujar ratu merasa cemas,dirinya takut jika ada orang jahat yang ingin mencelakai mereka semua


"Kamu jangan panik,tetap tenang_" tukas Kevin menatap ratu yang terlihat ketakutan


Ratu tampak bolak balik menoleh ke belakang mobilnya,dia merasa cemas. Dia takut jika terjadi sesuatu yang buruk dengan mereka.


Tiba-tiba saja mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi,sehingga berhasil menghadang mobil Kevin. Sang supir terpaksa menginjak rem secara mendadak,agar mobil tidak bertabrakan.


Ciiittttt.....


Ban mobil Pun berdecit... Kemudian berhenti mendadak


"Aaaakkkhhh....._" teriak ratu panik


Setelah mobil berhenti,terlihat tiga orang lelaki berpenampilan preman keluar dari sana. Mereka berjalan menuju mobil Kevin.


Tok!! Tok!!


"Buka !!!" Seru salah satu lelaki tersebut sambil mengetuk kaca jendela mobil kevin.


"Biar saya yang urus mereka tuan_" ucap Igor terlihat tenang. Kemudian dia langsung membuka pintu mobil,dan langsung keluar


Tanpa basa basi, ketiga lelaki tersebut pun langsung memberi pukulan pada tubuh Igor,mereka menyerang secara bersamaan,membuat Igor sedikit kualahan.


Bagh...


Bugh!! Bugh!!!! ,Bugh!!!!


Mereka pun terlibat aksi saling serang,meskipun Igor hanya sendiri,namun diri nya tak mudah untuk di kalahkan,karna Igor memiliki ilmu bela diri yang sangat mumpuni.


Melihat kedua teman nya sedang bertarung dengan sang bodyguard,lelaki yang satu nya memutuskan untuk menyerang orang yang sedang berada di dalam mobil. Karna mereka lah target utama nya.

__ADS_1


"Vin...dia kemari,aku takut _" ujar ratu panik melihat orang jahat itu berjalan menuju mobil nya.


Kevin hanya memandang datar pada lelaki yang menuju ke arah nya.


"Tuan,apa saya harus keluar?" Tanya sang supir


"Tidak perlu,kamu tetap disini,jika saya keluar,kamu jaga istri saya di sini _" perintah Kevin pada sang supir


Orang jahat tersebut tampak mengambil sebuah batu besar,seperti nya dia ingin memecahkan kaca jendela mobil Kevin.


"Buka,atau aku pecah kan kaca mobil ini!!! Seru penjahat itu


Kevin pun dengan berani membuka pintu mobil dan langsung keluar. Penjahat tersebut langsung menarik kruk yang di gunakan Kevin dan langsung mendorong kuat tubuh Kevin sehingga tubuh kevin tersungkur ke tanah.


"Kevin..." Teriak ratu refleks melihat suami nya tergeletak di tanah


Tanpa bisa di cegah,ratu langsung keluar dari mobil hendak menolong sang suami.


Namun sebelum dirinya bisa menghampiri kevin,ratu langsung di cekal oleh penjahat tersebut.


"Lepas !!!" Sergah ratu mencoba melepaskan diri


"Mau kemana cantik,sama aku aja disini hahaha..." Penjahat tersebut semakin mencekal tubuh ratu,sambil tertawa mengejek


Ratu terus saja memberontak,namun penjahat tersebut semakin erat mendekap ratu.


Sang supir ingin membantu ratu,namun tiba-tiba penjahat itu mengeluarkan pistol dan menodongkan nya ke arah sang supir


"Jangan bergerak,atau pistol ini akan meletus di kepala mu!!!" Seru penjahat itu menatap tajam supir


Melihat sang supir tak berani berkutik,pistol tersebut pun kemudian dia arah kan ke Kevin yang sudah berhasil berdiri dengan kruk nya.


"Lepas kah istri ku!!!" Bentak kevin menatap tajam


"Hahaha.... Kalau aku gak mau gimana,hah_" balas penjahat itu sambil terbahak


"Hari ini kau akan mati di tangan ku,karna itu tugas utama ku,jadi ucapkan selamat tinggal pada istri mu yang cantik ini_" ujar sang penjahat hendak menarik pelatuk pistol tersebut


Namun sebelum penjahat itu menarik pelatuk pistol tersebut,ratu dengan berani menggigit lengan penjahat itu dengan sangat keras,membuat penjahat itu berteriak kesakitan dan melepaskan cengkraman nya pada ratu.


Namun sebelum ratu beranjak jauh dari sang penjahat,diri nya kembali berhasil di tarik oleh penjahat dan tubuh nya langsung di dorong dengan kuat sehingga tubuh ratu membentur body mobil.


"Kurang ajar,,,dasar wanita sialan,mati saja kau!!!"


Penjahat tersebut dengan wajah emosi langsung mengarah kah pistol ke arah ratu. Dan....


Dooorrr!!!!


Bugh!!


Igor yang sudah berhasil mengalahkan dua penjahat itu pun langsung menoleh ke arah sumber suara,dirinya sangat panik,jika yang tertembak adalah sang majikan.


Namun hal yang berbeda terlihat,bukan Kevin,ratu ataupun sang supir yang terluka,tapi tubuh penjahat itu sendiri lah yang tergeletak di tanah.


Kevin berhasil menggagalkan penjahat itu untuk menembak sang istri. Dan hal lain yang sangat mengejutkan ,Kevin bisa berjalan normal kembali tanpa menggunakan kruk.


"Tuan ...anda_" Ujar Igor terpana


"Vin,kamu bisa berjalan lagi _" ratu pun tak kalah terkejut nya


Kevin yang baru menyadari jika diri nya kini sedang berdiri tegak tanpa bantuan kruk pun,mengamati kedua kaki nya. Diri nya sama terkejut nya dengan mereka semua....


Ratu dengan refleks langsung berlari menghampiri sang suami. Diri nya langsung memeluk tubuh Kevin dengan perasaan haru.


Setelah puas melampiaskan perasaan bahagia,Kevin langsung menyuruh Igor dan sang supir untuk mengikat ketiga penjahat itu dan di bawa ke mension guna di interogasi.


"Bawa mereka semua ke ruang bawah Tanah,aku mau tau siapa yang sudah menyuruh mereka untuk membunuh ku !!!" Seru Kevin dengan tatapan tajam


*******

__ADS_1


*Bersambung


__ADS_2