
Melewati perjalanan yang cukup panjang,akhirnya Kevin sudah sampai di kantor cabang nya. Kevin disambut sangat ramah oleh semua karyawan disana. Semua memberi hormat,namun beberapa wajah karyawan terlihat sangat tegang...
"Selamat datang tuan Kevin_" sapa mereka serempak begitu kevin menginjakkan kaki nya ke kantor tersebut
"Hem...terima kasih_" jawab kevin singkat
Tiba-tiba tampak pak Rijal berjalan tegopoh-gopoh mengampiri Kevin. Pak Rijal baru saja dari ruangan ratu mengantarkan sesuatu yang ratu pinta.
"Maaf tuan...saya tidak menyambut kedatangan tuan Kevin,soalnya saya baru saja dari ruangan Bu ratu_" tutur pak Rijal merasa tak enak hati
"Dimana istri saya?" Tanya kevin menatap sang manager
"Di ruangan tuan Kevin,di lantai 5_" jawab nya
Tanpa mengucap sepatah katapun lagi,kevin berjalan menuju lift,dia ingin langsung ke lantai 5 untuk bertemu sang istri tercinta.
Ting!!! Pintu lift terbuka,kevin sudah sampai di lantai yang di tuju
Di lantai tersebut hanya ada beberapa ruangan staff dan ruangan meeting. Karna kevin memang meminta lantai 5 tersebut hanya di isi oleh staff yang memiki jabatan yang tinggi,seperti HRD,manager dan asissten pribadi.
Kevin berhenti melangkah,dia berdiri di satu ruangan yang pintu nya tertulis ruangan Direktur. Tanpa fikir panjang,kevin langsung saja membuka pintu tersebut.
Ceklek,!!
"Sayang...kamu_" kevin sedikit terkejut melihat ada seorang pria tampan berada satu ruangan dengan istri nya,seketika rasa cemburu bergelayut di hati Kevin
"Vin...kamu udah sampai_" ratu langsung bangkit dari kursi nya dan menghampiri sang suami
"Hem...baru saja. Siapa lelaki itu ratu? Kenapa dia ada disini_" tanya kevin menatap dingin kearah pria itu
"Maaf tuan...saya panji,asisten pribadi Bu ratu,pak Rio yang menugaskan saya untuk membantu segala keperluan Bu ratu selama disini_" tutur panji menjelaskan,dia tampak sangat tenang menghadapi kevin
"Hem...kenapa Rio tak mengkonfirmasi pada ku,bukankah disini ada sekretaris,kenapa kamu yang harus melakukan tugas ini_" cetus Kevin merasa kesal
__ADS_1
"Maaf tuan...sekretaris disini sedang cuti menikah,jadi sementara saya yang mem back up tugas nya selama dia cuti tuan_" jelas Panji kembali
Kevin masih menatap dingin kearah panji. Dia masih merasa kesal kenapa Rio tak memberitahukan padanya mengenai hal ini. Kevin tak bisa membiarkan ada lelaki lain yang dekat-dekat dengan istri tercinta,meskipun hanya sekedar urusan pekerjaan.
"Hem...kau boleh keluar sekarang_" titah kevin pada panji
Panji menganggukkan kepala,kemudian melangkah keluar dari ruangan tersebut.
"Vin...kenapa malah cemberut gitu?" Tanya ratu sambil bergelayut manja di lengan sang suami. Ratu baru bicara setelah Panji tidak ada di ruangan itu
"Aku tidak suka kamu dekat-dekat dengan lelaki lain!!" Kevin sedang terbakar api cemburu,ratu malah tersenyum melihat tingkah laku suami nya tersebut
"Aku tidak dekat-dekat kok,kami kan hanya membahas pekerjaan,gak aneh-aneh kok sayang_" elak ratu membujuk sang suami
"Tetap saja aku tidak suka!! Besok aku akan suruh Rio untuk mencari asisten wanita,aku gak mau kamu di tatap lelaki lain selain aku,suami mu_" ujar kevin masih merasa kesal
"Iya iya...terserah kamu saja,aku gak masalah kok.kamu lucu deh kalau lagi cemburu_" ucap ratu terkekeh geli.
Kevin menatap lekat wajah sang istri,jarak antara wajah mereka sangat dekat,membuat deru nafas mereka saling bersahutan.
"Kamu senang ya buat aku cemburu seperti ini?kamu gak ngerasain gimana jantung ku mau lepas melihat kamu bersama orang lain ratu! Aku gak rela!!!" Ungkap Kevin
Cup !!!
Sangking gemas nya,ratu langsung mencium bibir sang suami,seketika mulut Kevin langsung bungkam,di tutup ratu dengan ciuman maut...
Puas saling berpagutan,ratu melepas ciuman nya. Ratu melingkarkan kedua tangan nya keleher sang suami.
"Dengar ya suami ku sayang...istri mu ini tak akan mudah berpaling kelain hati,karna seluruh jiwa dan raga ini semua cuma milik kamu..." ucap ratu dengan nada yang sedikit nakal.
Cup!! Kevin kembali mencium ratu dengan lebih intens. Kevin sangat gemas mendengar ucapan ratu barusan yang berhasil membuat Kevin terbang melayang.
Ratu menyudahi ciuman panas tersebut," udah ah,kita cari makan yuk,aku laper_" ucap ratu sangat manja
__ADS_1
"Siap permaisuri ku_"
Sepasang sejoli itu pun keluar dari ruangan,mereka ingin mencari restoran terdekat untuk membeli makanan.
Turun menggunakan lift khusus,mereka sudah berada di lantai dasar kantor tersebut. Semua karyawan yang berada disana langsung menunduk hormat melihat bos nya berjalan melewati mereka semua. Semua mata menatap iri dengan kemesraan kevin dan ratu,terutama karyawan wanita,mereka sangat ingin berada di posisi ratu sekarang,wanita mana yang menolak pesona seorang Kevin wiratmaja.
Jika para wanita mendambakan posisi ratu,lain hal nya yang sedang dirasakan seorang pria tampan satu ini, dia sangat cemburu dengan Kevin,dia membayangkan seandai nya dia yang berada di samping ratu. Dia berkhayal bisa memeluk tubuh ratu yang langsing,mengecup pipi ratu yang mulus dan juga mendekap setiap lekuk tubuh ratu yang sangat harum,seandai nya dan seandainya... hanya kata itu yang sedang terngiang di fikiran panji. Tapi semua itu hanyalah khayalan semu,yang sangat mustahil bisa terjadi.
Panji terus memandangi ratu dari jarak jauh. Hati nya sakit,melihat cinta pertama nya sedang bergelayut manja dengan pria lain. Ingin rasanya mengejar dan merampas ratu dari Kevin,tapi itu hal yang sangat beresiko. Kini panji hanya bisa mencintai ratu dalam diam,dia akan berusaha kuat,baginya bisa bertemu dan sedekat ini dengan ratu saja sudah membuat dia sangat bahagia. Kadang cinta memang tak harus memiliki.
Kevin dan ratu sudah keluar dari kantor. Setelah merasa puas memandangi pujaan hati nya,panji memutuskan untuk kembali ke lantai 5 untuk melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda,namun ketika panji berbalik badan,dia sangat kaget karena seorang wanita sedang berada tepat di belakang nya.
"Ya tuhan...Lisa!!!" Ucap panji merasa kaget
"Kenapa kamu kaget gitu ji? Memang nya aku hantu?" Seloroh Lisa
"Nggak ada apa-apa,ya sudah aku mau balik ke atas dulu_" ujar panji ingin melangkah pergi
"Tunggu_" Lisa mencekal tangan panji
"Ada apa Lis? Tanya Panji merasa heran
"Kenapa kamu memandangi Bu ratu begitu serius,apa kamu..."
" jangan berfikiran yang aneh-aneh Lis. Kamu mungkin salah faham_" sela Panji memotong ucapan lisa
"Nggak ji,aku gak salah paham dan gak salah lihat. Kamu dari tadi memandangi Bu ratu serius banget,aku merhatiin kamu dari tadi_" cerca Lisa terus mendesak panji
"Sudah lah...aku mau keatas dulu. Kamu jangan buat gosip yang tidak-tidak,aku tidak melakukan yang kamu katakan barusan_" tak ingin berdebat,panji pun langsung buru-buru berjalan meninggalkan Lisa. Dia tak ingin ada yang mengetahui perasaan nya kepada ratu ,cukup dia dan tuhan saja yang mengetahui nya.
*****
*. Bersambung
__ADS_1