
"sayang...kamu sudah bangun?"
Kata-kata romantis yang selalu ratu terima setiap pagi nya ketika baru membuka kedua mata nya. Kevin selalu menyambut nya dengan senyuman manis serta kecupan mesra di dahi ratu. Pagi ini Pun sama,Kevin mengulangi rutinitas romantis nya membangun kan sang istri tercinta.
"Eeemmmpptt..." ucap ratu sambil meregangkan tubuh nya
"Nyenyak banget kamu tidur,Sampek kenceng banget dengkur nya_" seloroh Kevin menggoda sang istri
"Iiihh...masak sih,boong kamu Vin,mana mungkin aku mendengkur_" sahut ratu tak terima
"Beneran loh...aku gak boong,kalau gak percaya nih aku ada video nya...hehehe_" lanjut Kevin menggoda ratu sambil berpura-pura menunjukkan ponsel nya
"Keviinnn....kamu iseng banget sih,sini ponsel nya,hapus Vin video nya,Kevin_"
Ratu dan Kevin terlibat pergelutan manja,ratu beringsek berusaha merebut ponsel Kevin,namun Kevin terus saja menghindar,dia malah semakin gentar menggoda sang istri.
Bruukkk!!!
Karna ratu terus saja meringsek,membuat Kevin kehilangan keseimbangan tubuh nya,alhasil mereka berdua jatuh terlentang di atas ranjang dengan posisi kevin menindih tubuh ratu. Kedua mata mereka saling menatap lekat,debar jantung pun berpacu semakin kencang,kedua sejoli itu larut dalam syahdu nya perasaan cinta masing-masing.
Cup!!
Kevin mengecup sekilas bibir ranum ratu,membuat si empunya tersipu malu....Kevin membelai pipi mulus sang istri sambil berucap," aku sangat mencintai mu ratu,semoga kita selalu bersama sampai maut memisah kan,tolong jangan pernah tinggalkan aku walau apapun yang terjadi ya_" ucap kevin sambil menatap lekat wajah cantik ratu
"Heem...aku juga mencintai mu Vin,terima kasih sudah mencintai ku begitu dalam,aku harap kamu tidak akan pernah berubah_" sahut ratu balik sambil menatap sang suami
"Aku janji,cintaku tidak akan berubah sampai kapanpun,kamu bisa mempercayai nya ratu_"
"Ya Vin...aku percaya_"
Birahi Kevin seketika memuncak,namun Kevin segera mengontrol nya. Ratu masih dalam masa penyembuhan pasca operasi histerektomi,ratu membutuhkan setidak nya 2-3 Minggu sampai benar-benar sembuh total...
Tak ingin kebablasan,Kevin segera bangkit dari posisi nya.
"Ya sudah,sekarang kamu mandi ya,aku tunggu disini,biar kita turun kebawah sama-sama,pasti anak-anak sudah menunggu kita_" ujar kevin kepada sang istri
Ratu pun menuruti perintah suami nya,bergegas dia bangkit dan melangkah menuju kamar mandi.
Ceklek...!!! Ratu membuka pintu kamar mandi lalu masuk kedalam nya untuk segera membersihkan tubuh
"Aku sangat beruntung memiliki suami seperti Kevin. Aku sangat bahagia. Thanks god_" gumam ratu didalam hati nya. Ratu sedang memandangi wajah nya di cermin wastafel di dalam kamar mandi,saat ini dia sedang senyum-senyum sendiri sambil membayangkan wajah tampan sang suami.
******
Di tempat lain...
"Mau aku bantu bu_" sapa maya pada ibu nya panji yang sedang sibuk mengurus tanaman hias nya
__ADS_1
"Eh,Maya... boleh,ayo sini_" sahut ibu nya panji
"Cantik-cantik banget ya Bu bunga nya,seger-seger lagi,pasti ibu pinter ngerawat nya_" seru Maya memuji ibu nya panji
"Ah,kamu bisa aja memuji ibu,ini memang hoby ibu may,makanya panji membuat kan ibu usaha ini,karna ibu emang suka banget sama tanaman hias,lumayan kan hoby yang bisa menghasil kan uang_" ujar ibu nya Panji sambil kedua tangan nya sibuk mengurusi tanaman hias nya
"Bener banget Bu,saya setuju dengan pendapat ibu,ternyata ibu sangat cerdas ya,pasti panji,lani dan Mita pinter juga seperti ibu_" seru Maya semakin gencar melakoni drama nya
Saat mereka sedang asyik mengobrol,terlihat panji sedang manaiki sepeda motor matic nya menuju kearah rumah. Panji menghentikan sepeda motor nya di halaman rumah,dia tersenyum sekilas kearah mereka berdua kemudian melangkah masuk kedalam.
"Bu,Panji kok belum menikah?maaf sebelum nya ya Bu,untuk lelaki seusia panji kan sudah cocok untuk menikah,apalagi panji sudah mapan,apa Panji tidak ada keinginan untuk mencari jodoh gitu Bu?" Maya mulai meluncurkan aksi nya,dia berpura-pura simpatik,padahal dia hanya ingin memancing reaksi ibu nya panji,Maya ingin mengorek lebih banyak informasi tentang masa lalu panji.
Mendengar ucapan Maya,wajah ibu nya Panji berubah sendu,beliau nampak menghela nafas panjang.
"Ya begitulah panji,dia masih belum bisa melupakan kisah masa lalu nya,dia pernah jatuh cinta untuk yang pertama kali dalam hidup nya sekaligus patah hati untuk pertama kali juga,mungkin dia belum bisa berdamai dengan dirinya sendiri_" ujar ibu nya Panji dengan suara lirih
"Emang masa lalu seperti apa Bu? Eh,bukan nya saya tidak sopan Bu,Tapi siapa tau ibu butuh teman untuk curhat,saya siap kok menjadi pendengar yang baik,tapi kalau ibu tidak mau bercerita ya tidak apa-apa,saya tidak memaksa kok_" ucap Maya mempengaruhi ibu nya panji
Ibu nya panji pun mulai menceritakan semua kisah masa lalu panji, dari panji pernah kuliah dan kerja di kota,panji mendonorkan sebagian hati nya kepada seseorang hingga di tawarkan sebuah perjodohan dengan anak penerima donor tersebut. Maya fokus mendengarkan cerita ibu nya panji,dan seketika dirinya merasa syok mengetahui siapa wanita yang pernah di jodohkan dengan Panji,ternyata ratu,wanita yang paling dia benci saat ini.
"Begitulah may,makanya sampai sekarang panji belum mau mencari pendamping,mungkin dia masih mengharapkan wanita itu,ibu akui wanita itu memang sangat cantik,ibu saja sampai pangling ketika pertama kali bertemu dengan nya,ibu kira dia bidadari,hehehe...ada-ada saja kan_" seru ibu nya panji begitu bersemangat memuji kecantikan ratu,membuat Maya menjadi panas dan cemburu.
"Tapi buat apa cantik Bu,kalau hati nya busuk,buktinya dia tega menikah dengan lelaki lain tanpa memikirkan perasaan panji!!" Ucap Maya tersulut emosi
"Tidak ada yang salah may,jodoh itu urusan Gusti Allah,berarti memang panji dan ratu tidak di takdirkan berjodoh,seharusnya panji bisa berlapang dada menerima itu semua_" ibu nya panji berusaha bersikap bijaksana,karna dia tidak ingin menyalahkan takdir tuhan nya
"Heh,ratu ...ratu ....selalu ratu,muak banget aku dengar nya!!!" Gumam Maya dalam hati
***
Di sebuah hotel mewah di tengah kota...
Seorang wanita berpakaian sexy sedang duduk di bibir ranjang menunggu kedatangan seseorang. Dia adalah Sinta... saat ini Sinta sedang menunggu pak Handoko dan seorang pria bule yang akan menjadi partner syuting nya.
" ckk...lama banget sih pak han_" gumam nya merasa kesal
"Sebenarnya aku takut banget,ini pertama kali nya aku bekerja seperti ini,apa aku bisa ya? Di ranjang ini,aku... aku akan melakukan itu dengan pria yang bukan suami ku! Aku harus bagaimana nanti,aku harus apa? Apa aku harus menikmati nya,mana mungkin bisa...aaaakkhhhh!!!! Sinta berbicara sendiri dengan diri nya,dia merasa gugup juga frustasi,dia bingung harus lanjut atau kabur dari sana. Logika nya mengatakan ya,karena desakan ekonomi,namun nurani nya mengatakan tidak,karna itu perbuatan yang salah.
Tok!!! Tok!!! Tiba-tiba ada suara ketukan pintu,Sinta langsung bergegas membuka nya.
Ceklek!!!
"Pak han,Ayo masuk_" melihat pak han yang datang,sinta langsung mempersilahkan masuk
Pak han datang bersama seorang pria separuh bule. Wajah nya cukup tampan dan tubuh nya terlihat atletis.
"Sinta...ini deon,partner syuting kamu_"
__ADS_1
Sinta dan deon pun bersalaman sebagai perkenalan. Deon terlihat sangat bernafsu memandang Sinta dari ujung kaki sampai ujung kepala,mata nya melotot melihat kemolekan tubuh Sinta.
Pak han sedang sibuk menata kamera di beberapa titik sudut di ruangan hotel tersebut. Dia ingin menangkap gambar yang bagus untuk hasil video nya.
"Beres!!! Semua sudah siap,kalian bisa mulai syuting nya,saya keluar dulu,aku harap kalian profesional,aku mau hasil video nya bagus,supaya klien kita puas,hahaha !!!"
Setelah memastikan segala sesuatu nya siap,pak Handoko kemudian keluar dari kamar tersebut,kini hanya Sinta dan deon yang berada di kamar tersebut.
Deon menghampiri Sinta,dan perlahan menarik Sinta menuju ranjang. Deon mulai meraba dan mencumbui seluruh lekuk tubuh Sinta,sesekali menggigit pelan leher Sinta sehingga meninggalkan bercak merah.
"Aauuwww!!!" Sinta menyerngit kesakitan karena deon tiba-tiba menggigit bahu Sinta sangat keras
"Sakit sayang... ini masih permulaan,sebentar lagi kamu akan merasakan yang lebih dahsyat lagi_" ucap Deon tersenyum licik
Tanpa aba-aba,Deon mendorong tubuh Sinta sehingga Sinta tersungkur di atas ranjang. Dengan kasar,Deon memaksa Sinta untuk berposisi men*ngging. Sinta mulai panik,dia merasa ada yang tidak beres dengan Deon.
"Kau mau apa hah !!" Jerit Sinta berusaha berontak
"Aku mau mengajak kamu bersenang-senang dengan hal yang berbeda dari yang lain,kamu sudah biasa kan di sod*k dari depan,maka nya sekarang aku mau kasi kamu sensasi yang beda,kita maen belakang sayang,hahaha ....!!!" Deon berteriak seperti seorang maniak,sikap nya sangat beringas melebihi binatang,bahkan sesekali dia memukul tubuh Sinta dengan keras,sehingga Sinta merasa kesakitan
Sinta merasa takut,dia tak ingin mengikuti kemauan psiko seperti deon. Sinta berniat kabur dari sana,dia memikirkan cara bagaimana bisa lepas dari maniak tersebut.
Uugghhhh!!!
Brrukkkk!!!
Sinta lekas membalikkan tubuh nya lalu menendang Deon sehingga dia tersungkur ke lantai.
"Hey...awas you ya!!!" Seru Deon memegangi ****** nya yang sakit akibat terbentur lantai
"Dasar maniak...!!! Ujar Sinta kemudian langsung berlari menuju pintu kamar hotel
Namun sewaktu sinta hampir sampai,Deon berhasil menyusul dan langsung menarik tangan Sinta.
"Lepas!!! Aku mau keluar dari sini,lepasin!!!" Sinta berusaha berontak,akan tetapi Deon tak perduli
Sinta terus berusaha lepas dari cengkraman deon,namun tak berhasil,karena merasa terdesak,Sinta refleks meraih sebuah vas bunga dan menghantam kan nya kekepala Deon dengan sangat keras ...
Praaanggg!!!
"Aaakkkhhhhh!!! Deon melepaskan Sinta. Dia memegangi kepala nya yang terluka dan mengeluarkan darah. Perlahan tubuh Deon hilang keseimbangan dan langsung ambruk kelantai.
Bruuukkk!!! Deon tak sadar kan diri,kepalanya terluka parah,darah segar terus mengalir membasahi lantai hotel
"Ya tuhan!!! Bagaimana ini!!! A-apa di-dia mati!!! Ucap Maya tergagap. Wajah nya sangat ketakutan.
*****
__ADS_1
*. Bersambung