Kehadiran Sang Pelakor

Kehadiran Sang Pelakor
bab 58. I love You!!


__ADS_3

"Hallo Vin...hallo!!!"


Belum menjawab pertanyaanku,kevin tiba-tiba saja mematikan sambungan telponnya,membuat diriku semakin kesal.


"Keviiinnnn.... Nyebelin banget sih!!! Orang belum selesai ngomong pakek main matiin segala telpon nya!!!" Gerutu ratu merasa emosi


"Suara siapa tadi,kenapa begitu dekat dengan Kevin?apa Kevin lagi sama perempuan lain,trus dia bohong sama aku? Hiiiisss...gak bisa dibiarin kalau begini,aku gak mau rumah tangga ku sampai ada pelakor lagi,aku harus segera bertindak!!!" Gumam ratu


Selesai mengomel sendiri,ratu keluar dari kamar dan langsung turun ke lantai bawah dengan tergesa-gesa....


"Igor....Igor...!!!" Teriak ratu memanggil sang bodyguard


Tap...


Tap...


Suara langkah kaki sang bodyguard pun terdengar menghampiri sang majikan....


"Ada apa nyonya memanggil saya?" Tanya Igor setelah berada di hadapan sang nyonya


"Suruh supir siapkan mobil,saya mau ke kantor Kevin sekarang!!! Perintah ratu dengan nada serius


"Kekantor tuan kevin? Tapi tuan tidak ada mengabari saya jika nyonya mau ke sana,apa ada hal yang penting nyonya? " Igor malah bertanya yang membuat ratu semakin kesal


"Aku yang ingin kesana,ada hal yang penting,dan kamu igor,sebaiknya jangan beritahu Kevin jika aku mau ke kantor nya,mengerti kamu ?" Jawab ratu menatap sang bodyguard


Igor masih diam di tempat memikirkan permintaan sang nyonya,dirinya merasa bingung haruskah menuruti perintah ratu atau malah menolak nya. Tapi Kevin sudah berpesan jika dirinya harus mengantar dan mengawal ratu kemana pun dia ingin pergi. Lantas Igor berfikir ini sudah termasuk tugas nya,jadi dia memutuskan menuruti kemauan sang nyonya.


"Eemm...baik nyonya,segara saya siapkan mobil nya_" ucap igor kemudian berbalik badan dan berjalan keluar rumah


Tak lama kemudian mobil pun sudah siap,tanpa mengulur waktu,ratupun langsung menyuruh sang supir untuk segera berangkat.


Dalam perjalanan,igor merasa gelisah,apakah yang di lakukan nya ini sudah benar atau tidak. Tak ingin disalahkan,Igor diam-diam mengirim pesan kepada kevin tanpa di ketahui oleh ratu.


(Tuan...saya dalam perjalanan ke kantor tuan bersama nyonya ratu) 


Tulis Igor pada pesan singkat tersebut.


Tak butuh waktu lama,pesan Igor langsung centang biru pertanda pesan nya sudah di baca oleh sang tuan.


(Oke) 


Kevin membalas dengan kata yang singkat.


Igor merasa lebih lega karna telah menyelesaikan tugas dari kedua majikan nya. Di lihat nya sang nyonya di kursi belakang sedang melamun sambil memandang ke arah luar jendela mobil.


Tak lama sampai lah mereka di loby kantor Kevin. Sang supir langsung membukakan pintu mobil untuk sang majikan,lalu ratu pun segera turun dari mobil mewah nya.


Walaupun ratu hanya bermake up natural,namun wajah nya tetap terlihat cantik dan menawan. Tubuh yang langsing,kulit yang putih dan mulus,selalu membuat mata lelaki tak berkedip ketika menatap nya.


Dengan percaya diri,ratu pun melangkah masuk ke dalam kantor Kevin,dan Igor selalu setia berada di belakang nyonya besar nya.


Ketika ratu sudah berada di lantai dasar kantor Kevin,semua mata karyawan langsung menatap kedatangan sang istri bos mereka. Sebagian ada yang mengetahuinya tapi ada sebagian yang tidak mengetahui jika ratu adalah istri CEO di perusahaan mereka bekerja.


"Ya ampun....cantik banget,tuh orang apa bidadari sih??!" Ujar salah satu karyawan lelaki di lantai satu tersebut


"Hussstt...jaga tuh mulut,mau di pecat loh sama bos!!" Tukas karyawan yang lain sambil menepuk paha lelaki tersebut


"Emang salah gue apaan? Kan gue cuma muji tuh cewek cantik,apa hubungan nya sama bos?" Jawab lelaki itu belum mengerti

__ADS_1


Plaakk...


"Oon banget sih loe...itu tuh istri nya si bos!!" Kesal karyawan lain sambil menggeplak kepala teman nya tersebut,membuat lelaki tadi langsung mingkem tak berkutik


"Igor...ruangan Kevin ada di lantai berapa?" Tanya ratu pada sang bodyguard


"Lantai 9 nyonya_" jawab Igor


"Antarkan saya sekarang kesana_" perintah ratu


Ketika ratu ingin melangkah masuk ke lift,stella sekretaris nya Kevin berjalan menghampiri ratu.


"Selamat siang Bu ratu,ada yang bisa saya bantu?" Tanya Stella dengan ramah


"Kamu siapa ?" Tanya ratu balik


"Oh maaf...saya stella Bu,sekretaris nya pak kevin_" ucap Stella memperkenalkan dirinya


"Oh iya,saya ratu istri nya Kevin. Saya kesini ingin bertemu dengan suami saya,apa dia ada di ruangan nya,atau???" Tanya ratu penuh selidik


"Ada Bu...pak Kevin ada di ruangan nya,mau saya antarkan?" Jawab Stella merasa salah tingkah


"Tidak usah...biar Igor saja yang mengantarkan saya kesana,terima kasih_" tukas ratu sambil tersenyum


Setelah beberapa saat mengobrol dengan stella,ratu langsung masuk kedalam lift dan menuju ke lantai 9 dimana ruangan kerja sang suami berada.


Ting....


Lift sudah berhenti di lantai yang ratu tuju,kemudian pintu lift terbuka secara otomatis.


Begitu keluar dari lift,ratu sempat takjub melihat desain seluruh ruangan di lantai 9 tersebut. Satu lantai ini sudah seperti sebuah apartemen mewah,karna tak ada ruangan lain selain ruang kerja Kevin.


"Disana ruangan kerja tuan Kevin nyonya_" kata Igor sambil menunjuk sebuah pintu di ujung ruangan tersebut


Tanpa fikir panjang,ratu langsung berjalan menuju pintu tersebut,dan ketika ratu membuka pintu,dirinya sangat terkejut dengan pemandangan di hadapan nya...


"Kevin!!!" Ujar ratu dengan ketus


Ratu melihat jika Kevin sedang bersama dengan seorang wanita yang tak lain adalah Maya. Dada nya bergemuruh,melihat wanita lain sedang berdiri sangat dekat dengan suami nya.


Mendengar suara ratu,Maya terlonjak kaget,dan terlihat dirinya berubah panik. Dia tak menyangka jika rencana nya untuk mendekati Kevin akan gagal akibat kedatangan istri sah.


"Siapa kamu? Kenapa bisa ada di ruangan Kevin?!!" Ketus ratu sambil menatap tajam maya


"Oh aku Maya,,,temannya Kevin,dan besok aku mulai bekerja di sini,jadi aku minta di ajarin sedikit dengan Kevin mengenai pekerjaan ku,biar lebih paham aja_" jawab Maya sedikit gugup,namun dia berusaha untuk bersikap tenang


Ratu melirik ke arah sang suami yang dari tadi masih terlihat santai,karna Kevin masih fokus dengan laptop nya.


"Vin...aku perlu bicara sama kamu,BERDUA!!!" Ucap ratu sedikit menekan kata-kata nya sambil melirik sinis ke arah Maya


"Ya sudah,,,kita akan bicara. Maya,kamu tolong keluar dari ruangan ku_" jawab Kevin sambil mengarah kan tangannya ke pintu,seakan memberi kode pada Maya untuk segera keluar dari sana.


Igor langsung mengerti dengan isyarat sang tuan,dirinya langsung mengajak maya untuk beranjak keluar dari ruangan tersebut.


"Permisi_" ucap Maya sebelum dirinya keluar dari ruangan itu


Setelah Maya dan Igor keluar dari sana,ratu langsung berjalan menghampiri sang suami.


"Siapa perempuan itu Vin?" Tanya ratu masih curiga

__ADS_1


"Bukan nya aku sudah jelaskan sama kamu,dia itu temanku dan juga akan menjadi karyawan di perusahaan ku,kamu kenapa tanya terus ratu?" Jawab Kevin santai


"Aku gak percaya ...kalau cuma teman kenapa kalian bisa berduaan di ruangan kamu tadi,hah!!!"


Kevin menghela nafas,dirinya merasa aneh dengan sikap sang istri.


"Jawab Vin...kenapa kamu diam aja!!!" Tanya ratu kembali. Terlihat kedua mata ratu sudah berkaca-kaca.


"Aku gak mau jika rumah tangga ku berakhir seperti dulu,di rusak orang ketiga. Aku trauma,aku gak sanggup kalau itu terulang lagi. Jadi kalau kamu sudah bosan sama aku,tolong lepaskan saja aku Vin,mungkin itu bisa sedikit mengurangi rasa sakit ku_ " ucap ratu dengan suara parau. Air mata yang sedari tadi di tahan nya sudah tak bisa di bendung lagi


Tes...


Tes...


Masih dalam posisi berdiri,ratu menundukkan kepala nya,tampak kedua mata nya meneteskan air bening. Tangis nya pun tak dapat di tahan lagi,bahu ratu berguncang,mencoba menahan kesedihan yang dia rasakan saat ini.


Kevin yang tadi nya masih terlihat santai,namun ketika melihat ratu yang sudah terisak seperti itu seketika membuat nya menjadi panik. Gegas diri nya langsung bangkit dari kursi nya dan berjalan menghampiri ratu.


"Kamu kenapa ratu? Apa ada kata-kata ku yang sudah menyakitimu?" Tanya kevin ketika sudah berada di hadapan ratu


Ratu tak menjawab pertanyaan Kevin,dirinya masih terisak sedih.


Hiks... Hiks...


"Ratu...hey...kamu kenapa? Jangan buat aku cemas ratu?" Kevin menarik ratu dalam pelukan nya,di usap nya lembut rambut sang istri


"Aku cuma gak mau di khianati lagi Vin...aku...hiks...hiks...aku gak sanggup_" lirih ratu menggelengkan kepala nya


Kevin memegang wajah sang istri ,"look at me ratu_" ucap Kevin sambil memegang kedua pipi ratu.


Ratu pun yang tadi menunduk perlahan mengangkat wajah nya dan menatap balik sang suami.


"Sampai kapanpun aku tidak akan melakukan hal seperti itu,kamu istri ku satu-satu nya,tidak akan ada wanita lain yang bisa menggantikan kamu sebagai istri ku,SELAMANYA!!!" Ucap Kevin meyakinkan hati sang istri yang sedang di landa kecemasan


"Promise? Jangan pernah berjanji jika kamu tidak bisa menepati nya Vin_" ujar ratu menatap kedua mata Kevin seakan sedang mencari kejujuran di dalam sana


"I'm promise. Aku janji ratu,kamu tidak usah berfikiran yang aneh-aneh lagi ya_"


"Apa jaminan nya?" Tanya ratu pada Kevin


Kevin tak bisa menjawab pertanyaan ratu.


Melihat Kevin yang hanya diam tak menjawab pertanyaan nya tersebut,membuat ratu kesal dan langsung melepaskan tangan kevin dari tubuh nya.


Ratu berbalik badan ingin menuju pintu, "jika ucapan mu tadi hanya untuk menghiburku sudahlah sebaiknya lupakan saja_" ucap ratu menoleh sekilas ke arah sang suami yang masih berdiri entah sedang memikirkan hal apa


Sewaktu ratu hendak menarik handle pintu,tiba-tiba...


"I love you ratu!!" Ujar Kevin


Mendengar ucapan Kevin tersebut,langkah kaki ratu langsung terhenti.


Ratu merasa jantung nya berdetak tak karuan,darah berdesir dengan sangat cepat,tubuh nya terasa lemas. Dirinya tak menyangka jika Kevin akan mengatakan hal itu saat ini.


Kevin berjalan menghampiri ratu,dan langsung memeluk pinggang ramping ratu dari belakang.


Ratu menelan saliva nya...kulit nya langsung merinding ketika kevin mengucapkan kembali kata tersebut tepat di telinga ratu,sehingga deru nafas Kevin membuat sang empunya kelabakan


"I love you ratu...you love me?"

__ADS_1


* * * * * * *


*Bersambung


__ADS_2