Kehadiran Sang Pelakor

Kehadiran Sang Pelakor
Bab 89.


__ADS_3

"ka-kau siapa? Kedua mata maya terbelalak melihat seorang wanita berdiri di hadapan nya,dia sama sekali tak mengenali wanita tersebut.


"Aku Sinta_" ujar sinta mengulurkan tangan nya


Maya diam,tak membalas uluran tangan Sinta. Maya memalingkan wajahnya kearah lain,seakan ingin mengabaikan kehadiran sinta.


"Heh...sudah masuk penjarapun kau masih bisa sombong!! Kejahatan apa yang sudah kau perbuat,pasti kau bikin ulah dengan Kevin kan?" Cetus Sinta menyindir


"Bukan urusamu!! Sungut Maya mencelos


"Emang bukan urusan ku,tapi satu hal yang mau aku beri tau,jangan pernah bermasalah dengan namanya Kevin,kl hidup mu tidak mau menderita!!!" Sinta kemudian kembali ketempatnya semula setelah mengatakan itu pada maya.


Maya terdiam,dia sedikit terpengaruh oleh perkataan Sinta barusan. Apa yang di ucapkan Sinta adalah kenyataan,karna Maya sendiri sedang mengalaminya. Akibat kenekatan nya ingin merusak rumah tangga Kevin dan ratu,kini hidupnya terpaksa akan di habiskan di dalam jeruji besi. Sungguh miris!!!


Beberapa bulan kemudian...


Satu persatu masalah dalam rumah tangga kevin dan ratu kini sudah terselesaikan. Sinta dan Maya sekarang sudah menerima karma atas perbuatan mereka sendiri. Maya mengalami depresi berat karena tak sanggup menerima perundungan serta penyiksaan selama dia mendekam di penjara. Kevin sengaja membayar beberapa tahanan senior wanita untuk menyiksa maya dalam bentuk fisik ataupun mental,karena tekanan yang dialami Maya,diapun kini terpaksa harus di titipkan sementara di RSJ.


Sedangkan rio,asisten Kevin yang juga merupakan sepupu Maya,atas kesalahan nya yang membantu Maya untuk kabur dari sekapan Kevin tempo dulu,Kevin memaafkan dan tetap memperkerjakan nya atas permintaan ratu. Sungguh ratu memiliki sifat yang sangat pemaaf.


Hari-hari ratu lalui dengan senyum bahagia. Meskipun kini dia memiliki kekurangan sebagai seorang wanita,namun cinta dan kasih sayang Kevin padanya tak pernah berubah,bahkan semakin lama Kevin semakin bucin dengan ratu.


"Aku tidak bisa kesana,suruh saja perwakilan dari kantor pusat_"


Tampak kevin sedang berbicara dengan seseorang di telpon. Seperti nya membahas masalah yang cukup serius,karena terlihat wajah Kevin cukup tegang.


"Kamu juga tidak bisa kesana kan? Jadwal mu padat Minggu ini,aku tidak mau jadwal yang telah disusun kacau,jadi coba koordinasikan dengan tim audit,suruh mereka Kirim beberapa perwakilan untuk mengecek kondisi disana,masalah ini cukup serius Rio!!" Ucap Kevin tegas


Ratu menghampiri suami nya sambil membawa nampan yang berisi kopi dan beberapa potong brownies. Melihat suami nya masih bicara di telpon,ratu memutuskan duduk di samping kursi sang suami. Mereka berdua sedang berada di balkon kamar tempat favorit mereka berdua untuk bersantai.


"Ya sudah...kamu atur saja semua nya Rio,aku tunggu laporan nya!!!" Kemudian kevin mematikan sambungan telpon nya


"Ada masalah apa sih Vin,kok wajah nya tegang banget kayak gitu?_" tanya ratu pada sang suami yang sedang menenggak kopi yang ratu bawa tadi


Kevin meletakkan gelas kopi nya," ada masalah di kantor cabang yang baru,aku tidak bisa kesana,jadwalku sangat padat Minggu ini sayang_" tutur Kevin menetap sang istri


"Yang di bandung itu...emang ada masalah apa Vin? Apa masalah yang serius?" Tanya ratu penasaran


"Biasalah sayang...ada yang Mark up data,dan menggelapkan uang perusahaan,dan sepertinya disana masih banyak nepotisme_" ujar kevin menjelaskan


"Eemm...begitu. oh ya Vin,aku bosan dirumah terus,apa boleh aku bekerja?" Ucap ratu tiba-tiba


Mata kevin langsung melotot,dia sangat kaget mendengar ucapan ratu barusan.


"Kerja? Buat apa sayang? Apa uang yang ku kasi masih kurang? Nanti aku tambahin lagi,bilang saja berapa yang kamu inginkan_"


" nggak Vin,sama sekali nggak kurang Kok,malah selalu berlebih,tapi aku pengen bantu kamu aja,kan aku dulu pernah bekerja sebagai manager di sebuah resort,jadi mungkin aku bisa membantu kamu di perusahaan_" ujar ratu merayu sang suami


"Tapi aku gak mau kamu capek sayang... sudah lah kamu duduk manis saja dirumah ya,gak usah mikirin kerja,biar suami mu ini yang bekerja keras_" tolak Kevin dengan sangat halus


"Plis Vin...setidak nya biar aku ada kegiatan,kan aku kerja di perusahaan suami ku sendiri,kalau capek ya bisa istirahat,kalau lagi malas ya gak usah ngantor,aku janji akan tetap melaksanakan kewajiban ku sebagai seorang istri plus ibu kok_" ratu terus membujuk sang suami


Kevin terdiam,dia tampak sedang memikirkan sesuatu...


"Ya sudah...aku kabulin keinginan mu sayang. Sebagai tugas pertama kamu mau pekerjaan yang gimana?" Akhirnya Kevin mengalah,dia tak ingin membuat sang istri kecewa


"Ijinin aku mengurus masalah di kantor cabang kamu yang di bandung,biar aku yang coba mencari siapa dalang nya disana,gimana?" Tawar ratu


"Okey...everything for you honey_"


"Makasih suami ku tercinta_" ratu tersenyum bahagia karna keinginan nya di turutin oleh sang suami


Keesokan hari nya....


Pagi-pagi sekali ratu sudah terbangun. Selesai menunaikan panggilan sang pencipta,ratu kemudian menuju dapur,dia ingin menyiapkan sarapan dan bekal untuk sang buah hati. Hari ini ratu sangat bersemangat,karna hari ini dia akan berangkat ke Bandung. Kevin sudah mengubungi Rio untuk menyiapkan segala keperluan ratu. Ratu akan diantar sang supir kesana dan nanti nya Rio akan langsung Menyusul setelah Rio membereskan pekerjaan nya disini.


"Sip!! Siap juga_" ujar ratu sambil memandangi seluruh hidangan yang baru saja di masak nya

__ADS_1


Ratu cukup lihai dalam mengolah makanan. Semua makanan yang dia masak sendiri rata-rata rasanya sangat enak,membuat kevin selalu ketagihan.


Matahari Pun sudah semakin tinggi,pancaran sinar nya pun sudah lumayan terang...


Setelah menyiapkan bekal untuk William bawa kesekolah,ratu pun langsung bergegas masuk kembali kekamar untuk mandi dan berganti pakaian.


Terlihat Kevin sudah selesai mandi,dia sedang berpakaian. Tak ingin membuang waktu,ratu langsung saja menuju kamar mandi untuk melakukan ritual bersih-bersih.


"Sayang...aku turun duluan ya,kamu jangan lama-lama loh,aku dan anak-anak menunggu mu_" ucap Kevin sedikit berteriak


"Ya sayang_" sahut ratu dari dalam kamar mandi


Kevin pun lantas langsung turun ke bawah untuk menemui kedua buah hati nya yang sudah duduk rapi di meja makan.


"Morning sayang_" sapa Kevin pada kedua anak nya


"Morning Daddy_" sahut mereka bersamaan


Setelah menyapa kedua anak nya,kevin langsung duduk di kursi nya. Kevin memandangi kedua anak nya yang sedang sibuk menyuap makanan mereka ke dalam mulut,para suster harus berulang kali mengelap bibir mereka yang belepotan coklat maupun susu.


Tap!! Tap!! Tap!!!


Terdengar suara langkah kaki mendekat kearah mereka. Kevin langsung memalingkan wajah nya kearah sumber suara. Dan kedua mata nya langsung membulat,memandangi penampilan sang istri yang sangat berbeda. Ratu terlihat anggun dan elegant mengenakan dress berwarna cream di balut dengan outer seperti blezer,rambut ratu nampak yang panjang sengaja di buat Curly dan dibiarkan tergerai,tak lupa high heels serta tas dengan warna senada,membuat penampilan ratu semakin sempurna.


"Wau...mommy very beautiful!!" Seru William dan Rachel menatap sang mommy


"Thanks honey_"  ucap ratu sambil mengecup pipi kedua buah hati nya tersebut


"Vin_" ujar ratu memanggil suami nya yang masih mematung memandangi kecantikan sang istri


"Vin!!! Kok bengong gitu_" sentak ratu


"Eh,sayang ...kamu cantik banget!!" Kevin sedikit kaget dan langsung keceplosan


Ratu hanya tersenyum menanggapi ucapan suami nya,karena Kevin selalu memuji ratu dalam segala kondisi.


"Hati-hati ya sayang...kalau ada masalah jangan lupa langsung kabarin ya_" ujar Kevin lalu mengecup kening harum sang istri


"Iya sayang ...kalau sudah nyampek sana,pasti aku langsung ngabarin kamu ya_" lalu ratu mencium punggung tangan Kevin,di balas usapan lembut di kepala ratu


Setelah saling berpamitan,mereka berdua langsung menaiki mobil yang berbeda. Kevin langsung ke kantor,sedangkan ratu menuju Bandung melalui jalan darat...


Perjalanan ke kantor cabang baru kevin memakan waktu yang cukup panjang. Butuh beberapa jam untuk bisa sampai kesana. Ratu di temani Igor dan sang supir,karna Kevin sangat menjaga sang istri.


Setelah melewati perjalanan yang cukup melelahkan,akhirnya mereka tiba di kantor cabang kevin yang baru beroperasi beberapa bulan terakhir ini.


"Haahh ..akhir nya sampai juga_" ratu menghela nafas nya,sambil meregangkan tubuhnya yang sedikit lelah


Ratu turun dari mobil,dia memandangi gedung berlantai 5 di hadapannya. Gedung yang cukup besar untuk sebuah kantor cabang.


"Besar juga kantor cabang nya_" ratu memandang takjub


Ratu ingin melangkah masuk kedalam,namun tiba-tiba Igor memanggil nya


"Maaf nyonya... mobil nyonya ban nya kempes,seperti nya terkena paku,boleh saya membantu si Iwan dulu nyonya?" Tanya Igor pada ratu


"Ya sudah...kalau gitu saya masuk duluan ya,kalau sudah selesai cepat menyusul_" jawab ratu


"Baik nyonya_"


Ratu kemudian melangkah sendiri masuk kedalam kantor. Tampak ramai orang keluar masuk kantor tersebut,sepertinya mereka datang di saat jam sibuk.


Ratu menghampiri meja resepsionist... tampak disana ada dua orang wanita yang sedang bermain ponsel.


"Eekhemm... maaf,boleh sa..."


"Mau bertemu dengan siapa? Apa anda sudah membuat janji?" Salah satu resepsionist itu menyela ucapan ratu dengan sangat ketus

__ADS_1


"Saya mau bertemu pak Rijal,manager disini,saya..."


"Sudah buat janji belum? Kalau belum silahkan kembali besok,beliau sedang sibuk!!!" Wanita itu kembali menyela dan semakin ketus


"Coba tolong hubungi beliau dulu,katakan saya ratu ingin bertemu dengan nya_" ujar ratu berusaha sabar dan tenang


" ckk...kamu ini bebal banget ya!!! Kan saya sudah bilang,kalau ingin bertemu beliau harus buat janji dulu,ngerti gak sih!!!" Bentak resepsionist itu


Ratu terdiam. Ratu tak habis fikir dengan kelakuan dua wanita resepsionist di kantor ini,sungguh tak punya etika sama sekali. Mereka seperti tak sungguh-sungguh melaksanakan tugas nya,masih di Jam kerja malah asyik bermain ponsel dan bersikap tak sopan pada orang lain.


"Begini cara kalian berbicara pada orang lain? Sangat tak punya sopan santun!!!" Cetus ratu yang sudah merasa kesal


"Bukan urusan kamu,lagian siapa sih kamu,datang-datang langsung marah gak jelas,asal kamu tau ya,pak Rijal itu om ku,jadi aku punya kuasa dong disini,jadi terserah aku mau ngelakuin apa pun!!!" Ujar wanita itu jumawa


Ratu semakin kesal,dia kemudian merampas ponsel wanita itu. Merasa ratu sudah mengganggu kesenangan nya,wanita itu berteriak memanggil security.


"Tolong!!! Security!!! Security!! Jerit nya memanggil security


Tak lama muncul dua orang berseragam security berlari mendekat...


"Ada apa Bu Erika_" tanya salah satu security tersebut


"Bawa perempuan gila ini keluar!! Lihat, dia mau mencuri ponsel ku!!!" Cetus wanita bernama Erika itu memfitnah ratu


"Buat apa aku mencuri ponsel mu...ini,aku kembalikan!! Aku mau bertemu dengan pak Rijal,tapi wanita ini malah mempersulit,dia tidak punya sopan santun!!!"' Papar ratu berusaha membela diri


"Jangan dengarkan ocehan dia!!! Cepat seret dia keluar,tunggu apa lagi!!!atau kalian mau aku aduin sama pak Rijal biar kalian di pecat HAH!!!" Ancam wanita itu


Security itu pun tak punya pilihan selain menuruti perintah wanita itu. Mereka berdua terpaksa menyuruh ratu untuk segera keluar,karena mereka tak ingin di pecat.


"Tunggu sebentar!!" Ratu meminta waktu sejenak,dia ingin menelpon suami nya


Ratu mengeluarkan ponsel nya,dan langsung menghubungi Kevin.


"Hallo sayang_" ucap kevin


"Vin...tolong segera hubungi pak Rijal,suruh dia temui aku di koridor,karena ada yang ingin mengusir ku dari sini_" ujar ratu


Kevin langsung mengerti ucapan ratu. Pasti sudah terjadi sesuatu disana fikir nya.


"Ok sayang...kamu tunggu sebentar disitu ya_"


Kevin mematikan sambungan telpon,dia kemudian langsung menghubungi lelaki yang bernama pak Rijal tersebut.


Tak lama...seorang pria paruh baya berjalan tergesa-gesa menghampiri ratu.


Hah


Hah


Hah


Dia berhenti sejenak,nafas nya terdengar ngos ngosan...


"Nah...ini om ku. Om,ini ada wanita gila yang keras kepala ingin menemuimu,aku tanya sudah buat janji apa belum,dia malah marah-marah_" adu wanita itu,berharap mendapat pembelaan


"Bu...Bu Ratu. Ma-maaf,saya tidak tau kalau Bu ratu sudah tiba disini_" ujar pak Rijal terbata


"Om kenal dengan wanita gila ini?" Dia..."


"Diam!!! Cukup Erika,kau tau siapa Bu ratu ini,dia istri tuan kevin,bos kita!!!"


"Hah...a-apa!!!"


******


*. Bersambung

__ADS_1


__ADS_2